~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Saturday, March 31, 2012

Natal di Bulan Maret

Gambar diambil dari :  koleksi postcard pribadi


Sabtu 31/3 (9:52 pm)


Syukurlah pilihan gua untuk menghabiskan hari ini di daerah Karawaci and Serpong ternyata tepat, ahahaha.. karena ngga hanya gua berhasil mendapatkan beberapa buku yang sesuai selera, gua juga mendapatkan beberapa postcard yang belon pernah gua liat sebelonnya, horee!


Padahal ampir aja tadi berbelok arah mau ke TA and lanjut ke Pluit, untung aja ngga jadi, hihihi.. karena gua ngga yakin di daerah sana bisa menemukan postcard2 ini :))


And you know what.. walau gua ngerasa kinda ironic menemukan postcard Natal di bulan Maret, tapii.. gua bersyukur juga mereka belon menyimpan kembali stok postcard mereka ke gudang or mengembalikannya ke supplier, hahahaha.. soalnya tahun lalu itu pernah gua nyari Christmas postcard di bulan Januari aja udah ngga ada boo, jadi patut disyukuri for whatever reasons the bookstore chose to keep the stocks in-store :D


And Christmas card tahun ini memang lebih bervariasi dibanding sebelumnya yang cuman ada 1 pak aja berisi 2 gambar kucing and 3 gambar anjing yang bikin gua bosen ngeliatnya tapi mau ngga mau ya beli juga saking ngga ada pilihan lain, hahahaha..


And walau Natal udah 3 bulan berlalu sementara Natal tahun ini masih lumayan lamaa.. gua pikir ngga ada salahnya untuk mempersiapkan stok dulu lah, mumpung ada, lagian gua jarang ke toko buku cabang Karawaci ini, karena letaknya terpisah, walau masih bersebrangan dengan mal juga sih, cuman kalo khusus ke nih toko buku aja suka males boo, hihihi..


And ngga hanya postcard, ternyataa buku2 impor pun lagi banyak yang diobral hingga 80%, uhuyy.. kalau lagi pengen nyari2 buku impor, pastiin ngubek2 dhe, siapa tahu dapat buku yang otree dengan harga yang ngga bikin kantong jebol :))


Berikut beberapa gambar postcard lainnya hasil buruan hari ini, sebenernya pengen beli postcard satuan juga tapi huhuhu.. mereka belon ada stok baru and gua udah eneq keseringan ngeliat stok2 lamanya yang githu2 aja, hahaha.. jadilah walau udah sempet milih2 karena tergoda promo "buy 2 get 3", akhirnya gua taruh lagi dhe :p


oalahh.. baru nyadar, ini mickey yaa? dari tadi gua pikir ini minnie =))

cute couple

look, piglet.. snow! *udah tau, kalee ;p*

mari kita menghias pohon ini sebagus2nyaa

Aren't they cute? Gua harap pihak toko buku ini mau mengimpor lebih banyak lagi postcard2 Disney lainnya, asyiikk khan kalo punya koleksi kartu pos yang lucu2 yang bikin semangat buat kirim2 and bikin senang yang nerima ;)


Okee dokee.. time to go to bed now.. see yaa ^o^


Sabtu 31/3 (10:01 pm)


-Indah-

Back To Classics

Gambar diambil dari : koleksi buku pribadi


Sabtu 31/3 (9:24 pm)


Maret akan segera berakhir, yang artinyaa.. tinggal 1 hari yang tersisa untuk ngeborong buku2 terbitan Gramedia biar bisa dapat diskon 25% plus 10% tambahan kalau pakai kartu kredit BCA or Flazz, huahahahaha..


*sungguh cara yang mantaps untuk mengakhiri bulan ketiga di tahun 2012 ini, iya khan? :p*


Btw, Happy 38th birthdayy, Gramedia! Selisih umur kita ternyata ngga beda jauh, uppss.. kok jadi ngebongkar soal umur, hahahaha..


Anywayy..


Menelusuri rak demi rak buku terbitan Gramedia, ternyata gua lumayan menghadapi kesulitan untuk memilih karena buku2 berlambang G-something di kanan atas itu kebanyakan buku2 Metropop, Harlequin and teenlit, genre buku yang saat ini bukan termasuk minat gua, hahaha..


Sedih rasanya, sekalinya diskon ya kok ngga bisa dimanfaatkan to the max githu lhoo, padahal khan belakangan ini udah jaraaaang bangets buku2 didiskon *sigh*


Di tengah2 kegundahan *lebayy mode is on :p* tiba2, tadaa.. akhirnya gua menemukan juga buku yang sesuai "selera" gua, uhuyy..


And setelah bayar di kasir and ngeliat2.. lhoo kookk.. yang gua beli buku2 klasik semua ya, hahahahaha..


Abisnya gimana donks? Ada teenlit yang pengen gua cari, tapi si Mbak and Mas di toko bukunya ngga bisa menemukan tuh buku ngumpets di mana, padahal berdasar data di kompie, masih ada lho stoknya, gua ampe iseng2 nanya ke ce yang lagi menelusuri rak yang sama, "Kamu suka baca Teenlit yaa?", dia ngangguk terus gua tanya lagi, "Yang mana yang menurut kamu bagus?", dia bilang sih banyaakk, pas gua minta rekomendasi, dia nunjuk beberapa tapii.. ya itu, gua ngga githu tertarik, hehehe.. jadi gua pindah lagi ke lorong lain.


Susahnya kalo nyari buku di Gramedia yang elo kaga familiar, bingung musti nyari ke rak sebelah mana, hahahaha.. di Gramedia deket rumah sih udah tau buku2 yang gua suka adanya di sebelah mana, sayang yang gua mau ngga ada stoknya, huhuhu.. jadilah nyari ke Gramedia lainnya.


And hasil berburu diskon ini, lumayan lah dapat 5 buku klasik : Secret Garden, A Little Princess, Railway Children, Just So Stories ma Nobody's Boy.


covernya caem yaa :)

yang ini juga bagus covernya but tuh burung kenapa gede amat yaa?

ada yang udah pernah baca? bagus ngga?

somehow cover lamanya itu lebih menggugah buat gua :p



Dari kelima buku tersebut, 3 di antaranya gua udah pernah baca loong looong time ago pas masih kecil, yaitu Secret Garden (Taman Rahasia), Railway Children (Anak2 Kereta Api) ma A Little Princess (khusus yang ini gua lupa dhe pas kecil pernah baca ngga ya, tapi beberapa waktu lalu sih udah pernah baca :p), sementara 2 lainnya walau masuk kategori 'klasik' tapi gua malah baru tau, hahahaha..


And gua amat sangat excited dengan buku "Nobody's Boy", kenapa? Karena pas gua baca sinopsisnya (jarang2 khan tuh, karena gua biasanya tipe yang mentok di cover :p), gua kok berasa familiar sama nama2nya yaa.. and ternyataaa..


Huaa, elo tau ngga sih kalo "Nobody's Boy" itu dulu gua pernah nonton seri kartunnya di RCTI, judulnya "Petualangan Remi", itu salah satu seri kartun terbaik yang pernah gua tonton, karena selain ceritanya bagus and mengharukan, gambarnya itu juga cakepss.. 


Gua malah baru tau kalo "Petualangan Remi" itu ternyata diangkat dari buku toh! And berdasar keterangan mengenai pengarangnya di bagian akhir bukunya, ternyata Hector Malot ini udah bikin lebih dari 70 buku tapi yang paling terkenal mang Sans Familie ini :D


Sabtu ini.. gua sungguh merasa perjalanan ke Karawaci and Serpong yang pake acara macet2 dikits itu kaga sia2, hahahaha.. karena walau ngga dapat persis seperti yang gua harapkan, gua tetap dapat yang otree2, uhuyy..


Wish diskonnya bakal diperpanjang jadi bisa menyambangi lebih banyak Gramed karena stok di tiap cabang khan beda2, hahaha.. siapa tau nemu buku otree lainnya :))


Tapi yaa.. sekarang ini yang penting adalah membaca habis semua buku yang gua beli agar ngga terus nambah tumpukan buku berplastik yang udah ngendon ntah berapa lama di lemari buku :p


Mari membaca.. and mari menenggelamkan diri dalam dunia penuh petualangan ;)


Sampai jumpaa..


Sabtu 31/3 (9:45 pm)


-Indah-

Friday, March 30, 2012

Random Cuteness

Pictures are taken from :
https://www.facebook.com/profile.php?id=100001542043083 photo album





Aren't they all soo very cute? I lovee 'em! For those of you who like cross-stitching, come and take a look at the album :) If only I have the patience to make all these, hahahaha :p

Tuesday, March 27, 2012

Criminal Minds : My Business

Gambar diambil dari :
http://www.taylorkatebrown.com/?tag=criminal-minds


Selasa 27/3 (5:03 pm)


Gua mulai berpikir bahwa apa yang kita dengar, lihat, alami, atau apalah githu, walau hanya sebagian aja, itu emang udah "porsi" yang perlu kita dapatkan untuk setidaknya mengetahui sesuatu, bagus kalo abis itu kita bisa mengerti dan memahaminya, hahaha..


Ngomong apaan sih gua ini? :p


Well.. ini berkaitan dengan a little part of "Criminal Minds : My Business" yang gua tonton sambil nunggu NCIS diputar.


Bener2 adegan menjelang akhir, hahaha.. tapii, ada kata2 tokohnya yang berkesan bangets..


Si pembunuh perempuan itu bilang ke si Hotch (?), "How can your wife leave someone like you? You're the 1st man I've ever met who didn't let me down."


Dalam hitungan detik abis si perempuan ngomong itu, tuh seri berakhir, wakakakak.. mantaps khan tuh? :p


Tapii.. dari yang secuil itu mengingatkan gua akan pepatah yang kurang lebih bilang, "One man's trash is another man's treasure!", seperti biasaa.. gua lupa siapa yang bilang itu, huehehehe..


Tapii dipikir2.. bener bangets khan!


Sometimes ketika kita berada di "luar", kita lebih bisa melihat "kebaikan" seseorang dibanding ketika kita ada di "dalam" dan terlibat langsung dengan orang itu.


Karena at times, jarak yang terlalu dekat itu bisa mengaburkan kejernihan pandangan, pluss.. kalo udah terbiasa, maka hal2 yang luar biasa sekalipun akan mencapai titik di mana ia berubah menjadi "biasa".


Pasti pernah dhe ngalamin or at least bertemu dengan seseorang and stelah mendengar kisahnya kita jadi bertanya2 seperti si perempuan tadi, "Kok bisa sih orang kaya elo tuh disia2kan?", sementara kita mungkin akan jungkir balik dan rela mendapatkan banyak hal demi mendapatkan orang itu (sayangnya dia ngga mau berpaling ke arah kita, wakakakakak.. hidupp ohh hidup :p).


Jadi kangen ma acara marathon nonton seri di TV, huehehehe.. siapa tau bisa dapat banyak 'pelajaran' githu lhoo :))


Okee dokee.. see youu..


Selasa 27/3 (7:16 pm)


-Indah-

Books : "Cat Stories" by James Herriot

Gambar diambil dari : koleksi buku pribadi
"Cat Stories" (Kisah2 Kucing) by James Herriot
Alih bahasa : Jia Effendi
Editor : Ariyantri E. Tarman
Cover : Widiyatno
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Januari 2012
216 halaman, 20 cm
ISBN : 978-979-22-8026-5


Senin 26/3 (12:01 pm)


Kucing, apa pendapat kamu mengenai makhluk yang satu ini? Me? Mm.. I don't really like cats, huehehehe.. ada sesuatu dalam mata mereka yang menimbulkan efek "ngeri", mata mereka bicara banyak, penuh kecurigaan, menantang dan seolah berkata, "I know much things that you don't!" lalu akan ada iringan tawa culas yang menggema, wakakakakakak :p


Horor amat ya 'imajinasi' gua kalo ngebayangin kucing, hihihi.. kecuali pas mereka masih anak2 kucing, menurut gua kucing dewasa itu terlihat 'menyeramkan'.


And ternyata banyak juga tuh yang berpendapat sama seperti gua seperti yang diungkap James Herriot dalam bukunya, "Cat Stories", di halaman 13.


Berikut kutipannya :


"Kucing adalah makhluk egois yang menggunakan kasih sayangnya hanya untuk keadaan yang menguntungkan mereka, dan mereka tidak mampu merasakan cinta murni seperti para anjing. Kucing adalah makhluk yang sangat memikirkan dirinya sendiri."


Ahahahaha.. duhh, Oom (or Grandpa ya? :p) James, bener bangets dhe cara menggambarkan kucing menurut saya, ahahahaha ;p


Dalam bayangan gua itu kucing bagai makhluk ngga tau terima kasih yang walau udah elo kasih makan sekalipun, kalau ada ikan asin di meja maka tanpa ragu dia akan makan walau itu bukan jatahnya, beda dengan anjing yang lebih tahu 'aturan', haha..


Tapi membaca satu per satu kisah kucing dalam buku ini, mungkin saja anggapan gua selama ini salah :)


Sama halnya seperti banyak jalan menuju Roma, bisa aja khan banyak cara mengungkapkan kasih sayang, yang artinya cara anjing memperlihatkan sayangnya itu ya mungkin aja beda dengan cara kucing tapi bukan berarti anjing lebih sayang ama 'pemilik'-nya dibanding kucing, ya toh? :p


Jadii.. sebagai non fans kucing, apa yang menyebabkan gua tertarik akan buku yang satu ini?


Ntahlah.. ketika melihat buku ini di antara buku2 lainnya, covernya itu langsung menarik perhatian gua, and kebetulan ada yang terbuka bungkus plastiknya jadi bisa dilihat2 isinya dan dari sub2 judul di buku ini terasa menarik untuk disimak.


Ada 10 cerita yang bisa disimak, yuukk kita intips satu per satu sub judulnya.


1. Alfred, si kucing toko permen
2. Oscar, si kucing sosialita
3. Boris & kucing2 Mrs. Bond
4. Olly & Ginny, kucing yang datang untuk menetap
5. Emily dan pria pengelana
6. Olly & Ginny, menetap
7. Moses, ditemukan di semak2
8. Frisk, kucing dengan banyak nyawa
9. Olly & Ginny, kemenangan terbesar
10. Buster, si kucing penangkap


Dari sejak pertama baca, ada 2 kucing yang gua suka, yaitu Oscar & Alfred, kedua kucing yang diceritakan di paling awal. Gua pikir semakin baca ke belakang, maka gua akan jatuh cinta ama tiap kucing yang diceritakan, ternyataa.. ngga juga tuh, haha, karena cinta gua tetap nyangkut di Oscar dan Alfred aja.


Why mereka?


Karenaa.. bayangkan kalo punya kucing seperti Oscar yang hobi melakukan kunjungan sosial dan hadir di beragam pertemuan yang diadakan warga sekitar! Hahahaha.. keren khan tuh si Oscar duduk diam sambil mengamati jalannya pertemuan lalu setelah selesai barulah dia kembali ke rumah tuannya :))


Lalu Alfred, boo.. ngebayangin hidupnya si Alfred itu mengasyikkan sekali karena seperti judul di atas, Alfred adalah kucing peliharaan Mr. Hatfield yang juga pemilik toko permen dan Alfred setia menemani tuannya berjualan sambil mengamati beragam pengunjung yang datang untuk berbelanja.


Dan mengamati Mr. Hatfield dalam menjalankan usahanya juga menimbulkan keasyikan tersendiri karena dia memiliki passion, seperti yang dikatakan James Herriot di halaman 25.


"Ada beberapa toko permen di Darrowby, tetapi tidak satupun toko sesibuk toko mungil yang baru saja kutinggalkan. Tak pelak lagi, semua itu berkat cara penjualan Geoff yang unik dan jelas bukan hanya akting belaka untuknya, semua itu murni lahir dari pengabdian tulus akan panggilan jiwanya, kebahagiaan melakukan pekerjaannya."


Ahh, betapa menariknya!


Dan jangan lupakan juga kisah Olly & Ginny yang 3 kali diceritakan dalam buku ini, rada ironis sebenarnya betapa James yang notabene adalah 'pemilik' kedua kucing itu tapi mereka berdua selalu berlari menjauh tiap melihat James mendekat, huahahahaha.. kasian bangets dhe aww..


Soalnya si Olly & Ginny punya pengalaman tidak menyenangkan bersama James yang berprofesi sebagai dokter hewan. Pengalaman pertama ketika James ingin mengetahui jenis kelamin keduanya, ia menggunakan jaring nelayan untuk memerangkap mereka, dan dengan jaring yang sama berbulan2 kemudian ia kembali memerangkap mereka untuk kemudian mengebiri keduanya. Walaupun James telah menyelamatkan mereka dari flu, tetap saja yang membekas dalam ingatan mereka adalah peristiwa pengebirian, huahahaha.. malangnya James :p


Ada perkataannya Helen, istrinya James, yang bener bangets nih, seperti diungkapkan di halaman 189.


"Dipikir2, setelah bertahun2 kita memelihara kucing2 ini, mereka tidak pernah melihatmu kecuali dalam keadaan darurat. Akulah yang memberi makan mereka, berbicara dengan mereka, mengelus2 mereka. Mereka mengenalku dan mempercayaiku."


Ngebaca bagian itu entah kenapa gua kok langsung kepikiran ma soal ayah dan anak ya, hahaha.. yang mana dalam banyak kasus khan orangtua lelaki itu seringkali ngga mempunyai kedekatan emosi dengan anak2 mereka, karena terlalu disibukkan oleh kewajiban memenuhi kebutuhan istri dan anak2nya. 


Seringkali para ayah itu menganggap menyediakan makanan dan memenuhi berbagai kebutuhan jasmani itu udah cukup sehingga lupa untuk meluangkan waktu dengan anak2nya terus suatu hari mereka heran, "Lho, kenapa mereka ngga bisa dekat ma gua ya?"


Helloo.. apakah kalian udah meluangkan waktu yang cukup untuk mengenal anak2 kalian dengan lebih baik dan membiarkan anak2 kalian mengenal kalian juga?


Kejadian selanjutnya James akhirnya sebisa mungkin meluangkan waktu untuk bermain dan memberi makan kedua kucingnya. Perlahan mereka mulai mengenalinya dan mau disentuh olehnya. Sayangnya, kabar buruk menyusul beberapa minggu kemudian *sigh*


Baca sendiri ya untuk tahu lanjutannya :p


Banyak yang berpendapat bahwa mereka memelihara kucing namun menurut para 'pemilik' kucing sendiri, justru mereka yang telah diadopsi oleh para kucing itu, huehehehehe..


Buku yang satu ini mengubah sedikit pandangan gua tentang kucing walau belum sampai tahap ekstrim yang membuat gua kemudian merasa perlu diadopsi oleh kucing :p


Buat animal lovers, mungkin kalian mau membaca buku yang satu ini ^o^




Nb. Lengkap bangets dhe keterangan tentang buku yang satu ini (tentang penerjemah dllsb maksud gua, huahahaha.. biasanya khan jarang disinggung :p)


Senin 26/3 (2:25 pm)


-Indah-

Monday, March 26, 2012

Spices of Life : Eka Situmorang-Sir

Gambar diambil dari : koleksi pribadi Eka


Eka Situmorang Sir, bagi mereka yang aktif bersosialisasi via jejaring sosial, nama yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi.


Bagi mereka yang mengenalnya secara langsung maupun yang bersua dan bertegur sapa via dunia maya, sulit rasanya jika diminta mendefinisikan Eka hanya dalam 1 kata.


Karena let's see, kata apa yang bisa digunakan untuk menggambarkan Eka? Bersemangat. Ceria. Ramah. Smart. Perhatian. Setia kawan (ya ya ya, itu dua kata sih, haha, tapi cueks aahh :p). Periang. Baik. Petualang. Bertanggung-jawab. Berdedikasi.


Naahh.. udah ada segitu banyak kata aja, masih belon bisa dengan tepat menggambarkan seorang Eka karena dijamin dhe, Eka is a looott more than that!


Lupa dhe kapan tepatnya pertama kali mengenal Eka, apakah melalui blognya atau karena game Pet Society di FB, hahaha.. pastinya udah sekian tahun berlalu tapi baru bener2 bertatap muka itu di tanggal 26 November 2011 lalu pas Eka menjadi salah satu pembicara di Workshop Menulisnya Kampung Fiksi.


Bagi mereka yang mengenal Eka di dunia blogging, kesan yang tertangkap melalui postingan Eka tidak jauh berbeda dengan Eka in person. Sometimes khan ada tuh yang di blog berapi2 gimana tapi pas ketemu langsung eh ternyata orangnya amat sangat kalem lhoo, hihihi..


Naahh.. Eka ini sama bersemangatnya dalam ngeblog ataupun pas ketemu langsung. Dia itu bisa membuat suasana menjadi 'hidup' :D


"Spices of Life" kali ini berkesempatan melakukan wawancara dengan Eka, di mana ia akan berbagi pandangan secara umum tentang kehidupan dan hal2 apa yang termasuk dalam kategori "menikmati hidup" versinya.


Yukk, kita simak sama2 tanya jawab berikut ini ;)


~.*.~


Eka identik dengan sibuk, karena ada banyak sekali kegiatan yang dilakoni dalam mengisi hari demi hari. Bisa digambarkan akhir pekan ideal versi kamu?


Akhir Pekan ideal? Hmm apa ya? Gak masalah acaranya apa atau di mana, yang penting sih bisa quality time sama suami, itu akhir pekan yang ideal hehe ^_^


*bukan tentang melakukan apa, tapi dengan siapa :D ayy.. jawaban yang mantaps!*


Lanjutkan kalimat berikut, "Hidup itu.."?


Hidup itu Tanggung Jawab


Gimana awal mulanya terjun ke dunia blog? Dan bagaimana dalam waktu yang relatif singkat bisa mengumpulkan sekian banyak pengunjung tetap?


Awal ngeblog karena disuruh-suruh teman yang gemas lihat notes-notes saya berserakan di FB, akhirnya buat blog deh. Hmm gak pernah berencana mengumpulkan pengunjung, saya cuma menulis lalu bisa kenalan sama banyak orang :)


*menulislah karena ingin menulis, hal2 lainnya itu bonus ;)*


Ada alasan di balik pemilihan "Each day is a new life. Seize it. Live it." sebagai judul blog kamu?


Tentu saja ada :) That tag line is a reminder for me to enjoy my life day by day and write it before I forget :D


*penting juga buat diingat nih*


Hal2 apa yang senang kamu bagikan lewat blog? Adakah postingan2 tertentu yang mengandung pesan khusus yang ingin kamu sampaikan untuk pembaca blog kamu?


Seringnya cerita tentang kehidupan sehari-hari juga perjalanan wisata atau kuliner kalau saya habis bepergian, gak ada hal khusus sih. Tapi yang pasti saya inginnya yang mampir baca blog itu bisa meninggalkan blog dengan senyum dan senang hati karena mendapatkan insight baru atau apalah ;)


*ayoo, mampir ke blognya Eka dan buktikan sendiri bahwa kamu memang bisa mendapatkan 'sesuatu' sehabis singgah di sana ;)*


Apa manfaat blogging buat kamu?


Whooaaa banyak banget! Yang pasti nambah teman tapi yang paling penting menulis itu buat saya terapi jiwa.


Di samping kelebihan, tentunya ngeblog itu punya efek negatif tersendiri. Pernah ngerasain sesuatu yang ngga mengenakkan berkaitan dengan dunia blog dan bagaimana cara mengatasinya?


Pernah, kebanyakan ngeblog sampe lupa ngapa-ngapain :D abis itu bikin jadwal aja supaya dunia online dan offline tetap bisa sejalan.


*kalau saya mah ngegame itu yang bikin lupa ngapa-ngapain :))*


Banyak yang memilih untuk memisahkan antara dunia maya dan dunia nyata. Tapi kamu mengaburkan batas antara keduanya dengan melanjutkan yang berawal dari maya ke nyata, mengapa?


Karena emang senang dapat teman baru ^_^


Mencermati beragam postingan di blog, kamu sepertinya menyukai makan :D Apa makanan kesukaanmu, dan wisata kuliner teraneh apa yang pernah dialami?


Haha keliatan aku suka makan ya? :D well so far aku suka banget sama durian! Durian is the best deh, pernah seminggu di Medan tiada hari tanpa durian haha. Wisata kuliner teraneh? Kayaknya gak ada, saya rada geli soalnya kalo nyoba makanan aneh-aneh


*durian is yummyy :q bikin ngiler dhe, Kaa*


Bisa ceritakan pengalaman travelling ataupun kuliner yang paling tidak terlupakan?


Nah kalau soal travelling ini serruuu, saya pernah menjelajah Jakarta hingga ke Medan naik mobil, nyetir bareng bapak saya. Itu seru luar biasa! ^_^


*medannya menantang yaa untuk ditaklukkan? :D*


Travelling, blogging, kuliner, semuanya itu punya potensi untuk dibukukan, terlebih gaya bercerita kamu membuat pembaca merasa terlibat dalam apa yang diceritakan, ngga ingin membukukan pengalaman nih?


Keinginan itu selalu ada, tapi sampai sekarang belum terlaksana. Doakan yaaa ;)


*amiinn.. ditunggu ya bukunya, Kaa ;)*


Di awal2 ngeblog, kamu sering mosting cerita pendek ya, kok sekarang udah ngga pernah lagi? Tema cerita seperti apa yang paling senang kamu angkat?


Ohiya, dulu senang mosting cerpen. Agak kapok, banyak yang suka copas :p tapi kepikiran pengen bikin cerpen lagi sih. Tema? Biasanya cinta-cintaan hehe.


Mari sekarang kita bicarakan tentang lomba menulis :)) Gimana awalnya bisa terlibat dalam lomba menulis? Dan biasanya info perlombaan menulis itu didapat dari mana?


Gak sengaja lihat teman-teman lain ikutan lomba nulis terus saya juga coba-coba :D info lomba nulis biasanya dari teman-teman. Btw saya gak pelit sharing kalau ada lomba, biasanya saya kasih tau teman-teman lewat twitter atau FB :)


*hayoo.. buat yang hobi ikutan lomba nulis, jangan lupa mampir2 ke FB-nya Eka or Twitter-nya Eka yaa, biar bisa dapatin info lomba :D*


Apa tantangan terbesar dalam mengikuti beragam perlombaan menulis? Dan apa saja yang telah kamu menangkan? 


Biasanya karena kesibukan jadi lupa deadline-nya :D haha. Apa yah yang dimenangin? Gadget, trip wisata, voucher belanja, pernah saya dapatkan sebagai hadiah lomba blog.


Ada tips dan saran bagi para pembaca yang juga senang mengikuti perlombaan menulis?


Lomba menulis itu mengasah kemampuan. Ikut banyak lomba sah-sah saja tapi tetap harus selektif apa yang mau diikuti supaya fokus.


*saran Eka buat selektif itu bener bangets lho, karena kalau kebanyakan ikutan lomba, apalagi yang deadline-nya berbarengan, bisa bikin ngga fokus menulis-nya karena pikiran bercabang2*


Saat ini hidup kamu berjalan lebih dari sekedar baik, masih menyimpan suatu impian yang belum terealisasi?


Bikin buku! :D


*ayoo, Kaa, semangaatt.. ada target ngga nih kapan harus terwujudnya?*


Model travelling macam apa yang disukai? Sejauh ini, wisata alam ke mana yang paling disukai, mengapa?


Saya bukan penggemar backpacker tapi juga gak punya gudang uang untuk travelling kayak turis dengan nginap di hotel-hotel mahal, jadi biasanya saya travelling dengan perencanaan alias ada budget khusus. Senangnya wisata alam dan yang paling berkesan ke Bromo kemarin karena mesti bangun jam 3 pagi untuk cari sunrise hehe.


"Menikmati hidup" versi kamu itu yang seperti bagaimana?


Baca buku di pinggir pantai sambil ngemil durian. Nah itu menikmati hidup bangetz, hehe.


Kalau kamu punya mesin waktu, adakah hal2 di masa lalu yang ingin kamu ubah? Jika ya, mengapa, jika tidak, mengapa juga? :D


Nope, I don't wanna change a thing from my past for I am now is based on what I was before


Apa prinsip kamu yang paling utama dalam menjalani hidup ini?


Itu loh yang jadi tagline saya: Each day is a new life. Seize it. Live it.


Apa arti keluarga dan pernikahan buat kamu?


They are my everything! :)


~.*.~


Demikian wawancara dengan Eka. Ada beragam cara dalam menikmati hidup ini, bisa jadi caramu sama seperti cara Eka dalam menikmati memaknai hidup, bisa juga berbeda. 


Terima kasih atas waktunya, Eka. Ditunggu sharing2 selanjutnya di blog. Dan bagi yang telah meluangkan waktu untuk membaca "Spices of Life" edisi kali ini, semoga ada sesuatu yang bisa dipetik ;)


~.*.~


Berikut data pribadi Eka :


Nama : Eka Situmorang-Sir


Blog : http://ceritaeka.com


Twitter : @ceritaeka


Facebook : Cerita Eka


E-mail : ceritaeka@gmail.com


Sampai jumpa di edisi berikutnyaa :D


Take care and let's enjoy the ride of life ;)


-Indah-
Maret 2012

Friday, March 23, 2012

Cooking : Jamur Kecap

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Jumat 23/3 (1:44 pm)


Masakan yang satu ini, selain enak dan gampang memasaknya, yang ngga kalah penting adalah waktu pemasakannya yang relatif singkat, ahahaha..


Salah satu acara or rubrik or nama majalah pas bangets untuk menggambarkan "jamur kecap" ini, yaituu.. sedap sekejap, ahahahaha..


Karena memang hanya sekejap aja masakan udah bisa dihidangkan, ngga makan waktu lama dhe and bahan yang dibutuhkan juga ngga banyak :D


Apaan aja tuh?


Bahan : 
Jamur
Bawang putih
Bumbu penyedap rasa ayam (or sapi, sesuai selera), optional, bisa diganti dengan garam
Kecap
Minyak sayur
Air


Persiapan :
- Potong jamur, ukuran terserah
- Kalau doyan bawang putih, bisa dipotong kecil2, kalo ngga doyan mending potong rada besaran jadi gampang disisihkan setelah matang :p


Cara memasak :
1. Tumis bawang putih hingga harum
2. Masukkan jamur, tambahkan kecap dan bumbu penyedap lalu aduk2 hingga bumbu meresap rata
3. Tambahkan sedikit air dan aduk2 kembali
4. Tadaa.. "jamur kecap" siap diicip


Gampang bangets khan tuh? Total dari persiapan sampai matang paling hanya 15 menit, bisa kurang :D


Selamat menikmatii :q


Jumat 23/3 (1:53 pm)


-Indah-

Thursday, March 22, 2012

Yummyy : Mie Kangkung

Gambar diambil dari : koleksi pribadi



Kamis 22/3 (11:16 pm)


Gua termasuk tipe yang gampang geli kalo ngeliat penampilan makanan, hahahaha.. Bahkan ngeliat sambal ulek yang bawangnya masih keliatan berbentuk bawang aja suka bikin ilfil :p Padahal yaa.. kalau mau merem2 dikits terus nyomot tuh sambal, rasanyaa.. uenaaak, jauh lebih mantaps dibanding sambal botolan, ya khan? :q


Nah, mie kangkung termasuk salah satu makanan yang gua rada2 gimanaa githu kalo ngeliatnya, haha.. 


Pas pertama ko2 gua beli and nawarin, gua nolaks.. terus yang udah pada makan laporan kalo nih mie kangkung uenaak tenan jadilah beberapa hari kemudian nyokap beli 5 bungkus githuu..


Berhubung gua khan males tuh ya makan nih mie jadilah gua lebih milih masak mie instan, huahahaha, tapi terus nyokap nyeletuk, "Lha, udah beli banyak githu, kalo ngga dimakan, buat siapa donks?"


Huhuhu.. ya sutralah, terpaksa dhe melupakan mie instan and makan nih mie yang ternyataa.. huaa, rasanya sedaapp!


Mie kangkung ini isinya ya seperti namanya, ada mie rebus (mungkin mie telur kali ya?) and kangkung pastinya, di samping dua bahan itu ada juga toge and ayam.


Buat ukuran 10 ribu, porsinya lumayan lah, ngga dikits2 amat walau ngga bisa dibilang berlimpah juga, 'pas' githu dhe, bisa dinikmati tanpa bikin tetap lapar ataupun jadi begah karena kekenyangan, hahaha..


Tapi pastinya rasanya enak lhoo.. mie kangkung ini dijual di gerobak githu, mangkal di depan BCA deket rumah and siang2 jam 3an sih katanya udah ludes semua saking laris manisnya.


Jadi pastikan yang mau icip2, datangnya rada pagian yaa :q


Ngomongin makanan di malam hari itu emang paling enak pas perut lagi kenyang, hahaha.. jadi ngga ngeces ngeliat makanan enak :p


Kamis 22/3 (11:22 pm)


-Indah-

Wednesday, March 21, 2012

Simple Little Things Called Holding Hands

Gambar diambil dari : 
http://timmcmorris.com/portfolio/the-simple-little-things-of-life/




Rabu 21/3 (6:48 pm)


Harus gua akui bahwa efek dari keseringan nonton film Hollywood terus sempet mengkonsumsi Harlequin dalam dosis tinggi ditambah lagu2 yang kadang menggumbar kata2 romantis, sedikit banyak turut menyumbang dalam terbentuknya image di kepala gua tentang seperti apa sih sesuatu yang romantis itu :p


Ya ya yaa.. klise emang, kalau ditanya, "Romantis itu yang seperti apa sih?", pasti gua jawabnya ngga beda dari : candle light dinner, dansa di bawah bulan purnama terus coklat and mawar, and beragam hal2 lainnya dhe, yang intinya ngga ada yang simple, huahahahaha..


Tapi yaa.. ini kejadian sih sebenernya udah lamaa.. saking lamanya gua ampe lupa dulu udah pernah cerita apa belon ya :p


Tapi kepikiran soal ini lagi soalnya pas lagi iseng liat blog, di bagian bawah postingan khan ada tuh tulisan "you might also like" and ada postingan alternatif yang bisa elo liat, naahh.. di bawah postingan "BitterSweet Love" yang belon lama gua pejeng, ada salah satu postingan yang awalannya berjudul "Simple Little Thing Called" (A Smile ama Love) githu dhee.. jadi keinget ma judul postingan kali ini :)


Soo.. apa maksud "simple little things called holding hands"?


Begini ceritanya, lagi2 kejadiannya di gereja, hahaha.. beginilah kalo lagi kebaktian itu bukannya konsen dengerin khotbah malah mata ke mana2 and pikiran melayang jauuuhh dari mimbar tempat pendeta berdiri.


Dalam penjelajahan mata itulah gua menangkap satu gerakan sederhana yang bikin gua membatin, "It's soo sweet" githu lhoo..


Emangnya tuh orang ngapain sih?


Beginii.. mereka berdua adalah pasangan suami istri yang telah menikah sekian puluh tahun lamanya. Sang suami itu seringkali tertidur di dalam gereja. Kedua matanya terpejam dan tangannya menyilang di dada. Ngga tau juga sih beneran tidur atau cuman merem aja, hahaha, abis "tidur"-nya itu suka sambil manggut2, jadi kesannya khan mendengarkan, wakakakakak :p


Anywayy.. suatu Minggu, gua melihat si istri meraih salah satu tangan suaminya dan menaruhnya di antara kedua telapak tangannya terus ditepuk2 githu.


Pas ngeliat itu.. ngga tau kenapa.. gua ngerasa duhh tindakan sederhana itu rasanya manis bangetss.. and ehemm.. romantis, ahahaha..


Amplopp dhee.. padahal apa romantisnya megang tangan dibanding acara makan malam berlilin cobaa :p


Tapi ya ituu.. in the end gua rasa dengan banyaknya contoh2 kecil yang gua liat di sekitar seakan kembali mengingatkan gua bahwa sometimes it doesn't really matter what you do.. what matters more is who's the one with you ;)


Ya toohh.. coba kalau candle light dinner di bawah bulan purnama tapii makan malamnya sama orang yang elo benci yang terpaksa elo nikahi karena ortu elo berhutang banyak ma tuh orang, huahahahaha.. pasti ngga ada romantis2nya khaann? Khan!


Demikian laporan pandangan mata mengenai hal2 simpel yang seringkali terasa sedemikian menyentuh dan psstt.. tahu ngga sih, bisa dilakukan oleh siapa aja lhoo, jadii.. tunggu apa lagee?!


Rabu 21/3 (7:13 pm)


-Indah-

Bittersweet Love - Foto Duet


Gambar diambil dari : koleksi pribadi

*iseng ikutan kuis di Twitter-nya Gagas Media :p*

(ya ya yaa.. udah bikin tapi ngga menang mending dipejeng aja biar ngga mubazir, wakakakakak :p)

CoD : Sometimes Things Are Just.. Different, And No More Than That!

Gambar diambil dari :
http://thecontentwrangler.com/2011/12/13/technical-communication-2012-our-biggest-challenge-is-thinking-differently-about-being-different/


Rabu 21/3 (10:01 am)


Beberapa waktu belakangan gua lagi demen lagi ma yang namanya blogwalking, itu tuh kegiatan mengunjungi blog2 tetangga, bisa blog2 teman yang udah dikenal and sering dikunjungi sebelumnya ataupun blog yang baru disambangi hasil ngeklik2 link blog yang nongol di komen postingan seseorang atau dari daftar blog yang suka dipejeng pemilik blog di bagian samping.


Terkadang pemilihan blog secara 'random' gini suka membawa penemuan menarik :)


Salah satu blog yang semalam gua lahap sana sini postingannya adalah blog milik Sari Musdar, jangan tanya bagaimana gua bisa terhubung dengan dia di Twitter, hahahaha.. kayanya karena gua terhubung dengan salah satu traveller terus Sari ini termasuk kontak dari tuh traveller and karena twit2nya menarik or gimana lah, akhirnya gua follow dia and malah iseng mengunjungi blognya and jadi baca2 postingan2nya dhe, hahaha :))


Ada satu postingan yang secara khusus menarik minat gua lebih dari yang lainnya, yaitu postingan Sari tentang Lodovic Hubler, seorang hitchhiker asal Perancis yang mana di postingannya itu Sari menampilkan wawancara dengan Ludovic and ada satu jawaban si Ludovic yang berkesan bangets buat gua.


Nih gua quote perkataannya si Ludovic, untuk versi lengkapnya silahkan baca postingannya Sari, karena yang mau gua bahas hanyalah poin yang dikemukakan Ludovic berikut ini :


"open your mind to the difference to realize that other people's perspective may not necessarily be right or wrong, but just different."


Kata2 itu gua pikir amatlah powerful and penting untuk dipahami lebih lanjut lalu dipraktekkan, hahahaha..


Poin yang mana tuh?


Itu lho poin yang bilang bahwa terkadang banyak hal itu bukanlah soal baik or buruk, tapi hanya berbeda.


Ya.. itu saja, berbeda.


Sehabis kata "berbeda" harusnya dikasih titik, tanpa perlu dikasih embel2 "lebih baik" atau "lebih buruk".


Kayanya gua pernah ngebahas tentang ini dhe, tapi berhubung postingan gua bejibun and sistem penyimpanan postingan gua ngga beres plus gua khan kalo nulis postingan jarang fokus di satu topik aja, jadii.. jangan tanya gua di postingan yang mana, wakakakakak :p


Anywayy.. 


Itu diaa.. berbeda!


Berbeda ngga selalu berarti "lebih baik" atau "lebih buruk", tapi ya cuma itu aja, berbeda. Sama halnya dengan perbedaan selera. Misalkan ada yang suka mangga, ada yang suka duren. Bukan berarti mangga lebih baik dari duren.


(Nih kayanya perumpamaan yang salah, hahahaha, karena duren seringkali a big no no menurut para dokter :p)


Sama seperti "banyak jalan menuju Roma" kali yaa.. yang mana tiap jalan itu mempunyai tingkat kesulitan dan kemudahan tersendiri, yang bisa dilakukan hanyalah memaparkan keduanya lalu tinggal tergantung orang yang akan melakukan perjalanan yang mau ngambil jalan yang mana untuk bisa sampai di Roma, jalur yang lebih sesuai dengan dirinya, karena ya khan balik lagi cocok2an boo, hahahaha..


Ya semisal gini, buat yang mabuk laut ya jelas jalur laut ngga bisa jadi dipilih khan? Lebih baik lewat jalur udara or darat. 


Berbeda.


Jadi mikir sebenernya yang menyebabkan ribut berkepanjangan itu bukanlah perbedaan itu sendiri tapi ketika ada pihak yang memaksakan bahwa yang "berbeda" itu harus menjadi "sama".


Nah, itu diaa.. pemaksaannya itu sendiri yang jadi sumber permasalahan kali yee?


And mau ngga mau jadi inget lagi soal ekstrovert and introvert, hahahaha.. biar gimana, mau ngga mau diakui, memang antara kedua tipe kepribadian ini ya emang beda ya :)


Yang bisa dilakukan mungkin adalah saling mempelajari tipe lainnya agar ketika terjadi gesekan, lebih bisa mengerti mengapa dia begini begitu and ngga terlalu mengambil hati apa yang mungkin buat dia itu cuman sekedar "bicara" biasa ajaa.. bukan bermaksud menyudutkan dll.


And mungkin yang paling penting itu tanya langsung ke yang bersangkutan kali ya? Soalnya gua punya temen jaman sekolah dulu, tau khan kalo dulu suka beredar buku yang diedarkan ke teman2 and mereka diminta ngisi kesan dan pesan selama berkenalan dengan kita.


Gua kadang iseng ngebaca2in tulisan orang2 lain tentang temen gua itu. Banyak yang bilang kalau teman gua itu mulutnya termasuk "sadis", and emang kalo dipikir2 ya ada benernya juga sih. Dia itu lebih outspoken, kalo ngomong asal jeblak githu dhe, hahaha.. apa yang dia pikirkan langsung keluar tanpa dipikir lebih lanjut apa orang yang ngedengernya akan berasa sakit hati atau ngga.


Cuma mungkin karena kebanyakan barisan sakit hati korban mulut sadisnya ini pada bungkam jadi amatlah mungkin dia ngga nyadar kalo perkataannya dia itu udah sering bangets bikin orang berasa *jlebb jlebb* githu dhee..


Baru ketika satu per satu pada ngga tahan lagi and menyampaikan keluhan mereka ke temen gua ini, sedikit demi sedikit dia mulai mengurangi kadar kesadisannya sampai akhirnya udah mendekati "normal", huehehehe..


Komunikasi.


Mang ternyata itu penting bangets. Bukan berarti harus seiya sekata all the time. Tapi bagaimana mengkomunikasikan supaya perbedaan pendapat itu ngga jadi sekam dalam api, tapi yaa disikapi sewajarnya aja. 


Apa ya istilahnya? Ahh.. "setuju untuk tidak setuju", huehehehe..


Ya, demikian aja dhe postingan untuk kali ini :p


Rabu 21/3 (12:42 pm)


-Indah-

Fungsi Lain

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Rabu 21/3 (9:41 am)


Gambar di atas adalah gambar gantungan baju yang ditempel di belakang pintu kamar mandi lantai bawah, kamar mandi yang semi publik githu karena biasanya digunakan juga buat tamu2 yang datang ke rumah, hahahaha :p


Anywayy.. berhubung gua suka baca2 sambil duduk2 di pojok renungan, baru menemukan fungsi lain dari gantungan baju ini, yaituu.. buat tempat naruh buku, wakakakakakak..


Praktis khan tuh? Jadinya kalau pas lagi acara bersih2 (please dhe, ngga perlu dijelaskan dengan detil khan? :p), buku yang lagi dibaca pun bisa tetap 'selamat' tanpa perlu kuatir kecipratan air, atau lebih apesnya jatuh ke ubin yang basah or kecemplung ke dalam ember penuh air, yaiikkss..


Kesimpulan hari ini.. I want one like that for my own bathroom!!


Rabu 21/3 (9:50 am)


-Indah-

Sunday Messages : Will Never Let You Go

Gambar diambil dari :
http://blogmoniq.files.wordpress.com/2010/03/att00003.jpg


Rabu 21/3 (1:40 am)


Udah lama ngga beribadah di gereja deket rumah, jadi kangen ama suasana puji2annya yang sejauh ini berasa paling "dapat" dibanding pas beribadah di tempat lain, hehhee..


And Minggu kemaren ada 1 lagu yang dinyanyiin "Never Let You Go". Berhubung liriknya English, awalnya gua pikir ini lagu luar lhoo.. taunya pas tadi search di Google karena gua lupa awal nih lagu sebelon masuk ke reff, ternyataa.. ini lagunya Pdt. Niko Njotorahardjo!


Nyanyii yuukk..


~.*.~

"Never Let You Go"

Lord, You're more than anything
You're more than gold
More than anything

Lord, You're everything to me
I will never let You go
Never ever let You go

Your love is higher, higher than the Heaven
Your mercy's deeper, deeper than the Earth
Your Grace is wider, wider than the ocean
I will never let You go
Never ever let You go

~.*.~


Gua lagi mikir2.. banyak lagu puji2an itu yang kata2nya simpel2 bangets and kebanyakan ya diulang2 githu.. tapi ya kok dari yang sederhana itu bisa mencakup banyak hal yaa?


Hebat nih pencipta lagunya! 


Ketika menyanyikan lagu ini, entah mengapa gua merasa tersentuh. Gua jadi memikirkan mereka2 yang awalnya begitu setia memegang janji bahwa tidak akan melepaskan Tuhan dalam hidup mereka, namun ternyata sekarang malah menjauh.


Gua ngga bisa membenarkan ataupun menyalahkan karena gua juga toh ngga tau pasti apa yang mereka alami dalam hidup mereka, betapa mungkin banyak kekecewaan yang terjadi yang membuat mereka berpaling dari Tuhan.


Tapi jadi inget ma perkataan Rick Warren atau Joel Osteen yang kurang lebih bilang gini, "Setia sama Tuhan ketika segala sesuatu berjalan dengan lancar itu gampang. Tetapi tetap setia padaNya ketika badai menghantam, dibutuhkan iman!", seperti biasaa.. gua lupa tepatnya gimana, huehehehe ;p


Cuman jadi mikir.. perlu untuk memasukkan dalam doa supaya Tuhan tetap menguatkan kita dalam menghadapi cobaan apapun di hidup ini agar kita dapat tetap bertahan dan mata kita tetap tertuju padaNya, bukannya malah berpaling daripadaNya.


Lord, You're more than anything.. I will never let You go, never ever let You goo..


Rabu 21/3 (1:51 am)


-Indah-

Tentang Hidup

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Rabu 21/3 (12:30 am)


Tadi pas dalam perjalanan menuju ke toko stationery (baru nyadar nih kata satu bribets bangets ya nulisnya, hahaha ;p), gua kepikiran beberapa hal.


Pertama, tentang proses.


Sejak awal tahun ini, rumah (ortu) gua lagi diperbaiki di sana sini. Gua sebenernya ngga terlalu merhatiin juga sih, I dunno.. maybe karena gua tipe sentimentil yang seringan ngeribetin yang ngga penting2 amat, hahaha.. and gua not that adaptable to change.


Jadi ketika menyadari bahwa banyak hal yang akan berubah, gua lebih memilih "menutup mata" selagi prosesnya karena ada perasaan kehilangan ketika yang lama harus "pergi", walaupun yang baru mungkin saja lebih baik dari yang lama, tetap aja ngga bisa segampang itu mengenyahkan rasa kehilangan.


Hari ini gua baru tahu kalau tempat yang belakangan dipakai untuk mencuci pakaian, ternyata udah dibongkar dan di sana terdapat puing yang bertumpuk menjadi satu gundukan. Berasa rungsep bangets dhe ngeliatnya.


Belon lagi, kamar mandi nyokap juga dibongkar and diganti ubinnya. Pemasangan ubin barunya sendiri harus menunggu keesokan hari karena barangnya belon datang jadilah di malam pembongkaran ubin lama, itu kamar mandi lantainya itu gradakan and ngga rata. Ngga enak dilihat and pastinya ngga enak buat ditapaki kaki.


Tapi dalam hitungan satu hari aja, tukang yang ngerjain kamar mandi udah kelar memasang sebagian besar ubin dengan rapi and tadaa.. beda jauh bangets dhe tampilan antara sebelon diganti, pas lagi dibongkar sama setelah dipasang!


Jadi mikir.. yang namanya "proses" itu mang seringkali ngga enak yaa.. ya ngga enak dilihat, ngga enak dirasa and beragam macam ngga enak ngga enak lainnya. 


Tapi tunggulah dengan sabar sebentar lagi sampai prosesnya itu selesai maka kita akan terkagum2 melihat hasilnya yang jauh lebih bagus dari sebelonnya!


*kalau ternyata lebih buruk sih itu apes namanya, wakakakakak ;p*


Begitu juga dengan hidup kali ya? Ngga mungkin khan cuman datar2 aja? Sama seperti laut yang mengalami pasang surut, dalam kehidupan ini juga pastinya kita akan mengalami grafik naik dan turun. Ngga peduli betapapun kerasnya usaha kita mempertahankan diri tetap berada di garis lurus tersebut, akan datang gelombang yang menggeser kita dari kedudukan semula.


Proses.


Tuhan pasti punya banyak sekali cara untuk memproses kita ya. Terlebih, Dia yang paling tahu kelemahan dan kelebihan setiap dari kita. Dia yang paling mengerti cara dan jalan apa yang harus kita lalui agar bisa bertumbuh.


Sama seperti masakan yang harus digodok terlebih dulu agar bumbu2nya meresap dan sayur2nya lebih empuk hingga enak buat dikunyah, mungkin banyak juga dari kita yang saat ini sedang dalam proses "penggodokan" dan tinggal menunggu sebentar lagi sampai proses itu selesai.


Kedua, tentang dibuang sayang. 


Masih dalam perjalanan yang sama menuju toko stasionari yang ternyata udah tutup karena gua nyampenya kemalaman, gua jadi kepikiran kejadian di sore harinya.


Ceritanya gua lagi menelusuri cerpen2 lama buat diedit2 and kalo sempat mau dikumpulin and diikutsertakan dalam lomba kumcer.


Gua termasuk tipe yang sayang membuang sesuatu, ya itu dikarenakan faktor sentimentil yang seringkali ngga pada tempatnya, wakakakakak..


Dari awalnya cuman menghilangkan kata2 agar kalimat menjadi lebih efektif, akhirnya gua malah merombak setengah bagian awal dari cerpen itu agar ritme-nya lebih 'dapat' dan 'nyambung' dengan setengah bagian akhir.


Jadi mikir..


Mungkin yaa.. seringkali kita itu mempertahankan hal2 yang seharusnya udah kita buang dari kapan tahu, and pada akhirnya apa yang kita simpan itu justru menjadi beban yang ngga kita sadari.


Cckk.. betapa hidup ini sebenernya mungkin ngga ribets2 amat kali ya, cuman kitanya aja yang suka meribetkan apa yang sebenernya simpel, huehehehehe..


Tadi pas di parkiran sambil nunggu pesanan bakut, gua menatap deretan ruko2 yang berdempetan yang kalau malam itu bisa dibilang jadi tempat jualan makanan.


And I question myself, "Apa harus nunggu ada di tempat yang menawarkan ketenangan dulu baru bisa mulai menghasilkan sesuatu?"


Khan suka tuh di adegan film2 atau penggambaran di cerita2, penulis itu suka menyepi ke pantai atau rumah peristirahatan di gunung atau yang semacam Ubud githu buat mendapatkan ketenangan agar bisa menulis dengan lancar.


Tapi dipikir2, ngga semua orang punya that kind of luxury juga khan? Dan lagi, belon tentu juga mereka semua dulunya seperti itu? Butuh perjuangan juga untuk bisa sampai ke tahap menulis di pinggir pantai, iya khan? Who knows?


Dan gua juga jadi banyak berpikir ketika melihat sebatang pohon yang hidup segan, mati pun tak mau, huehehehe.. udah kaya laguu :p


Maksudnyaa.. dibilang hidup ya kok udah ngga ada daun2 hijaunya lagii, tapi dibilang tuh pohon udah mati juga ya kok masih tetap tegak berdiri selama sekian tahun?


Akhirnya sampailah pada kesimpulan.. 


"It's not about where you are.. but it's more about is God there with you?"


Iya, pada akhirnya semuanya kembali pada pertanyaan, "Apakah Tuhan menyertai elo?"


Karena hanya dalam penyertaanNya, elo ngga perlu takut akan di mana elo berada, you can bloom anywhere, even at the most unexpected place!


Dari lahan tandus sekalipun, bila Tuhan berkenan, maka kita bisa tetap tumbuh subur. Sementara di tanah yang subursekalipun, tanpa penyertaan Tuhan maka kita hanya akan menjadi pohon yang kering dan tidak berbuah.


Tiba-tiba gua jadi ngerasa kangen walau gua ngga tau pasti apa yang gua kangenin. Atau mungkin lebih tepatnya gua ngga berusaha mencari tahu apa yang gua kangenin karena mungkin alam bawah sadar gua mengira toh gua ngga akan mendapatkannya juga jadi lebih baik ngga usah mencari tahu, huahahahaha ;p


Tapi salah satu rasa kangen yang gua tau adalah.. gua kangen mendapatkan beragam hal tentang kehidupan dari apa yang ada di sekitar. Gua kangen menikmati hujan dan mendapatkan suatu kesimpulan tentang kehidupan sambil merasakan tetes2 air itu membasahi wajah dan tubuh. Gua kangen pergi ke tempat2 selain mal. 


Nah khan.. dipancing satu, keluar dhe kekangen2an lainnya, wakakakak..


Apakah sesuatu yang kita kangenin itu harus sesuatu yang dulu pernah ada namun kini tidak ada lagi di sini? Apakah sesuatu yang kita kangenin itu adalah sesuatu yang belon pernah hadir dalam hidup kita?


Walau memang yaahh.. rada aneh juga sih untuk kangen ama sesuatu yang ada dalam genggaman, ahahahaha :p


And I'm still wondering at times.. hidup ini sebenernya untuk apa sih? And bagaimana cara yang tepat untuk mengisinya?


Ahh.. satu lagi yang gua kangen.. gua kangen bertanya2 tentang berbagai macam hal, even hal2 yang sepele and kayanya ngga bangets untuk ditanyakan, huahahaha..


Ada semacam "kesenangan" dalam mempertanyakan sesuatu. Tapi ngga tau kenapa, rasanya belakangan ini gua mulai jarang mempertanyakan apapun, entah mengapa.


Dan rasanya udah lama gua ngga denger suara kicauan burung, ahh.. kalian pada pergi ke mana toh?


Demikian postingan untuk malam ini, sekarang saatnya beauty sleep karena udah jam 1 boo! Have a sweet dream and see youu..


Rabu 21/3 (1:06 am)


-Indah-

Si Oranye Yang Makin Terlantar

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Selasa 20/3 (11:54 pm)


Makin majunya teknologi mau ngga mau membuat perubahan di berbagai hal. Seperti ada dibilang, "We need to let go of something in our life to make some space for the new ones to come in," lupa tepatnya siapa yang mengatakan itu dan bagaimana kalimat tepatnya, hahahaha.. Intinya, you can't have it all.


Anywayy, postingan kali ini berhubungan dengan dunia pos, tepatnya bis surat. Udah liat si oranye yang mejeng di awal postingan blog ini? Yupp.. itu yang dinamakan bis surat, biasanya di tiap perumahan minimal ada satu bis surat tempat orang menyemplungkan surat2 mereka yang telah ditempel perangko pastinya. Secara berkali akan datang Pak Pos yang mengambil semua isi bis surat ini lalu membawanya ke kantor pos kemudian disortir lalu mulai dikirimkan ke alamat penerima.


Pada masa keemasannya, dalam sehari bisa beberapa kali bis surat ini diangkut isinya, kalau daerah yang ramai mungkin bisa didatangi 3-4 kali dalam sehari untuk dikosongkan agar tidak terlalu menumpuk, terlebih menjelang hari raya yang mana dulu orang sibuk saling mengirim kartu Lebaran ataupun kartu Natal dan Tahun Baru, baik tahun baru Masehi maupun Sin Cia.


Tapi sekarang?


Sejak maraknya teknologi ponsel, ditambah makin murahnya tarif sms plus dulu itu lumayan banyak situs gratis untuk mengirimkan e-card, perlahan namun pasti, orang mulai berpaling dari cara mengirimkan surat secara tradisional dan menggantikannya dengan pengiriman elektronik.


Di satu sisi, bagusnya sih mengirimkan surat elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah e-mail itu dipastikan lebih cepat sampai ke penerima, bisa dalam hitungan detik pula walau tinggalnya di belahan dunia yang berbeda! Canggih khan? Coba bayangkan kalau surat itu harus menempuh perjalanan laut maupun udara, huaa.. dijamin dhe makan waktu jauuuhh lebih lama dibanding ngirim e-mail!


Namun tetap saja ada satu hal dari cara tradisional ini yang ngga bisa digantikan oleh yang modern, yaitu.. personal touch-nya boo!


Kebayang ngga sih bahwa menulis surat yang panjang itu jelas butuh waktu, niat dan usaha yang lebih besar daripada mengetikkannya di kompie macam yang sedang gua lakukan ini, hahahaha..


Dan tulisan tangan itu ngga konstan. Manusia normal umumnya bagaimana perasaannya pada saat menulis itu berpengaruh pada hasil tulisan tangannya :p Menarik ya sebenernya mempelajari seni tulisan tangan, hahaha.. atau coba dhe amati tulisan tangan sendiri aja dan coba analisa kepribadian kita sendiri berdasar tulisan tangan kita :))


Ada sesuatu yang personal dari cara tradisional yang mulai ditinggalkan ini. Kalau mengirimkan e-card, hanya jari saja yang sibuk bergerak sementara anggota tubuh yang lain tetap di tempat sementara mata menatap layar terus menerus, ngga demikian halnya dengan mengirimkan kartu pos, misalnya. Kita khan harus jalan ke toko yang menjual kartu pos, terus milih2 kartunya lalu beli perangko terus tuh kartu ditulisin dulu kemudian ditempelin perangko baru dhe di-pos-in.


Kegiatan yang jelas memakan waktu lebih lama, tapii.. kebayang ngga sih dari kegiatan ini aja kita bersentuhan dengan berapa banyak orang? :D Sementara via elektronik itu semuanya dilakukan hanya dengan menatap layar dan jari yang lebih sibuk "berbicara" sementara mulut terkunci.


Baiklah, mulai melebar ke mana2, wakakakakak.. padahal alasan utama kenapa gua motret nih bis surat karenaa..


Well, beberapa waktu lalu gua sempat blogwalking ke sana sini, mampir ke blog2 yang berkaitan dengan postcard githu terus salah satu blogger tersebut bilang kalo dia sedih melihat beberapa bis surat itu udah mulai RIP, alias ngga lagi dioperasikan karena minimnya surat yang bisa diangkut, jadi daripada buang2 waktu untuk ngecek nih bis surat tiap hari tapi ngga pernah ada isinya, jadilah beberapa bis surat "dimatikan".


Lalu apa hubungannya dengan kotak oranye di postingan gua ini? Si oranye ini adalah teman setia di mana jaman SMA dulu gua sering mencemplungkan banyak surat ke dalamnya untuk dikirimkan ke sahabat2 pena, dan ini berlangsung selama sekian tahun. Sampai kemudian frekuensi sempat berkurang, dan belakangan ketika mulai kembali aktif berkirim postcard, gua lebih milih untuk nyerahin langsung ke bis surat karena lebih cepat prosesnya.


Anywayy.. beberapa kali melewati bis surat ini, gua menyadari satu perubahannya, yaitu di sisi sampingnya itu tertempel selembar kertas putih. Melihat itu gua langsung berasa *degg* and mellow seketika menyadari bahwa kemungkinan besar bis surat ini juga udah ngga aktif lagi, hikss..


Setelah berulang kali niat memastikan apa sih yang tertera di kertas putih tersebut namun ngga pernah kesampean, di suatu hari gua akhirnya berkesempatan untuk melihat dari dekat. 


Dengan perasaan sentimentil gua perlahan mendekati kotak pos itu, ngga tega rasanya melihat tulisan yang menegaskan bahwa nih bis surat udah ngga aktif lagi.


Namun ternyataaa..


Amplop dhe aww! Itu kertas ternyata iklan, huahahahahaha.. tentang obral cuci gudang githu, huahahahahaha..


Tertippuuu dhe aww! :p


Tapi gua lumayan lega karena si oranye ini masih "hidup", yeaahh.. mungkin besok2 kalo gua pas mau ngirim ke Jakarta juga, gua akan mempergunakannya ;)


Pas balik ke mobil sehabis menjepret foto si oranye, keponakan gua nyeletuk, "Itu telepon umum ngga sekalian difoto?"


Hmm.. ide yang bagus :p


Kapan2 dhe gua cerita soal telepon umumnya :))


Untuk saat inii.. ayoo ayoo, yang pengen mendapatkan surat tradisional bisa ikutan tukeran postcard di Postcrossing ^o^


I see you when I see you again ;)


Rabu 21/3 (12:22 am)


-Indah-