~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Wednesday, March 21, 2012

Si Oranye Yang Makin Terlantar

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Selasa 20/3 (11:54 pm)


Makin majunya teknologi mau ngga mau membuat perubahan di berbagai hal. Seperti ada dibilang, "We need to let go of something in our life to make some space for the new ones to come in," lupa tepatnya siapa yang mengatakan itu dan bagaimana kalimat tepatnya, hahahaha.. Intinya, you can't have it all.


Anywayy, postingan kali ini berhubungan dengan dunia pos, tepatnya bis surat. Udah liat si oranye yang mejeng di awal postingan blog ini? Yupp.. itu yang dinamakan bis surat, biasanya di tiap perumahan minimal ada satu bis surat tempat orang menyemplungkan surat2 mereka yang telah ditempel perangko pastinya. Secara berkali akan datang Pak Pos yang mengambil semua isi bis surat ini lalu membawanya ke kantor pos kemudian disortir lalu mulai dikirimkan ke alamat penerima.


Pada masa keemasannya, dalam sehari bisa beberapa kali bis surat ini diangkut isinya, kalau daerah yang ramai mungkin bisa didatangi 3-4 kali dalam sehari untuk dikosongkan agar tidak terlalu menumpuk, terlebih menjelang hari raya yang mana dulu orang sibuk saling mengirim kartu Lebaran ataupun kartu Natal dan Tahun Baru, baik tahun baru Masehi maupun Sin Cia.


Tapi sekarang?


Sejak maraknya teknologi ponsel, ditambah makin murahnya tarif sms plus dulu itu lumayan banyak situs gratis untuk mengirimkan e-card, perlahan namun pasti, orang mulai berpaling dari cara mengirimkan surat secara tradisional dan menggantikannya dengan pengiriman elektronik.


Di satu sisi, bagusnya sih mengirimkan surat elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah e-mail itu dipastikan lebih cepat sampai ke penerima, bisa dalam hitungan detik pula walau tinggalnya di belahan dunia yang berbeda! Canggih khan? Coba bayangkan kalau surat itu harus menempuh perjalanan laut maupun udara, huaa.. dijamin dhe makan waktu jauuuhh lebih lama dibanding ngirim e-mail!


Namun tetap saja ada satu hal dari cara tradisional ini yang ngga bisa digantikan oleh yang modern, yaitu.. personal touch-nya boo!


Kebayang ngga sih bahwa menulis surat yang panjang itu jelas butuh waktu, niat dan usaha yang lebih besar daripada mengetikkannya di kompie macam yang sedang gua lakukan ini, hahahaha..


Dan tulisan tangan itu ngga konstan. Manusia normal umumnya bagaimana perasaannya pada saat menulis itu berpengaruh pada hasil tulisan tangannya :p Menarik ya sebenernya mempelajari seni tulisan tangan, hahaha.. atau coba dhe amati tulisan tangan sendiri aja dan coba analisa kepribadian kita sendiri berdasar tulisan tangan kita :))


Ada sesuatu yang personal dari cara tradisional yang mulai ditinggalkan ini. Kalau mengirimkan e-card, hanya jari saja yang sibuk bergerak sementara anggota tubuh yang lain tetap di tempat sementara mata menatap layar terus menerus, ngga demikian halnya dengan mengirimkan kartu pos, misalnya. Kita khan harus jalan ke toko yang menjual kartu pos, terus milih2 kartunya lalu beli perangko terus tuh kartu ditulisin dulu kemudian ditempelin perangko baru dhe di-pos-in.


Kegiatan yang jelas memakan waktu lebih lama, tapii.. kebayang ngga sih dari kegiatan ini aja kita bersentuhan dengan berapa banyak orang? :D Sementara via elektronik itu semuanya dilakukan hanya dengan menatap layar dan jari yang lebih sibuk "berbicara" sementara mulut terkunci.


Baiklah, mulai melebar ke mana2, wakakakakak.. padahal alasan utama kenapa gua motret nih bis surat karenaa..


Well, beberapa waktu lalu gua sempat blogwalking ke sana sini, mampir ke blog2 yang berkaitan dengan postcard githu terus salah satu blogger tersebut bilang kalo dia sedih melihat beberapa bis surat itu udah mulai RIP, alias ngga lagi dioperasikan karena minimnya surat yang bisa diangkut, jadi daripada buang2 waktu untuk ngecek nih bis surat tiap hari tapi ngga pernah ada isinya, jadilah beberapa bis surat "dimatikan".


Lalu apa hubungannya dengan kotak oranye di postingan gua ini? Si oranye ini adalah teman setia di mana jaman SMA dulu gua sering mencemplungkan banyak surat ke dalamnya untuk dikirimkan ke sahabat2 pena, dan ini berlangsung selama sekian tahun. Sampai kemudian frekuensi sempat berkurang, dan belakangan ketika mulai kembali aktif berkirim postcard, gua lebih milih untuk nyerahin langsung ke bis surat karena lebih cepat prosesnya.


Anywayy.. beberapa kali melewati bis surat ini, gua menyadari satu perubahannya, yaitu di sisi sampingnya itu tertempel selembar kertas putih. Melihat itu gua langsung berasa *degg* and mellow seketika menyadari bahwa kemungkinan besar bis surat ini juga udah ngga aktif lagi, hikss..


Setelah berulang kali niat memastikan apa sih yang tertera di kertas putih tersebut namun ngga pernah kesampean, di suatu hari gua akhirnya berkesempatan untuk melihat dari dekat. 


Dengan perasaan sentimentil gua perlahan mendekati kotak pos itu, ngga tega rasanya melihat tulisan yang menegaskan bahwa nih bis surat udah ngga aktif lagi.


Namun ternyataaa..


Amplop dhe aww! Itu kertas ternyata iklan, huahahahahaha.. tentang obral cuci gudang githu, huahahahahaha..


Tertippuuu dhe aww! :p


Tapi gua lumayan lega karena si oranye ini masih "hidup", yeaahh.. mungkin besok2 kalo gua pas mau ngirim ke Jakarta juga, gua akan mempergunakannya ;)


Pas balik ke mobil sehabis menjepret foto si oranye, keponakan gua nyeletuk, "Itu telepon umum ngga sekalian difoto?"


Hmm.. ide yang bagus :p


Kapan2 dhe gua cerita soal telepon umumnya :))


Untuk saat inii.. ayoo ayoo, yang pengen mendapatkan surat tradisional bisa ikutan tukeran postcard di Postcrossing ^o^


I see you when I see you again ;)


Rabu 21/3 (12:22 am)


-Indah-

1 raindrops:

erlinda sukmasari wasito said...

mbak, tapi kok yaaaaa saya udah berjuang bikin kartu lebaran dan ngirim ke sodara plus teman2 ternyata yg nyampe cuma ke 2 orang, 2 lagi raib tanpa jejak. udah gitu nyampenya lama padahal katanya cuma 2 hari.hahahahhaha.jadi sebel mau ngirim lagi.makanya sekarang pake surel :D

Post a Comment

thank you for coming and reading.. would love to hear your thoughts on the related post ;)