~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Friday, April 16, 2010

Singing Stories : The Need To Be

Gambar diambil dari :
http://pikaland.com/images/1431.jpg


Topic starter : Jumat, 16 April 2010 (7:25 pm)

Gua pertama denger lagu ini di film "I Can Do Bad By Myself", kalo ngga salah sih judulnya itu, hahaha.. pastinya filmnya si Tyler Perry dhe.

Nahh.. sekilas liriknya itu lumayan nyangkut di gua walau nadanya gimana seeh yaa gua kaga, wakakakak :p

Tapi yukk marii.. disimak dulu..

Lirik diambil dari :

http://www.stlyrics.com/lyrics/icandobadallbymyself/theneedtobe.htm
~.*.~

"The Need To Be"
Gladys Knight

To for-fill to need to be
Who I am in this world
Is all I ask
I can't pretend to be something I'm not
And I won't wear a mask
You've touched my face with love in your eyes
But will you touch my heart
With the understanding that it takes to realize
I just can't play a part
There's the need to be true to myself
And make my own mistakes
And not to lean too hard on someone else
No matter what it takes

So if you're sure it's love
Just be sure it's love
For this thing called me
'Cause I am what I am and
I have the need to be

I'm not fool enough to ever think
That I could be the master of my fate
But it's up to me to choose my roads in life
Rocky may well be the ones I take
There's the need to be something more than
Just a reflection of a man
I can't survive in someone's shadow
I need my own spot to stand

So if you're sure it's love
Just be sure it's love
For this thing called me
I am what I am and
I have the need to be

So if you're sure it's love
Just be sure it's love
For this thing called me
I am what I am and
I have the need to be..

~.*.~

To for-fill to need to be who I am in this world is all I ask
=> Pernah ngga sih bertanya2 siapa sih diri kita ini? Apa yang harus kita lakukan selama kita di dunia?

I can't pretend to be something I'm not

=> Ada masa di mana kita pernah berpura2 untuk menjadi seseorang yang bukan diri kita, hanya supaya diterima oleh lingkungan sekitar kita. But in time we will realize that kita ngga bisa terus berpura2 selamanya.

And I won't wear a mask

=> Topeng itu bagusnya hanya digunakan sesekali aja karena kalo digunakan terlalu lama tuh jangan2 nanti kita bakal lupa wajah asli kita seperti apa :p

You've touched my face with love in your eyes
But will you touch my heart
With the understanding that it takes to realize
I just can't play a part


=> Hmm.. menyentuh wajah seseorang itu gampang.. tapi untuk bisa menyentuhnya sampai ke hatinya, well.. itu butuh usaha lebih keras lagi, haha.. walau ya jangan dengan jalan kekerasan untuk masuk ke dalam hati seseorang :p

There's the need to be true to myself

=> Yupp.. kita semua at one point in our life pasti ingin untuk bisa jujur sepenuhnya akan who we are inside, the truly 'us' yang udah sekian lama berusaha dipendam dan bersembunyi di sudut terdalam.

And make my own mistakes

=> Kemaren ini pas nonton "When in Rome", sang ayah berpesan pada anaknya : don't learn from my mistakes, make your own! Hmm.. itu ada benarnya, karena dengan melakukan kesalahan sendiri itu ada sentuhan personalnya yang akan memberikan kita suatu rasa serta suatu pembelajaran yang ngga akan kita dapatnya hanya dengan belajar dari kesalahan yang dibuat oleh orang lain.

And not to lean too hard on someone else
No matter what it takes

=> Hmm.. hmm..

So if you're sure it's love
Just be sure it's love
For this thing called me
'Cause I am what I am and
I have the need to be

=> I am what I am and I can never be anyone else no matter how hard I try to be.

I'm not fool enough to ever think
That I could be the master of my fate

=> Nah nahh.. di lagu yang lain bilang 'be the master of your destiny', hahaha.. kenapa di sini malah ngomongin hal yang bertentangan? :p

But it's up to me to choose my roads in life

=> Iyaa.. kita itu punya kebebasan untuk memilih, hanya aja seringkali kita ngga menggunakannya.

Rocky may well be the ones I take

=> Duh.. kenapa milihnya yang berbatu2 yaa? Ehh.. tapii kalo berbatu2 gini tentunya ngga sempet ketiduran di jalan, hahaha :p

There's the need to be something more than
Just a reflection of a man

=> Hmm.. kata2nya bagus yaa ;)

I can't survive in someone's shadow
I need my own spot to stand


=> We all already have our own shadows, kita ngga perlu tambahan bayangan lainnya ataupun jadi bayangan orang lain. Yupp.. I need my own spot to stand!

Rasa2nya perlu untuk nonton ulang filmnya, hahaha.. karena gua beneran udah kaga inget nadanya :p

Okee dokee.. see you in other categoryy, hihihi..

Topic ended : Jumat, 16 April 2010 (8:16 pm)

-Indah-
the soul traveller

Movies : 3 Idiots

Gambar diambil dari :
http://topnews.in/light/files/3-idiots-19d.jpg


Topic starter : Jumat, 16 April 2010 (10:29 am)

Dipikir2, gua jaraaang ya ngebahas film di blog ini, hahaha, abis gimana yaa? Susah ternyata bikin review sebuah film, hihihi.. mana gua kebanyakan itu nyeritain jalan cerita filmnya, wakakakak :p

Anywayy.. semalam gua nonton film India yang sempat jadi perbincangan beberapa waktu lalu, yang sempat menghebohkan Bollywood karena memecahkan rekor dengan angka penjualan yang fantastis, sebelon akhirnya disalip oleh "My Name is Khan", huehehehe..

Film yang gua tonton ini belon tuntas ampe akhirnya karena menjelang akhir itu filmnya tersendat2, aiihh.. kaga enak buat ditonton jadi gua matiin aja dhe dvd-nya, tapi dari yang udah gua tonton itu cukup banyak yang bisa dipelajari.

Seperti misalnya kritik Rancho terhadap sistem pendidikan yang lebih mengutamakan hafalan dibanding pengertian yang mengubah manusia menjadi ngga jauh berbeda dengan sebuah mesin fotokopi yang hanya mentransfer teori yang ada di buku tanpa benar2 mengerti akan apa yang sedang mereka pelajari.

"Hidup adalah sebuah perlombaan! Harus jadi nomor satu karena ngga akan ada yang mengingat nomor dua!", begitu prinsip yang seringkali didengungkan oleh sang direktur sekolah yang mempunyai panggilan akrab sebagai "Virus", julukan yang diberikan oleh para siswa yang menimba ilmu di ICE.

Selama 32 tahun mengajar tidak ada perubahan yang berarti dalam sistem pengajaran yang kaku yang membuat tingkat bunuh diri meningkat karena tekanan terhadap siswa yang mana sang pengajar bukannya mengeluarkan yang terbaik dalam diri tiap siswa tapi mempermalukan mereka yang dianggap tidak mampu.

Hati batu sang direktur sekolah pulalah yang menyebabkan anak laki satu2nya dalam keluarganya memutuskan untuk bunuh diri dan prinsip tangan besi tanpa toleransi yang diterapkannya membuat seorang siswa tingkat akhir yang gagal mendapatkan toleransi waktu dalam menyelesaikan tugas akhirnya, memilih untuk gantung diri karena merasa telah mengecewakan sang ayah yang berharap banyak padanya.

Sang direktur juga memberi tekanan pada Raju untuk mengeluarkan Rancho dari ICE. Raju yang tidak bisa memilih antara dirinya yang dikeluarkan dari sekolah dengan resiko bisa membuat meninggal ayahnya yang sedang sakit2an atau mengkhianati Rancho yang selama ini selalu baik padanya, akhirnya memutuskan untuk lompat keluar jendela dari ruangan direktur itu.

Beruntung nyawa Raju masih terselamatkan.

Rancho. Rancho. Rancho.

Yang sejak awal kehadirannya udah menimbulkan kehebohan karena menolak perploncoan dan balik mengerjai sang senior.

Rancho, yang membiarkan pikirannya mengembara di luar kotak yang selama ini ada. Membebaskan dirinya untuk ngga terpaku akan segala macam teori tanpa praktek dan malah langsung menerapkannya kapanpun dan di manapun.

Rancho, yang membantu Farhan untuk memberanikan diri mengatakan pada sang ayah bahwa hasratnya bukanlah di bidang machine tapi keinginannya adalah menjadi fotografer hewan liar.

Ada adegan yang menyentuh ketika Farhan mengungkapkan pada sang ayah bahwa ia ngga mau meneruskan pendidikannya yang udah memasuki tingkat akhir karena ia mendapat tawaran dari fotografer idolanya untuk menjadi asisten pribadinya.

Sang ayah marah2 karena apa yang akan orang katakan nanti! Farhan bilang dia ngga peduli apa kata orang, tapi dia butuh dukungan dari sang ayah.

Ayahnya bilang 5 tahun dari sekarang mungkin Farhan akan menyesali keputusannya karena teman2nya mempunyai rumah yang lebih besar dan mobil yang lebih bagus.

Farhan menjawab bahwa lebih baik dia mengutuki dirinya akan keputusannya itu daripada menghabiskan sisa hidupnya mengutuki sang ayah karena ngga mengijinkannya menjalankan hidup sesuai dengan keinginannya.

"Dad, 5 tahun lagi mungkin aku hanya bisa punya rumah yang kecil, mobil yang biasa aja, tapi setidaknya aku bahagia, bukankah itu yang lebih penting?"

Sang ayah hanya diam dan kemudian masuk ke kamar dan menatap laptop baru yang dibelikannya untuk sang anak sebagai hadiah atas interview kerja yang seharusnya dijalaninya pada hari itu.

Sang ayah berkata, "Lebih baik kita kembalikan laptop ini dan uangnya bisa digunakan untuk membeli kamera profesional, kalo uangnya masih kurang, kamu bilang aja nanti akan ayah tambahkan."

Dan mereka berdua berpelukan sambil bertangis2an.

Huaa.. adegan ini bikin terharu, huhuhu..

Berapa banyak orangtua yang memaksakan kehendaknya? Bahkan sejak anaknya baru pertama kali menghirup udara di dunia ini, jalan hidupnya udah dirancang sedemikian rupa oleh sang orangtua dan anak sama sekali ngga boleh membantah?

Hmm.. let's see, apalagi yaa?

Sementara, itu yang paling berkesan, mungkin nanti kalo gua tonton ulang akan gua tambahin lagi dhe, atau mungkin ngga, hahaha..

Kalo belon nonton, selamat menikmati film yang satu ini ;)

Topic ended : Jumat, 16 April 2010 (10:57 am)

-Indah-
the soul traveller

Thursday, April 15, 2010

QoD : Emotions

Gambar diambil dari :
http://secondlease.files.wordpress.com/2009/09/2s_emotions_v1.jpg

Topic starter : Kamis, 15 April 2010 (11:17 am)

Gua baru sekarang menyadari bahwa segala macam emosi yang kita rasakan itu sifatnya pribadi.

And berhubung namanya juga pribadi jadi hanya mereka yang sedang merasakan emosi itu yang bisa sepenuhnya mengerti 'rasa' yang sedang mereka alami.

Walau seringkali apa yang dirasakan itu dianggap sedemikian mengada2 oleh orang lain, tapi bagi mereka yang merasakannya it's all so very real!

Jadi? How to overcome those emotions? How to let your heart feel your emotions but at the same time not get drown in those overflowing emotions?

Tuhan, hanya Engkau yang tau apa yang kami rasakan. Hanya Engkau yang memahami karena hanya Engkau yang mampu menyelami hati kami hingga relung yang terdalam.

Tiada yang tersembunyi dariMu khan, Tuhan?

Bagaimana? Bagaimana cara meredakan segala kegelisahan, kekuatiran dan ketakutan tanpa tersapu dalam dahsyatnya gelombang yang menerpa?

Hmm..

Topic ended : Kamis, 15 April 2010 (11:22 am)

-Indah-
the soul traveller

Wednesday, April 14, 2010

Bible Verse : Segalanya Telah DiaturNya

Gambar diambil dari :
http://donaldb.files.wordpress.com/2008/03/psalm127_2_3.jpg


Topic starter : Rabu, 14 April 2010 (7:08 pm)

Tadi dalam perjalanan pulang, pas lagi denger2 radio, ada satu kejadian lucu yang bikin gua teringat akan salah satu ayat di kitab Mazmur yang akhirnya dapat ayat-nya dengan bantuan G ^o^

*thanks, girl*

Ayat yang dimaksudkan ada dalam Mazmur 127:2 yang demikian bunyinya :

"Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah - sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur."

Duluu bangets gua pernah denger tentang ayat ini dari nyokap, tapi tadi mah kaga keinget, huehehe.. soalnya kalo dari kitab Mazmur itu yang keapal paling Mazmur 23 soalnya khan ayatnya dijadiin lirik lagu, hihihi..

Nah nahh.. sekarang gua mo cerita dulu soal apa yang gua denger di radio yang bikin gua keingetan ama ayat itu.

Jadi tadi di salah satu radio swasta di Jakarta tuh diadakan kuis yang berhadiah uang tunai sekian ratus ribu rupiah. 2 orang penelpon itu diharuskan menjawab pertanyaan pilihan ganda, total 3 pertanyaan, kalo jawaban benar ya jelas akan mendapatkan poin tapi kalo jawaban salah maka poin akan diberikan kepada lawan.

Nah, dari tiga pertanyaan yang diajukan itu, yang menjawab hanya salah satu kontestan aja, yaitu si A sementara si B selalu telat mulu tiap kali mo menjawab.

Sayangnya bagi si A adalah karena dari 3 kali kesempatan menjawab, dia cuman benar di pertanyaan yang pertama sementara 2 pertanyaan sisanya itu dia menjawab dengan salah sehingga poin diberikan untuk si B, jadi tadaa.. tanpa usaha sama sekalii.. malah si B yang menang tuh kuis, wakakakakak..

Jadi bisa dibilang si B itu memenangkan uang tunai sekian ratus ribu itu tanpa perjuangan sama sekalee, babee! Ahahahaha.. mantaps!

And mau ngga mau gua jadi keinget juga ama hal yang udah seriiing bangets gua denger and baru Minggu kemaren ini gua tanyain ke temen gua dalam perjalanan (huehehe.. itu dia satu lagi sumber inspirasi.. di perjalanan :p) : Elo percaya ngga kalo rejeki itu udah ada yang ngatur?

Nahh.. percaya ngga? :p

Ya ya yaa.. Tuhan telah mengatur segala sesuatunya untuk mereka yang dikasihiNya. Bukan karena apa yang kita perbuat, tapi karena Ia mau memberikannya kepada kita.

Seperti hal-nya keselamatan, kita beroleh keselamatan bukan karena apa yang kita lakukan tapi keselamatan itu kita peroleh karena Ia begitu mengasihi umatNya.

And seperti yang berkali2 dinyanyikan pas jaman sekolah minggu yang mana liriknya juga diambil dari ayat di kitab Mazmur (hmm.. jangan nanya ayatnya dari mana ya, ahahaha.. gua cuman apal lirik lagunya aja :p) :

Jangan kamu kuatir.. burung di udara Dia pelihara
Jangan kamu kuatir.. bunga di padang Dia hiasi
Jangan kamu kuatir.. apa yang kau makan, minum, pakai
Jangan kamu kuatir.. Bapa di Surga memelihara

Ya, itu benar. Tuhan telah mengatur segala sesuatunya. Apapun yang kita lakukan, jika Tuhan ngga memberkati usaha kita maka sia2lah segalanya.

Jadi intinyaa.. nikmati ajalah hidup yang udah Tuhan berikan ini, ngga perlu terlalu musingin banyak hal karena hidup di dalamNya maka Tuhan akan mencukupi segala sesuatu yang kita perlukan.

Percaya saja.

Ya, kadang hanya itu yang perlu kita lakukan.

Hal2 yang simpel itu kadang adalah yang berarti lhoo.. hanya aja kita itu udah biasa ribets jadinya suka rada gimanaa githuu kalo disuruh melakukan hal yang sederhana aja and ngga bribets, hahahaha..

Tuhan, ajar kami untuk selalu percaya kepadaMu karena hanya di dalamMu ada keselamatan dan kehidupan, dan ngga hanya sekedar hidup namun hidup yang memiliki arti ;)

Topic ended : Rabu, 14 April 2010 (8:12 pm)

-Indah-
the soul traveller

Monday, April 12, 2010

CoD : Hearing People's Mind


Gambar diambil dari :
http://www.overhall.com/images/negative%20thoughts.jpg


Topic starter : Senin, 12 April 2010 (6:59 pm)

Pernah ngga sih punya keinginan untuk bisa baca pikiran orang lain?

Pertanyaan itu kadang suka gua ajukan ke temen2 gua, hahaha..

Me? Tentu aja pernah and terkadang masih ingin bisa melakukannya, hahaha..

And gua sempet terheran2 ketika mendapat jawaban "ngga" dari temen gua, sampai gua ngasih pertanyaan lanjutan ke mereka, "Sama sekali ngga pernah?", tanya gua setengah ngga percaya, haha, yang makin menegaskan ke gua kalo seringkali tuh kita emang memandang orang lain itu seperti diri kita.

Which is sebenernya yaa 'wajar' karena we only know how we think, how we feel, and what's on our mind.. sedangkan yang dipikirkan or dirasakan orang lain? We can only guess.

"Yupp.. ngga pernah sekalipun!", jawab temen gua dengan mantaps yang sukses bikin gua terbengong2, haha..

And gua jadi teringat akan pertanyaan2 ngga penting lainnya yang juga pernah gua ajukan, seperti misalnya :

"Pernah ngga sih pengen ngecat rambut?"

"Pernah ngga sih pengen manjangin rambut?"

And gua masih sama terheran2nya ketika mereka menjawab, "Ngga!", hahaha..

Gua pikir mereka yang tau dengan jelas apa yang mereka mau or ngga mau itu hidupnya lebih simpel juga kali yaa.. setidaknya mereka ngga harus berjuang menahan diri terhadap sekian banyak godaan yang sebenernya yaa ngga penting juga, hihihi :p

Yaa.. balik lagi ke soal 'hearing what's on people's mind' ini..

Setidaknya kalo elo sama sekali ngga pernah punya keinginan untuk tau apa sih yang ada dalam pikiran orang lain, believe me, you have save yourselves from lots of unnecessary problems, hahaa..

Momen pertama yang menyadarkan gua bahwa punya kemampuan untuk bisa mendengarkan apa yang ada dalam pikiran itu ternyata ngga enak adalah ketika gua nonton serial "Heroes" yang mana Matt khan punya kemampuan hearing people's thoughts tuh.

And maann.. dari apa yang digambarkan di situ sih sepertinya ngga enak bangets dhee..

Bayangkan, gimana rasanya kalo orang yang elo sayangi memasang senyuman di depan elo sementara yang ada di pikirannya itu sama sekali ngga menerbitkan sebuah senyuman?! Huaa..

Walau tetepp.. dengan ngeyelnya gua masih berpendapat kalo ada tombol untuk bisa men-switch on and off kemampuan itu, yaa tetepp gua mau donks, hihihi..

Lalu momen kedua yang menyadarkan gua adalah ketika nonton film "Married Life" yang mana ternyata terkadang tuh yaa ngga tau apa yang ada dalam pikiran lawan bicara kita itu justru adalah berkat yaa!

Jadi?

Tuhan pasti punya maksud tersendiri kenapa Dia ngga membiarkan kita bisa membaca apa yang ada dalam pikiran orang lain. Dan itu sebenernya yaa demi kebaikan kita sendiri juga.

Gua bisa membayangkan betapa dunia ini akan makin kacau kalo kita bisa baca pikiran orang2 di sekitar kita. Pasti ngga ada lagi yang namanya kedamaian.

Karena terkadang disukai atau ngga, seringkali pikiran buruk itu masih suka melintas dalam benak kita. Walau belon tentu ditindaklanjuti menjadi sebuah tindakan, tetap aja pikiran yang melintas ini bisa merupakan benih yang akan memicu pertengkaran apabila diketahui oleh orang lain.

Jadi mendingan belajar membenahi apa yang ada dalam pikiran kita sendiri aja dhe and ngga usah terlalu musingin apa yang ada dalam pikiran orang lain.

Karena ngurusin pikiran sendiri aja kadang bikin pusing menahan derasnya laju pikiran yang seringkali melintas tanpa permisi, apalagi kalo ditambah harus ngurusin pikiran orang lain?!

Yaikss..

Soo?

Walau mungkin ada gunanya bisa tau apa yang ada dalam pikiran orang, rasa2nya lebih banyak ngga gunanya dhee.. bikin beban pikiran nambah aja, huahahaha..

Berbahagialah kalo saat ini ngga tau apa yang ada dalam pikiran orang lain.. karena terkadang, ketidaktauan itu merupakan berkat yang ngga disadari ;)

Selamat menikmati ketidakmampuan membaca pikiran orang lain, hahaha..

Topic ended : Senin, 12 April 2010 (8:03 pm)

-Indah-
the soul traveller

Sunday, April 11, 2010

Sunday Messages : Tuhan Mulialah

Gambar diambil dari :
http://www.ourchurch-graphics.com/member/h/HALLELUJAH/sun_setwith.jpg


Topic starter : Minggu, 11 April 2010 (9:23 pm)

Pagi ini di kebaktian, gua kembali mendengar sebuah pujian yang ketika pertama kali mendengarnya beberapa minggu yang lalu, telah menyentuh hati gua tapii.. berhubung baru pertama denger jadi ngga terlalu ngeh ama liriknya, hahaha..

Nah nahh.. kali ini gua menyempatkan diri mencatat liriknya sementara yang lain sibuk menaikkan pujian, hahaha..

Yuukk, marii.. kita nyanyii..
~.*.~

"Tuhan Mulialah"

Tuhan mulialah namaMu di bumi ini
NamaMu diagungkan di bumi
KemuliaanMu di Surga mengatasi bintang
Betapa mulia namaMu, Tuhan

Bila kupandang ke langit
Bulan dan segala bintang
Ku heran Kau memperhatikanku
Kau pilih dan kasihiku, memahkotaiku
Sebab itu kupuji Kau selamanya

~.*.~

Pertama kali denger lagu ini yang bagian 'bila kupandang ke langit, bulan dan segala bintang.. ku heran Kau memperhatikanku..' ntah mengapa tenggorokan gua merasa tercekat meresapi makna dari liriknya itu.

Benar.. benar sekalii.. siapakah kita ini? Hanya seorang dari total sekian milyar manusia di dunia ini!

Siapakah kita ini? Hanya setitik debu di jagat raya yang sedemikian luasnya.

Siapakah kita ini?

Siapakah kita, sehingga Allah sedemikian mengasihi kita hingga Ia merelakan anakNya yang tunggal untuk turun ke bumi dan mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita?

Siapakah kita ini? Hanya sesosok manusia yang seringkali marah pada Tuhan ketika sesuatu berjalan ngga sesuai dengan yang kita inginkan.

Siapakah kita ini? Makhluk yang ketika sedang berbahagia seringkali lupa berbagi cerita dan mengucap syukur pada Tuhan sementara di kala cobaan datang barulah menghadapNya sambil bersungut dan merasa bahwa Dia sungguh tidak adil, mengapa harus kita yang mengalami semuanya ini?

Kenapa? Kenapa seringkali di kala sedih ataupun marah, seringkali kita bertanya, "Kenapa saya, Tuhan?", tapi ke manakah pertanyaan itu ketika hal2 yang membahagiakan datang menghampiri dan menyapa hidup kita, pernahkah di kala dunia sedang sedemikian bersahabatnya, pertanyaan "Kenapa saya, Tuhan?" itu juga terlontar keluar?

Tuhan, siapakah saya ini sehingga Engkau begitu memperhatikan saya?

Tuhan, siapakah saya ini sehingga Engkau tetap mengasihi saya walau seringkali saya telah melukai hatiMu?

Tuhan, siapakah saya ini sehingga Engkau selalu ada dan menyambut kembalinya saya walau berkali2 saya berlari menjauh dariMu?

Tuhan, terima kasih atas kasihMu. Ajarlah saya selalu agar bisa senantiasa merasakan kasih dan penyertaanMu dalam hidup saya.

Topic ended : Minggu, 11 April 2010 (9:49 pm)

-Indah-
the soul traveller

Friday, April 9, 2010

Enjoy Aja : Lagi Mo Ke-GR-an Dulu Aahh..

Gambar diambil dari :
http://marcelnunis.com/blog/wp-content/uploads/2008/12/peaceful-morning.jpg


Topic starter : Jumat, 9 April 2010 (8:37 pm)

Seperti judul postingan kali ini, gua lagi mo ke-gr-an dulu aahh.. mo berasa seolah2 seseorang di luar sana itu sedang mendedikasikan postingan terbarunya untuk gua, hahaha :p

*walau sebenernya dia ngga menyebutkan nama dengan jelas sih, haha, tapi namanya juga orang ke-gr-an jadi yaa kerasa aja githu lhoo kalo yang dimaksudkannya adalah gua*

Well.. setidaknya gua mengatakan apa yang gua rasakan di tempat yang publik, di mana semua orang tau, termasuk dirinya, dan bukan di tempat yang menurutnya tersembunyi dari pandangan mata orang lain.

Sebenernya dari gaya tulisan dan cerita2nya ketahuan betapa dia itu tipe yang rapi menyimpan segalanya. Tipe perfeksionis yang complicated githu dhee..

Suatu hari salah seorang temannya keceplosan, untuk mengantisipasi bila benar ternyata ada yang mengendus tempat persembunyiannya, langsung skenario dadakan berputar cepat di kepalanya dan dalam sekejap pun tersusunlah sebuah kisah yang mengharu biru yang dilempar ke publik di mana dirinya kebagian peran sebagai korban yang mengalami penindasan oleh sang senior 'fiktif' untuk menarik simpati.

Dewi fortuna berpihak pada dirinya yang memang telah terbukti amat piawai mencampuradukkan kata2 menjadi satu jalinan kisah yang seringkali mengundang decak kagum.

Yupp.. seperti dugaannya, yang lain pada kemakan umpannya, dan dia pun tersenyum puas karena semua berjalan sesuai keinginannya sehingga tanpa perlu menunggu lama, umpannya ditarik kembali seolah2 ngga terjadi apa2 dan yang lainpun berhenti bertanya2 dan mulai melanjutkan perjalanan, sebagian dari mereka ingin tinggal di tempat yang lama, walau akhirnya diputuskan untuk pindah ke tempat yang baru, memulai segalanya dari awal lagi, berusaha untuk tetap konsisten pada komitmen awal, sampai dengan akhir perjalanan nanti di tahun 2010 ini.

Sebenernya sempet timbul keraguan di tengah jalan bahwa mungkin selama ini gua salah sangka padanya. Bahwa apa2 yang gua ketahui secara ngga sengaja itu ngga seperti apa yang gua simpulkan.

Gua ingin mempercayai kepolosan yang tercermin dari gambar2nya yang lucu2 ituu.. namun sepertinya tulisan2nya itu lebih mendominasi kepribadiannya secara keseluruhan.

And btw, Neng, ngomong2 soal sakit hatii.. gua udah putuskan ngga mau sakit hati akan apa yang gua baca dari tulisan elo, ahahaha..

Saat ini udah cukup banyak masalah yang memenuhi otak gua tanpa harus ditambah lagi dengan persoalan ngga penting ini.

Cuman gua pesen2 aja yaa.. capee lhoo lama2 nyimpen semuanya sendirii..

And satu lagii.. orang pendiam itu sebenernya lebih perlu dikuatirkan dibanding mereka2 yang bawel, wakakakak.. karena kalo kebanyakan ngomong itu yaa lama2 ketebak nih orang pola pikirnya seperti apa soo kecil kemungkinan elo akan terkaget2 akan tingkah polahnya yang emang udah aneh bin ajaib.

Sementara mereka yang pendiam?

You can never guess what's on their mind karena seringkali mereka menyimpan sendiri apa yang ada dalam pikiran mereka. Sebenernya ngga bener2 sendiri juga sih, karena masih ada blog khan, baik yang publik ataupun rahasia and ngga terdeteksi oleh Google, ahahaha..

Eehh.. sebenernya kita ini sama pendiamnya khan?

*kedip2 mata.com*

Tapi begitu di blog, huaa.. ngocehnya panjaaang lebar bin dalam bener, ahahahaha..

Walau dipikir2 lagee..

No one's a real loner anywayy.. pastilah dia punya tempat untuk berbagi pikiran dan pandangannya jugaa.. cuman emang yang pendiam2 itu biasanya lebih choosy dengan siapa mereka mau membagi pikirannya, and ngga berbagi dengan siapa aja yang mau mendengarkannya.

Karena they feel the need to know for sure that they can trust the people to share their thoughts with ;)

Sama khan seperti situu.. yang suka diam2 aja tapi ternyata.. ughh.. di pikiran elo itu lho, huhuhu.. ternyata begitu yaa selama ini elo memandang diri gua, hiks hikss..

*psstt.. yang di atas itu airmata buaya, karena gua ngga sedang nangis ketika mengetikkan semuanya ini, ahahaha :p*

Sutralaahh.. gua mo balik apa kaga.. mo diterima ama komunitas lagi apa kaga, itu semua gua yang akan merasakannya, ya toh?

Buktinya ada juga tuh yang tetap fine2 aja masih suka chatting ma gua, huehehehe..

You can't force people to stay when they want to go and you can't push them away juga if they choose to stay, ya toh?

And soal ketergantungan, huehehehe.. setidaknya dengannya gua bisa berbagi banyak pikiran yang kadang membukakan mata gua akan hal2 yang selama ini gua lewatkan ;)

Ehh, tapi makasih lhoo.. postingan elo itu sebenernya menegaskan gua akan satu hal.

Terkadang itu emang ada hal yang ketika udah dilepaskan itu ngga usah ditengok2 lagi untuk dielus2 dan disayang2 sambil diharapkan bisa dimiliki lagee, ahahaha..

Karena sejujurnyaa.. feel gua di tempat itu juga masih belon dapat sih. Soal ceritanya itu sendiri ngga terlalu antusias juga, hanya kebersamaannya aja yang gua rindukan.

Karena hidup ini kadang udah susaahh.. jadi kalo tawa2 itu masih bisa berderai, kenapa harus memusingkan yang lainnya?

Ahh.. sutralahh..

Thanks yoo.. berkat diri elo, gua jadi nambah postingan lagee dhe di blog ini, ahahaha.. padahal kemaren2 sempet kehilangan gairah lhoo buat nulis di sini, wakakakakak..

My blog.. ternyata emang gua ngga akan bisa sepenuhnya meninggalkan dirimuu.. wait for me yaa.. I'll be right back with more stories.. cuman harap maklum kalo ngga bisa semenggila duluu.. soalnya mood-nya masih belon sepenuhnya balik :p

Sekarang? Let's find peace aja dhee ;)

Met wiken!! ^o^

Nb. Ternyata nulis tipe2 nyindir2 gini itu asyik juga yaa, ahahaha.. cuman lagi mikir2 ini tuh bagus ngga ya buat terapi jiwa? Ahahahaha :p

Nb2. Eeh, ada yang ketinggalan.. soal dianggap angin itu, wakakakak.. elo ini sebenernya lucu dhe aww.. coba dipikir2 lagee.. elo bilang gua meninggalkan kalian tanpa kabar apapun, bukan? Setidaknyaa.. kalian itu masih bersama2 dan hanya kehilangan satu orang aja, ahahaha.. lha, elo beserta yang lainnya itu juga angkat kaki dari inbox lama tanpa mengikutsertakan gua khan? Nah nahh.. jadi siapa yang dianggap angin lalu? ;) Setidaknya kalo ngomongin soal penolakan, kalian itu hanya ditolak oleh satu orang sementara gua harus menghadapi penolakan massal, wakakakakak :p

Topic ended : Jumat, 9 April 2010 (9:13 pm)

-Indah-
the soul traveller

Celoteh Clara : Why Don't You Just Say It?

Gambar diambil dari :
http://heatherbailey.typepad.com/heather_bailey/images/2008/12/20/december07_2.jpg


Topic starter : Jumat, 9 April 2010 (11:25 am)

Tadi lagi iseng2 buka notes kecil gua tempat gua mencoret2 apa yang melintas dalam pikiran.

Kadang hanya berupa topiknya aja supaya pas gua buka kompie ngga lupa githu tadi mo ngebahas apa, haha.. tapi seringkali juga karena topiknya menggoda untuk langsung ditulis yaa ambil bolpen and mulai mencoret2 tuh kertas dhe, ntar tinggal dipindahin ke kompie.

Anywayy.. postingan kali ini udah ditulis dari bulan Februari kali yaa, masa2 di mana gua lagi gencar2nya nulis di nih blog, wakakakak.. tapi gua lupa kenapa kok akhirnya ngga jadi di-post yaa? Hmm hmm..

Mari mulai memindahkan tulisan tangan itu ke postingan di blog, haha.. lumayan khan buat nambahin jumlah postingan, hihi.. soalnya feel untuk ngisi di sini lagi kurang dapat boo.. jadi kadang harus dipancing2 :p

Yukk, marii..

Huaa.. gua lagi gregetan bangets ma orang2 yang kaga bisa ngungkapin langsung apa yang sebenernya mereka rasakan. Ughh.. bener2 gregetan dhe!

Oh, waitt.. orang yang gua maksudkan di atas itu kok.. ngg.. MIRIPS ma gua yaa? Huahahaha :p

Ehh.. tapi beneran dhe, have you realized it yet? I have.. ohh tunggu, realize tentang apaan toh? Lhoo? Gua belon bilang ya, hahaa.. pantes aja situ bengong ngga tau gua ngomong apaan :p Makanya, sesekali bo yaa aktif nanya githu lhoo kalo emang ngga ngerti, jangan diam aja nunggu gua nyadar and ngeh kalo ada yang lagi bengong ngga mudeng.

Anywayy.. udah beberapa saat ini gua menyadari bahwa ketika sebel ama suatu sifat yang ada dalam diri seseorang maka sebenernya terkadang tuh yaa (catat : terkadang yang artinya not always!) *ehemm* sifat yang kita ngga suka itu tuh ada juga dalam diri kita! Huahahaha..

Ngga percaya? Coba dhe diinget2 dulu dengan kepala dingin and hati yang ngga terbakar amarah. Kalo perlu bikin list gih tentang hal2 or sifat2 yang elo ngga suka dari diri orang lain and be honest with yourself (ngga perlu honest ke gua kok, ngga ngaruh juga toh? :p) and setelah ituu.. time for reality check.. can you honestly say kalo di antara list yang (mungkin) sedemikian panjangnya ituu.. ngga ada satupun hal yang elo ngga suka yang ada juga dalam diri elo?

Beneran? Serius loee? Wooww.. selamat, berarti elo makhluk langka, hahaha.. ehh, atau justru malah elo yang termasuk common and gua yang langka? Hihihi.. penting bangets buat dibahas, emangnya mo dimasukin ke museum githu, pake adu kelangkaan segala :p

Tapii.. gua ngga langka aahh.. gua memilih unik dan spesial aja, ahahaha.. malah dibahas :p

Tapii.. lucu juga sih kalo dipikir2, mereka yang ngga ngomong itu justru tipe yang outspoken lhoo.. Taunya gimana? Lhaa? Selama ini mereka begitu bebas merdekanya mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran mereka tanpa tedeng aling, nah ini kenapa juga when it comes to say "I miss you", kok mereka malah menahan diri yaa? Aneehh..

Apa salahnya sih kangen ma seseorang? Selama dia bukan suami or istri orang lain yaa wajar2 ajalah kalo bilang "gua kangeeeeen ama eloo!" kalo perlu dengan gaya kucing manja githu, huahahaha.. *ngebayangin*

Kadang gua pikir lucu juga sih, ketika diperhadapkan dengan orang yang mirips ma kita tuh jadi seperti sedang bercermin dan kita bisa melihat sesuatu dengan lebih jelas dan mungkin mungkin pada akhirnya bisa memahami bagaimana rasanya selama ini berada dalam posisi orang yang harus menghadapi diri kita.

Huaa.. ternyata ternyataa.. gua itu kadang menyebalkan! Wakakakakakak.. *tawa miris.com*

(kadang aja lhoo menyebalkannya, ahahaha.. mudah2an not always :p)

Well, setidaknya gua ngerasa terganggu ama sikap orang yang mirips gua itu, hihihi :p

Lagi mikir, kenapa yaa kadang susah untuk mengungkapkan apa yang ada di hati dengan jujur? Kalo emang perbuatan seseorang itu menyakiti kita, kenapa sih kita ngga ngomong langsung ke dia, "Look here.. you're hurting me, you know!" (kenapa musti ngomongnya in English yaa? Ntahlahh..kalo ngomong yang sedih2 itu emang enakan in English, haha, jadi sedihnya ngga terlalu kerasa karena otak sibuk menerjemahkan kalimat yang mo ditulis, huehehehe ;p).

Kenapa bukannya kita ngomong aja sejujurnya githu kalo kita terluka dan tersakiti dengan kata2 ataupun perbuatannya, tapi kita malah masang fake smile and pretend that we're alright?

Why? Apa yang salah? Ajaran dari mana?

Mungkin emang benar kalo kita udah kehilangan kemampuan untuk mendengarkan kali yaa.. sehingga seringkali ketika kita mengungkapkan apa yang kita rasakan, tetap aja pihak lain itu ngga berhasil 'menangkap' apa yang kita ucapkan jadilah kita merasa bahwa untuk mereka itu apa yang kita rasakan bukanlah sesuatu yang penting!

Huaa.. ribets!!

Ahh.. andai masing2 dari kita memperbaiki cara berkomunikasi satu sama lain, benarkah bisa lebih menghindarkan dari yang namanya kesalahpahaman?

Will it save us from pains?

Pastinya ngga mungkin sepenuhnya juga sih tapi setidaknya dari segi frekuensi, will it work?

Karena seringkali sakit hati itu bermula dari kesalahpahaman yang mana pihak yang satu menangkap hal yang berbeda dari yang dimaksudkan oleh pihak lainnya.

Apakah the truth hurts karena kita udah terbiasa hidup dalam kebohongan? Karena jika kita telah terbiasa jujur satu dengan yang lainnya maka mustinya ngga kaget lagi donks ama 'kenyataan' walau mungkin apa yang kita tahu itu bukan yang kita harapkan.

Gua lagi coba memanggil kembali ingatan gua berkaitan dengan hal yang gua tulis di atas, siapa sih yang ada dalam pikiran gua ketika gua menuliskan soal 'i miss you' itu, ahahaa..

Sepertinya gua mulai nangkap dhe siapa yang memicu gua buat bikin postingan ini, huehehehe..

Kalo ngga salah, orang itu bilang : taukah elo kalo di balik kata2 kasar gua ama elo itu, gua cuman pengen bilang kalo gua sayang ama elo? And gua kangen ma elo and masih ingin bersama.

Ehh.. kalo ngga salah sih kurang lebih githu dhe, ahahaha.. lupa tepatnya gimana :p

Nah nahh.. gua jadi mikirr..

Kenapa juga harus ngomong kasar sih? Kenapa juga ngga langsung aja bilang githu kalo elo masih sayang ama tuh orang? Kenapa juga ngga bilang aja kalo elo kangen githu ama dia?

Kenapa harus ngomong kasar?

Karena gua tauu.. setidaknya buat gua, hahaha, karena gua yaa mana tau gimana cara otak and hati elo dalam memproses sesuatu, bukan? :p

Buat gua, kalo suatu kalimat itu dilontarkan dengan emosi tingkat tinggi, seringkali gua itu hanya terpaku di tones-nya and mana sempet merhatiin kata2nya or mencari2 makna di balik kata2 kasar ituu..

Love hurts?

Iya sih, kadang cinta itu emang menyakitkan, tapi bukan berarti elo secara sukarela terus menerus menghujamkan pisau di dada orang yang elo sayangi dan terus berharap dia akan tetap ada di sisi elo.

Aihh, Neng.. bisa kehabisan darah kalee.

Yang nyebelinnya tuh yaa seringkali orang yang gampang melontarkan kata2 kasar itu adalah orang yang sama yang gampang melupakan kata2 kasar yang pernah mereka ucapkan!!

Yaikss.. itu mang beneran lupa atau pura2 lupa sih?

Kemaren ini gua juga sempet baca postingan temen gua terus dalam kalimat yang dia rangkai itu dia bilang : gua ngga boleh marah ama dia.

Hmm.. gua tercenung pas membaca kalimat itu.

Emangnya iya kita ngga boleh marah ama seseorang? Whyy?

Gua pikir ngga ada salahnya buat marah ma seseorang, karena well.. emosi itu datang tanpa permisi, anytime, anyplace..

Bersyukurlah kalo masih bisa merasakan marah, berarti emosi elo masih jalan, huahahaha..

Dibanding githuu.. kalo dicubit cuman nyengir, disenggol ketawa2, disodok malah terpingkal2, wakakakak.. gua ngeri dhe kalo harus berhadapan ama orang yang seperti ituu :p

Walau yaa.. tentu aja gua juga ogah berhadapan ama orang yang baru kesenggol dikits ngamuknya udah sampe Bandung! Huahahaha.. amplopp dhee..

There's nothing wrong in being mad. Karena biar gimana masing2 dari kita itu mempunyai proses mikir and respon hati yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Yang perlu dipelajari itu adalah cara mengungkapkan kemarahan, nahh.. itu yang penting!

Bukannya ngga boleh marah, tapi bagaimana cara elo mengeluarkan kemarahan, itu yang membedakan.

Karena kalo elo marah en elo terus menerus bilang ke diri elo sendiri : gua seharusnya ngga marah, gua seharusnya ngga marah.. jangan heran kalo suatu hari nanti elo ngga bisa merasakan gejolak emosi apapun karena sedikit demi sedikit elo terus mengikis dan menyangkal perasaan elo yang akhirnya membawanya ke suatu titik di mana elo ngga bisa lagi mengenali emosi yang elo rasakan atau malah ngga bisa merasakan apa2 sama sekali, huhuhu..

Well.. setiap dari kita punya alasan sendiri kenapa kita milih untuk diam aja.

I do have my own reasons when I remain silence.

Tapi setidaknya gua berusaha sebisa mungkin untuk ngga melontarkan kata2 yang menyakitkan karena words cut deep, babee..

And ngeri aahh.. berhubung gua percaya what goes around will always come around again someday, someway, soo.. mending ngga usah mengundang secara sukarela dhe hal2 yang menyakitkan, huhuhu..

Hmm hmm.. ternyata bikin postingan yang fokus itu susah yaa, ahahaha :p

Ciaoo..

Topic ended : Jumat, 9 April 2010 (12:26 pm)

-Indah-
the soul traveller

Thursday, April 8, 2010

CoD : Life Goes On

Gambar diambil dari :
http://clotildetavares.files.wordpress.com/2009/06/jsms_life_goes_on.jpg


Topic starter : Kamis, 8 April 2010 (12:12 pm)

Ntah kenapa gua pengen menuliskan topik yang satu ini, haha.. sebenernya sih ngga ngerti juga apa yang mo gua bahas :p

Tapi tadi pas lagi browsing2 gambar buat postingan ini, gua menemukan kata2 yang bagus.

Diambil dari link yang sama seperti yang ada di atas itu, gua akan menuliskan kembali kata2nya karena kalo di gambar sepertinya terlalu kecil and mungkin ngga jelas.

And pastinyaa.. lumayan buat manjang2in postingan donks aww, ahahaha.. ntah kenapa, belakangan rada susaaah nulis yang rada panjangan dikits ;p

Baiklahh.. seperti biasa gua akan komentarin donks.. ayy ayy.. what happened to quiet mind yaa? Yaa.. itu bisa menunggu di lain waktu dhe, hihihi..

Life is too short.

Yupp.. hidup itu sebenarnya singkat. Sayang kadang baru menyadarinya itu menjelang akhir garis finish sehingga rasanya yaa benar2 singkat bangets dhe aww, ahahaha :p

Grudges are a waste of perfect happiness.


Huff.. kalimat yang satu ini menohok bangets, ihikss.. walau kalo ditanya lebih lanjut, apa sih definisi happiness yang perfect itu? Yang seperti apakah?

Laugh when you can.


Tertawa. Tertawa itu sebenernya merupakan anugerah lho! Ngga percaya? Percaya aja dhe, hahaha.. segala sesuatu itu merupakan anugerah, bahkan airmata sekalipun.

Nah nah.. tapi tau donks kalo airmata itu lebih sering tertumpah ketika ada yang menyakitkan di hati? Duhh.. gua lupa kalimat tepatnya gimana, lagi itu pernah baca di status fb-nya temen gua, kurang lebih dibilang gini dhe : airmata itu adalah jeritan hati yang ngga bisa diungkapkan dengan kata2.

Hmm.. rasanya kalimat temen gua itu terdengar lebih bagus and puitis, haha.. tapii, intinya airmata itu adalah ekspresi sebuah kejujuran akan emosi yang susah dituangkan dalam kata2.

So? It's a blessing to be able to shed a tear karena airmata itu sebenernya bagus juga lhoo buat membersihkan mata, ahaha.. asal jangan keseringan, ntar malah bikin mata sembab! :p

Nextt..

Apologize when you should.


Uhuk uhukk.. penohokan berikutnya, haha.. meminta maaf ketika elo emang harus minta maaf.

Well, satu pertanyaan yang masih tersisa adalahh.. bagaimana kita tahu when is the time when we should apologize, hmm?

And let go of what you can't change.

Wakakakak.. tertohok tahap tigaa.. aduh aduhh.. wondering apa gua masih bisa survive ketika bacaan ini berakhir, wakakakakak.. *lebayy* :p

Let go. Melepaskan. Inii jelas bukan perkara mudah, setidaknya buat gua. So many times I still hang on to the hopes to change the unchangeable, huehehehe.. setidaknya hal2 yang mana hanya Tuhan yang bisa mengubahnyaa.. tapii.. udah tau githu juga masiiiiih aja ngeyel berusaha merubahnyaa, and akhirnya? Well.. bukan rahasia lagi kalo itu hanya akan menyusahkan diri sendiri.

Hal ini membawa gua kembali teringat akan "The Serenity Prayer", betapa kata2 yang tampak sederhana itu ternyata mantaps bener maknanya boo!

Belajar menerima hal2 yang ngga bisa kita ubah. Keberanian untuk mengubah hal2 yang masih dalam kendali kita. And kebijaksanaan untuk membedakan keduanya.

Nah nahh.. kalimat terakhirnya itu adalah kunci segalanya. Bagaimana caranya membedakan mana hal yang bisa kita ubah, mana yang ngga, eh? Patokannya mungkin diri kita kali yaa?

Selama hal itu menyangkut diri kita maka kita masih punya kuasa untuk mengubahnya, cuman seringkali kurang tekad and kemauan aja seeh, ahahaha..

Sementara yang berhubungan dengan orang lain? Hmm.. like it or not, terkadang harus belajar melepaskan. Seperti misalnya, betapapun kita udah berbuat baik ama seseorang, kita ngga bisa menepis kenyataan bahwa orang itu suatu saat mungkin akan berbuat sesuatu yang menyakiti kita.

Nahh.. itu ngga ada dalam kendali kita. Kita ngga bisa mencegahnya terjadi, no matter what. Tapii.. yang masih ada dalam kendali kita adalah bagaimana cara kita menyikapi kejadian itu ketika terjadi.

Huff.. letting go.. dari dulu untuk hal yang satu ini susaaah bangets gua lakukan. Liat aja, yang lain gua bahas cuman dikits, untuk part yang ini panjang khan? Wakakakak ;p

Lanjuttt..

Love deeply and forgive quickly.

Nah naahh.. forgive, memaafkan. Ayy ayy.. gua lupa di kitab mana tapi kalo ngga salah ada ayat yang menyatakan bahwa kita itu harus memaafkan sebanyak 7 kali 70 kali untuk satu kesalahan and harus memaafkan sebelon matahari terbenam! Yaikss..

Artinyaa? Cepet memaafkan dan jangan menyimpan rasa dendam or amarah itu dalam hati. Lepaskan emosi itu ketika kita telah memaafkannya.

Huff.. ini emang bener bangets. Karena ketika kita ngga memaafkan or ketika kita dengan sukarela tetap menyimpan amarah itu dalam hati, sebenernya yang rugi yaa kita sendiri lha yauu karena emosi itu akan menggerus sukacita kita sedikit demi sedikit.

Sementara orang yang bikin kita merasakan sakit or amarah itu? Boro2 dia nyadar, wakakakakak.. kasian amat, kita demikian merana karena perbuatannya eehh tuh orang bisa ketawa ketiwi ngga jelas seakan ngga pernah bikin orang lain susah karena perbuatannya.

See? Siapa yang rugi kalo githu? :p

And of course, as always.. ngomong (atau dalam hal ini, nulis, ahaha) itu jauuh lebih gampang daripada melakukannya, ahahaha..

Take chances, give everything.

Nah, kalo untuk yang satu ini, gua setuju ama kalimat yang pertama tapii gua ngga setuju ama yang abis tanda koma itu.

Yupp, kita emang harus memanfaatkan kesempatan yang datang pada kita, tapii to give everything? Everything as in everything alias segalanya? Aihh.. sampe segitunyakah?

Nope. Gua tetap mikir ada hal yang harus dipertahankan at all cost. Apakah itu? Nah nahh.. itu dia pertanyaan lanjutan yang perlu untuk dipikirkan lebih mendalam sebelon dijawab, hahahaha :p

And have no regrets.

okayy.. time untuk penohokan berikutnya, wakakakak..

Regrets. Penyesalan.

I'm a woman with lots of regret, huhuhu..

Yang kadang suka ngarep punya mesin waktu to go back in time and space and fixed things, huahahaha.. walaupun yaa boo.. sebenernya andai bener gua bisa mengambil keputusan yang berbeda dari yang pernah terjadi sekalipun, ngga ada jaminan kalo masa kini bakal lebih baik dari kenyataan yang terpampang sekarang ini, ahahaha..

Karenaa.. seperti yang kita udah tauu.. seringkali bad things itu led to good things and demikian juga sebaliknya good things kadang malah membuka jalan untuk terjadi hal2 yang ngga baik.

Hmm hmm.. jadi intinyaa? Kurangilah rasa penyesalan. What's done is done. Apa yang udah terjadi jangan dikutak kutik lagee.. Tinggalkan semuanya di belakang. Di tempat masa lalu seharusnya bersemayam. Biarkan dia beristirahat dengan tenang di sana, tanpa harus diganggu or diseret2 kembali ke masa kini or masa depan.

Hohoho.. ngomong itu emang gampaaaang :p

Life is too short to be unhappy.

Itu ada benarnya, ahahaha.. tapii, kadang being unhappy itu perluu.. supaya bisa lebih appreciate the happy ones. Lho, tunggu, kayanya konteksnya ngga nyambung, ahahaha..

You have to take the good with the bad.

Hohoho.. itu jelass! Harus sepaket donks aww.. Jangan mau enaknya ajaa.. kalo cuman ngambil yang bagus2 ajaa.. yang jelek2 masa mo diamprokin ama satu orang aja? Kasian bener, ahahaha..

Balance. Balance.

And selama masih hidup di dunia itu ya harus bisa menerima bahwa hidup akan terus bergulir, hal2 menyenangkan akan datang bergantian dengan yang menyedihkan.

Smile when you're sad.

Hmm.. walau tetep sih menurut gua ya ngga ada salahnya menangis di kala sedang sedih, ahahaha.. karena kadang nangis itu pelepasan emosi jiwa, biar ngga menyesakkan dada aja sih.

Ngga ada salahnya toh untuk nangis kalo emang kita lagi sedih. Kalo emang airmata itu ngga diperbolehkan, kenapa Tuhan menyediakannya bagi kita?

Walau yaahh.. sesekali di kala sedih pun musti belajar untuk tersenyum, karena senyum itu kadang bisa meringankan beban pikiran. Ngga serta merta melenyapkan masalah yang ada, tapi setidaknya bisa bikin beban terasa lebih ringaaaan dikits :p

Love what you got.

Huehehehe.. itu sebenernya kata lain dari bersyukur donks aww..

Ada satu pepatah, atau kata mutiara, atau quote, ya terserah dhe mo disebut apapun karena kadang gua suka susah menyebutkan istilah untuk menggambarkannya, ahahaha..

Dibilang gini : We might not always have what we want but we can always want the things that we have.

Belajarlah menyukai apa yang udah ada di tangan karena apa yang kita inginkan itu terkadang ngga bisa kita dapatkan. Kalo kita terus menerus berfokus akan apa yang belon digenggam, maka kemungkinan besar kita juga akan kehilangan yang udah ada di tangan and akhirnya? We got nothing at all, huhuhu..

And always remember what you had.

Kenapa dia pakenya 'had' yaa, bukan 'have'?

Ngapain juga terus mengenang hal2 yang pernah kita miliki? Ehh.. tapi emang kadang perlu dinks.

Misalkan ketika sedang sedih, perlu untuk mengingat masa2 bahagia yang dulu pernah kita alami, untuk memberikan kesadaran bahwa masa2 bahagia itu amat sangat mungkin akan terulang kembali sebelon kita meninggalkan dunia inii, jadii.. jangan terlalu tenggelam dalam kesedihan, huehehehe..

Always forgive and never forget.

Itu mustinya ada tambahannya tuh. Always forgive what others did wrong to you and never forget the kindness that you receive.

Ahahahaha.. *sok tauu* :p

Learn from your mistakes but never regret.

Karena making mistakes itu artinyaa.. at least you've tried, huehehehe.. karena satu2nya orang yang ngga pernah berbuat salah adalah mereka yang sama sekali ngga pernah mencoba, nah nahh.. gimana mo salah dalam melakukan apa yang mereka lakukan kalo mereka ngga melakukan apa2.

Walau yaa.. kadang ada kesalahan2 tertentu yang susaaahh bangets untuk ngga disesali, hahahaha..

People change and things go wrong but always remember life goes on!!

Hahahaha.. ini kalimat penutup yang baguss!!

You know.. ketika pertama kali kepikiran untuk membahas topik ini, yang ada dalam pikiran gua sih sebenernya cuman satu.

Life goes on. Yupp.. hidup akan terus berjalan and waktu ngga akan pernah berhenti berputar.

Ehh.. itu maksudnya waktu lho yaa, bukan jam, hahaha.. kalo jam mah akan berhenti bergerak jarumnya kalo batere-nya abis, hihihi.. *penting bangets buat dibahas :p*

Yupp.. hidup akan terus berjalan walau kita lagi sedih sekalipun. Lagi sakit hati segimanapun, time waits for no one.

Walau hidup kita terasa berhenti dan berjalan di tempat aja, tetep aja waktu terus berputar menuju akhir dari perjalanan kita.

Kesedihan. Kebahagiaan.

Semuanya adalah bagian dari kehidupan. Betapapun kita berusaha menahannya selama mungkin dalam genggaman kita, akan tiba waktunya di mana usaha kita itu sia2 belaka karena tetap akan terlepas dari genggaman.

Tawa akan berganti dengan tangis. Dan tangis akan berganti dengan airmata.

Ada waktunya untuk segala sesuatu.

The sooner we can accept that it's all part of life, mungkin akan lebih baik. Segala sesuatu akan menemui akhirannya suatu saat nanti.

Even all the happy moments must come to an end at some points.

Demikian juga hal2 yang terasa menghancurkan, membuat hati terluka dan menguras airmata, segala sesuatunya akan menemui akhirannya nanti ;)

Jadii, apa yang harus dilakukan?

Just hang on, just a little bit longer. Until the sun shines again.

Sampai suara tawa itu kembali terdengar. Sampai nyanyian itu kembali berkumandang di dalam hati.

Ahh.. lagi2 teringat ama kata2nya Tyler Perry.

"You'll never know where life's gonna take you, so just hold on!"

Yupp.. when the going gets tough.. sometimes hal terbaik yang bisa kita lakukan hanyalah bertahan, sedikit lebih lama lagi.. sampai semua guncangan itu mereda dan badai berhenti mengamuk.

Life always has a good side..

.. if only you knew where to look at, huehehehe ;)

Soo? Cai yoo..

Topic ended : Kamis, 8 April 2010 (1:30 pm)

-Indah-
the soul traveller

Tuesday, April 6, 2010

QoD : How To Live Life?

Gambar diambil dari :
http://www.livelifewell.nsw.gov.au/images/layoutimage.jpg


Topic starter : Selasa, 6 April 2010 (10:15 am)

Ada sebuah pertanyaan yang lumayan menganggu gua belakangan ini, yang selalu timbul tenggelam dan mendesak gua untuk mempertanyakan ke diri gua sendiri dan mencari tahu jawabannya.

Pertanyaannya adalah :

Bagaimana sih sebenernya cara terbaik dalam menjalani hidup itu?

Seperti misalnya soal harapan.

Bagaimana cara memperlakukan sebuah harapan itu?

Karena seringkali gua mendengar orang berkata bahwa lebih baik dia ngga usah berharap karena harapan hanya membawa pada kekecewaan.

Hiks.. tell me about it.

Seringkali kenyataan memang ngga sesuai harapan dan berkali2 gua dikecewakan karena hal itu.

But then again.. gua juga pernah hidup tanpa mau berharap akan apapun, and for me, it's not a good way to live life either.

Karena terkadang when the going gets real tough, hopes itu satu2nya yang membuat kita bisa tetap bertahan dalam menjalani hidup.

Harapan bahwa hari esok akan lebih baik dari hari ini.

Harapan bahwa segala kesedihan yang dirasakan ini akan menemui ujungnya.

Harapan bahwa kebahagiaan akan datang menjemput.

Harapan bahwa matahari akan kembali bersinar setelah badai mereda.

Yaa.. terkadang hanya harapan itu yang masih tersisa untuk bisa bertahan dalam amukan badai.

Bagaimanakah cara terbaik dalam menjalani hidup?

Bagaimana dengan hati kita?

Manakah yang lebih baik?

Membiarkan hati merasakan sedalam2nya apapun emosi yang sedang melanda?

Atau menjaganya agar tidak terluka?

Karena I have always guarded my heart not to break it.

Memang berkali2 gua berhasil menghindarinya dari broken into small pieces, but berkali2 juga gua menahannya untuk merasakan the greatest joy yang hanya bisa dirasakan ketika gua membebaskan diri gua untuk merasakan.

And pernah pula gua membiarkan hati gua terjun bebas dalam merasakan. Membiarkannya menyerap dan meresapi setiap kepedihan dan kebahagiaan, up to the point gua jadi terseret dalam kubangan emosi yang menenggelamkan gua dan gua kehilangan kendali akan diri gua saking sedemikian terhanyutnya akan emosi yang gua rasakan.

Bagaimana cara terbaik dalam menjalani hidup?

Lalu bagaimana dengan teman? Seberapa jauh kita bisa terlibat dengan hidup mereka?

Gua pernah terlalu terlibat dalam kehidupan orang lain sehingga malah jadi pusing sendiri, haha..

Tapii.. gua juga pernah sama sekali mengasingkan diri and it ain't that great either.

And then it strucked me again.

Balance. Balance. Balance.

Kenapa yaa gua selalu melupakan hal yang satu itu?

Kenapa yaa gua itu selalu menjalaninya dari satu ekstrim ke ekstrim lainnya dan lupa untuk menyeimbangkan keduanya.

Dan lalu gua teringat akan satu perkataan yang pernah gua denger.

Attach and detach.

Di satu sisi kita harus cukup attached ama orang lain karena hanya dengan adanya attachment itulah akan timbul kepedulian tapii di sisi lain juga kita harus belajar untuk detach.

Untuk bisa memisahkan diri dan ngga ikut tenggelam dalam masalah orang lain.

Karena kalo sama2 tenggelam yaa gimana bisa menyelamatkan diri sendiri and orang lain?

Attach and detach.

Seni keseimbangan.

Mungkin hidup bisa diibaratkan dengan main layangan kali yaa?

Ada saatnya untuk menarik, ada saatnya mengulur. Yang pasti, timing-nya harus tepat.

Kita ngga bisa mengontrol arah angin yang menerbangkan layangan kita itu, tapi kita ngga sepenuhnya berada di luar kendali juga.

Mengendalikan apa yang masih bisa dikendalikan. Dan melepaskan kendali akan apa yang ada di luar kendali kita.

One simple question remains as always..

Which one which?

Hmm hmm.. pertanyaan sederhana yang rada susah untuk dijawab yaa?

Jadi, bagaimana cara terbaik menjalani hidup?

Topic ended : Selasa, 6 April 2010 (11:58 am)

-Indah-
the soul traveller

Sunday, April 4, 2010

Sunday Messages : Kau Yang Terindah

Gambar diambil dari :
http://oneyearbibleimages.com/praise_the_lord.jpg


Topic starter : Minggu, 4 April 2010 (8:12 pm)

Kau yang terindah di dalam hidup ini
Tiada Allah Tuhan yang seperti Engkau
Besar perkasa penuh kemuliaan

Kau yang termanis di dalam hidup ini
Kucinta Kau lebih dari segalanya
Besar kasih setiaMu kepadaku

Kusembah Kau ya Allahku
Kutinggikan namaMu selalu
Tiada lutut tak bertelut
Menyembah Yesus Tuhan Rajaku

Kusembah Kau ya Allahku
Kutinggikan namaMu selalu
Semua lidah kan mengaku
Engkaulah Yesus Tuhan Rajaku

Topic ended : 4 April 2010 (8:22 pm)

-Indah-
the soul traveller