~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Monday, March 26, 2012

Spices of Life : Eka Situmorang-Sir

Gambar diambil dari : koleksi pribadi Eka


Eka Situmorang Sir, bagi mereka yang aktif bersosialisasi via jejaring sosial, nama yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi.


Bagi mereka yang mengenalnya secara langsung maupun yang bersua dan bertegur sapa via dunia maya, sulit rasanya jika diminta mendefinisikan Eka hanya dalam 1 kata.


Karena let's see, kata apa yang bisa digunakan untuk menggambarkan Eka? Bersemangat. Ceria. Ramah. Smart. Perhatian. Setia kawan (ya ya ya, itu dua kata sih, haha, tapi cueks aahh :p). Periang. Baik. Petualang. Bertanggung-jawab. Berdedikasi.


Naahh.. udah ada segitu banyak kata aja, masih belon bisa dengan tepat menggambarkan seorang Eka karena dijamin dhe, Eka is a looott more than that!


Lupa dhe kapan tepatnya pertama kali mengenal Eka, apakah melalui blognya atau karena game Pet Society di FB, hahaha.. pastinya udah sekian tahun berlalu tapi baru bener2 bertatap muka itu di tanggal 26 November 2011 lalu pas Eka menjadi salah satu pembicara di Workshop Menulisnya Kampung Fiksi.


Bagi mereka yang mengenal Eka di dunia blogging, kesan yang tertangkap melalui postingan Eka tidak jauh berbeda dengan Eka in person. Sometimes khan ada tuh yang di blog berapi2 gimana tapi pas ketemu langsung eh ternyata orangnya amat sangat kalem lhoo, hihihi..


Naahh.. Eka ini sama bersemangatnya dalam ngeblog ataupun pas ketemu langsung. Dia itu bisa membuat suasana menjadi 'hidup' :D


"Spices of Life" kali ini berkesempatan melakukan wawancara dengan Eka, di mana ia akan berbagi pandangan secara umum tentang kehidupan dan hal2 apa yang termasuk dalam kategori "menikmati hidup" versinya.


Yukk, kita simak sama2 tanya jawab berikut ini ;)


~.*.~


Eka identik dengan sibuk, karena ada banyak sekali kegiatan yang dilakoni dalam mengisi hari demi hari. Bisa digambarkan akhir pekan ideal versi kamu?


Akhir Pekan ideal? Hmm apa ya? Gak masalah acaranya apa atau di mana, yang penting sih bisa quality time sama suami, itu akhir pekan yang ideal hehe ^_^


*bukan tentang melakukan apa, tapi dengan siapa :D ayy.. jawaban yang mantaps!*


Lanjutkan kalimat berikut, "Hidup itu.."?


Hidup itu Tanggung Jawab


Gimana awal mulanya terjun ke dunia blog? Dan bagaimana dalam waktu yang relatif singkat bisa mengumpulkan sekian banyak pengunjung tetap?


Awal ngeblog karena disuruh-suruh teman yang gemas lihat notes-notes saya berserakan di FB, akhirnya buat blog deh. Hmm gak pernah berencana mengumpulkan pengunjung, saya cuma menulis lalu bisa kenalan sama banyak orang :)


*menulislah karena ingin menulis, hal2 lainnya itu bonus ;)*


Ada alasan di balik pemilihan "Each day is a new life. Seize it. Live it." sebagai judul blog kamu?


Tentu saja ada :) That tag line is a reminder for me to enjoy my life day by day and write it before I forget :D


*penting juga buat diingat nih*


Hal2 apa yang senang kamu bagikan lewat blog? Adakah postingan2 tertentu yang mengandung pesan khusus yang ingin kamu sampaikan untuk pembaca blog kamu?


Seringnya cerita tentang kehidupan sehari-hari juga perjalanan wisata atau kuliner kalau saya habis bepergian, gak ada hal khusus sih. Tapi yang pasti saya inginnya yang mampir baca blog itu bisa meninggalkan blog dengan senyum dan senang hati karena mendapatkan insight baru atau apalah ;)


*ayoo, mampir ke blognya Eka dan buktikan sendiri bahwa kamu memang bisa mendapatkan 'sesuatu' sehabis singgah di sana ;)*


Apa manfaat blogging buat kamu?


Whooaaa banyak banget! Yang pasti nambah teman tapi yang paling penting menulis itu buat saya terapi jiwa.


Di samping kelebihan, tentunya ngeblog itu punya efek negatif tersendiri. Pernah ngerasain sesuatu yang ngga mengenakkan berkaitan dengan dunia blog dan bagaimana cara mengatasinya?


Pernah, kebanyakan ngeblog sampe lupa ngapa-ngapain :D abis itu bikin jadwal aja supaya dunia online dan offline tetap bisa sejalan.


*kalau saya mah ngegame itu yang bikin lupa ngapa-ngapain :))*


Banyak yang memilih untuk memisahkan antara dunia maya dan dunia nyata. Tapi kamu mengaburkan batas antara keduanya dengan melanjutkan yang berawal dari maya ke nyata, mengapa?


Karena emang senang dapat teman baru ^_^


Mencermati beragam postingan di blog, kamu sepertinya menyukai makan :D Apa makanan kesukaanmu, dan wisata kuliner teraneh apa yang pernah dialami?


Haha keliatan aku suka makan ya? :D well so far aku suka banget sama durian! Durian is the best deh, pernah seminggu di Medan tiada hari tanpa durian haha. Wisata kuliner teraneh? Kayaknya gak ada, saya rada geli soalnya kalo nyoba makanan aneh-aneh


*durian is yummyy :q bikin ngiler dhe, Kaa*


Bisa ceritakan pengalaman travelling ataupun kuliner yang paling tidak terlupakan?


Nah kalau soal travelling ini serruuu, saya pernah menjelajah Jakarta hingga ke Medan naik mobil, nyetir bareng bapak saya. Itu seru luar biasa! ^_^


*medannya menantang yaa untuk ditaklukkan? :D*


Travelling, blogging, kuliner, semuanya itu punya potensi untuk dibukukan, terlebih gaya bercerita kamu membuat pembaca merasa terlibat dalam apa yang diceritakan, ngga ingin membukukan pengalaman nih?


Keinginan itu selalu ada, tapi sampai sekarang belum terlaksana. Doakan yaaa ;)


*amiinn.. ditunggu ya bukunya, Kaa ;)*


Di awal2 ngeblog, kamu sering mosting cerita pendek ya, kok sekarang udah ngga pernah lagi? Tema cerita seperti apa yang paling senang kamu angkat?


Ohiya, dulu senang mosting cerpen. Agak kapok, banyak yang suka copas :p tapi kepikiran pengen bikin cerpen lagi sih. Tema? Biasanya cinta-cintaan hehe.


Mari sekarang kita bicarakan tentang lomba menulis :)) Gimana awalnya bisa terlibat dalam lomba menulis? Dan biasanya info perlombaan menulis itu didapat dari mana?


Gak sengaja lihat teman-teman lain ikutan lomba nulis terus saya juga coba-coba :D info lomba nulis biasanya dari teman-teman. Btw saya gak pelit sharing kalau ada lomba, biasanya saya kasih tau teman-teman lewat twitter atau FB :)


*hayoo.. buat yang hobi ikutan lomba nulis, jangan lupa mampir2 ke FB-nya Eka or Twitter-nya Eka yaa, biar bisa dapatin info lomba :D*


Apa tantangan terbesar dalam mengikuti beragam perlombaan menulis? Dan apa saja yang telah kamu menangkan? 


Biasanya karena kesibukan jadi lupa deadline-nya :D haha. Apa yah yang dimenangin? Gadget, trip wisata, voucher belanja, pernah saya dapatkan sebagai hadiah lomba blog.


Ada tips dan saran bagi para pembaca yang juga senang mengikuti perlombaan menulis?


Lomba menulis itu mengasah kemampuan. Ikut banyak lomba sah-sah saja tapi tetap harus selektif apa yang mau diikuti supaya fokus.


*saran Eka buat selektif itu bener bangets lho, karena kalau kebanyakan ikutan lomba, apalagi yang deadline-nya berbarengan, bisa bikin ngga fokus menulis-nya karena pikiran bercabang2*


Saat ini hidup kamu berjalan lebih dari sekedar baik, masih menyimpan suatu impian yang belum terealisasi?


Bikin buku! :D


*ayoo, Kaa, semangaatt.. ada target ngga nih kapan harus terwujudnya?*


Model travelling macam apa yang disukai? Sejauh ini, wisata alam ke mana yang paling disukai, mengapa?


Saya bukan penggemar backpacker tapi juga gak punya gudang uang untuk travelling kayak turis dengan nginap di hotel-hotel mahal, jadi biasanya saya travelling dengan perencanaan alias ada budget khusus. Senangnya wisata alam dan yang paling berkesan ke Bromo kemarin karena mesti bangun jam 3 pagi untuk cari sunrise hehe.


"Menikmati hidup" versi kamu itu yang seperti bagaimana?


Baca buku di pinggir pantai sambil ngemil durian. Nah itu menikmati hidup bangetz, hehe.


Kalau kamu punya mesin waktu, adakah hal2 di masa lalu yang ingin kamu ubah? Jika ya, mengapa, jika tidak, mengapa juga? :D


Nope, I don't wanna change a thing from my past for I am now is based on what I was before


Apa prinsip kamu yang paling utama dalam menjalani hidup ini?


Itu loh yang jadi tagline saya: Each day is a new life. Seize it. Live it.


Apa arti keluarga dan pernikahan buat kamu?


They are my everything! :)


~.*.~


Demikian wawancara dengan Eka. Ada beragam cara dalam menikmati hidup ini, bisa jadi caramu sama seperti cara Eka dalam menikmati memaknai hidup, bisa juga berbeda. 


Terima kasih atas waktunya, Eka. Ditunggu sharing2 selanjutnya di blog. Dan bagi yang telah meluangkan waktu untuk membaca "Spices of Life" edisi kali ini, semoga ada sesuatu yang bisa dipetik ;)


~.*.~


Berikut data pribadi Eka :


Nama : Eka Situmorang-Sir


Blog : http://ceritaeka.com


Twitter : @ceritaeka


Facebook : Cerita Eka


E-mail : ceritaeka@gmail.com


Sampai jumpa di edisi berikutnyaa :D


Take care and let's enjoy the ride of life ;)


-Indah-
Maret 2012

Friday, March 23, 2012

Cooking : Jamur Kecap

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Jumat 23/3 (1:44 pm)


Masakan yang satu ini, selain enak dan gampang memasaknya, yang ngga kalah penting adalah waktu pemasakannya yang relatif singkat, ahahaha..


Salah satu acara or rubrik or nama majalah pas bangets untuk menggambarkan "jamur kecap" ini, yaituu.. sedap sekejap, ahahahaha..


Karena memang hanya sekejap aja masakan udah bisa dihidangkan, ngga makan waktu lama dhe and bahan yang dibutuhkan juga ngga banyak :D


Apaan aja tuh?


Bahan : 
Jamur
Bawang putih
Bumbu penyedap rasa ayam (or sapi, sesuai selera), optional, bisa diganti dengan garam
Kecap
Minyak sayur
Air


Persiapan :
- Potong jamur, ukuran terserah
- Kalau doyan bawang putih, bisa dipotong kecil2, kalo ngga doyan mending potong rada besaran jadi gampang disisihkan setelah matang :p


Cara memasak :
1. Tumis bawang putih hingga harum
2. Masukkan jamur, tambahkan kecap dan bumbu penyedap lalu aduk2 hingga bumbu meresap rata
3. Tambahkan sedikit air dan aduk2 kembali
4. Tadaa.. "jamur kecap" siap diicip


Gampang bangets khan tuh? Total dari persiapan sampai matang paling hanya 15 menit, bisa kurang :D


Selamat menikmatii :q


Jumat 23/3 (1:53 pm)


-Indah-

Thursday, March 22, 2012

Yummyy : Mie Kangkung

Gambar diambil dari : koleksi pribadi



Kamis 22/3 (11:16 pm)


Gua termasuk tipe yang gampang geli kalo ngeliat penampilan makanan, hahahaha.. Bahkan ngeliat sambal ulek yang bawangnya masih keliatan berbentuk bawang aja suka bikin ilfil :p Padahal yaa.. kalau mau merem2 dikits terus nyomot tuh sambal, rasanyaa.. uenaaak, jauh lebih mantaps dibanding sambal botolan, ya khan? :q


Nah, mie kangkung termasuk salah satu makanan yang gua rada2 gimanaa githu kalo ngeliatnya, haha.. 


Pas pertama ko2 gua beli and nawarin, gua nolaks.. terus yang udah pada makan laporan kalo nih mie kangkung uenaak tenan jadilah beberapa hari kemudian nyokap beli 5 bungkus githuu..


Berhubung gua khan males tuh ya makan nih mie jadilah gua lebih milih masak mie instan, huahahaha, tapi terus nyokap nyeletuk, "Lha, udah beli banyak githu, kalo ngga dimakan, buat siapa donks?"


Huhuhu.. ya sutralah, terpaksa dhe melupakan mie instan and makan nih mie yang ternyataa.. huaa, rasanya sedaapp!


Mie kangkung ini isinya ya seperti namanya, ada mie rebus (mungkin mie telur kali ya?) and kangkung pastinya, di samping dua bahan itu ada juga toge and ayam.


Buat ukuran 10 ribu, porsinya lumayan lah, ngga dikits2 amat walau ngga bisa dibilang berlimpah juga, 'pas' githu dhe, bisa dinikmati tanpa bikin tetap lapar ataupun jadi begah karena kekenyangan, hahaha..


Tapi pastinya rasanya enak lhoo.. mie kangkung ini dijual di gerobak githu, mangkal di depan BCA deket rumah and siang2 jam 3an sih katanya udah ludes semua saking laris manisnya.


Jadi pastikan yang mau icip2, datangnya rada pagian yaa :q


Ngomongin makanan di malam hari itu emang paling enak pas perut lagi kenyang, hahaha.. jadi ngga ngeces ngeliat makanan enak :p


Kamis 22/3 (11:22 pm)


-Indah-

Wednesday, March 21, 2012

Simple Little Things Called Holding Hands

Gambar diambil dari : 
http://timmcmorris.com/portfolio/the-simple-little-things-of-life/




Rabu 21/3 (6:48 pm)


Harus gua akui bahwa efek dari keseringan nonton film Hollywood terus sempet mengkonsumsi Harlequin dalam dosis tinggi ditambah lagu2 yang kadang menggumbar kata2 romantis, sedikit banyak turut menyumbang dalam terbentuknya image di kepala gua tentang seperti apa sih sesuatu yang romantis itu :p


Ya ya yaa.. klise emang, kalau ditanya, "Romantis itu yang seperti apa sih?", pasti gua jawabnya ngga beda dari : candle light dinner, dansa di bawah bulan purnama terus coklat and mawar, and beragam hal2 lainnya dhe, yang intinya ngga ada yang simple, huahahahaha..


Tapi yaa.. ini kejadian sih sebenernya udah lamaa.. saking lamanya gua ampe lupa dulu udah pernah cerita apa belon ya :p


Tapi kepikiran soal ini lagi soalnya pas lagi iseng liat blog, di bagian bawah postingan khan ada tuh tulisan "you might also like" and ada postingan alternatif yang bisa elo liat, naahh.. di bawah postingan "BitterSweet Love" yang belon lama gua pejeng, ada salah satu postingan yang awalannya berjudul "Simple Little Thing Called" (A Smile ama Love) githu dhee.. jadi keinget ma judul postingan kali ini :)


Soo.. apa maksud "simple little things called holding hands"?


Begini ceritanya, lagi2 kejadiannya di gereja, hahaha.. beginilah kalo lagi kebaktian itu bukannya konsen dengerin khotbah malah mata ke mana2 and pikiran melayang jauuuhh dari mimbar tempat pendeta berdiri.


Dalam penjelajahan mata itulah gua menangkap satu gerakan sederhana yang bikin gua membatin, "It's soo sweet" githu lhoo..


Emangnya tuh orang ngapain sih?


Beginii.. mereka berdua adalah pasangan suami istri yang telah menikah sekian puluh tahun lamanya. Sang suami itu seringkali tertidur di dalam gereja. Kedua matanya terpejam dan tangannya menyilang di dada. Ngga tau juga sih beneran tidur atau cuman merem aja, hahaha, abis "tidur"-nya itu suka sambil manggut2, jadi kesannya khan mendengarkan, wakakakakak :p


Anywayy.. suatu Minggu, gua melihat si istri meraih salah satu tangan suaminya dan menaruhnya di antara kedua telapak tangannya terus ditepuk2 githu.


Pas ngeliat itu.. ngga tau kenapa.. gua ngerasa duhh tindakan sederhana itu rasanya manis bangetss.. and ehemm.. romantis, ahahaha..


Amplopp dhee.. padahal apa romantisnya megang tangan dibanding acara makan malam berlilin cobaa :p


Tapi ya ituu.. in the end gua rasa dengan banyaknya contoh2 kecil yang gua liat di sekitar seakan kembali mengingatkan gua bahwa sometimes it doesn't really matter what you do.. what matters more is who's the one with you ;)


Ya toohh.. coba kalau candle light dinner di bawah bulan purnama tapii makan malamnya sama orang yang elo benci yang terpaksa elo nikahi karena ortu elo berhutang banyak ma tuh orang, huahahahaha.. pasti ngga ada romantis2nya khaann? Khan!


Demikian laporan pandangan mata mengenai hal2 simpel yang seringkali terasa sedemikian menyentuh dan psstt.. tahu ngga sih, bisa dilakukan oleh siapa aja lhoo, jadii.. tunggu apa lagee?!


Rabu 21/3 (7:13 pm)


-Indah-

Bittersweet Love - Foto Duet


Gambar diambil dari : koleksi pribadi

*iseng ikutan kuis di Twitter-nya Gagas Media :p*

(ya ya yaa.. udah bikin tapi ngga menang mending dipejeng aja biar ngga mubazir, wakakakakak :p)

CoD : Sometimes Things Are Just.. Different, And No More Than That!

Gambar diambil dari :
http://thecontentwrangler.com/2011/12/13/technical-communication-2012-our-biggest-challenge-is-thinking-differently-about-being-different/


Rabu 21/3 (10:01 am)


Beberapa waktu belakangan gua lagi demen lagi ma yang namanya blogwalking, itu tuh kegiatan mengunjungi blog2 tetangga, bisa blog2 teman yang udah dikenal and sering dikunjungi sebelumnya ataupun blog yang baru disambangi hasil ngeklik2 link blog yang nongol di komen postingan seseorang atau dari daftar blog yang suka dipejeng pemilik blog di bagian samping.


Terkadang pemilihan blog secara 'random' gini suka membawa penemuan menarik :)


Salah satu blog yang semalam gua lahap sana sini postingannya adalah blog milik Sari Musdar, jangan tanya bagaimana gua bisa terhubung dengan dia di Twitter, hahahaha.. kayanya karena gua terhubung dengan salah satu traveller terus Sari ini termasuk kontak dari tuh traveller and karena twit2nya menarik or gimana lah, akhirnya gua follow dia and malah iseng mengunjungi blognya and jadi baca2 postingan2nya dhe, hahaha :))


Ada satu postingan yang secara khusus menarik minat gua lebih dari yang lainnya, yaitu postingan Sari tentang Lodovic Hubler, seorang hitchhiker asal Perancis yang mana di postingannya itu Sari menampilkan wawancara dengan Ludovic and ada satu jawaban si Ludovic yang berkesan bangets buat gua.


Nih gua quote perkataannya si Ludovic, untuk versi lengkapnya silahkan baca postingannya Sari, karena yang mau gua bahas hanyalah poin yang dikemukakan Ludovic berikut ini :


"open your mind to the difference to realize that other people's perspective may not necessarily be right or wrong, but just different."


Kata2 itu gua pikir amatlah powerful and penting untuk dipahami lebih lanjut lalu dipraktekkan, hahahaha..


Poin yang mana tuh?


Itu lho poin yang bilang bahwa terkadang banyak hal itu bukanlah soal baik or buruk, tapi hanya berbeda.


Ya.. itu saja, berbeda.


Sehabis kata "berbeda" harusnya dikasih titik, tanpa perlu dikasih embel2 "lebih baik" atau "lebih buruk".


Kayanya gua pernah ngebahas tentang ini dhe, tapi berhubung postingan gua bejibun and sistem penyimpanan postingan gua ngga beres plus gua khan kalo nulis postingan jarang fokus di satu topik aja, jadii.. jangan tanya gua di postingan yang mana, wakakakakak :p


Anywayy.. 


Itu diaa.. berbeda!


Berbeda ngga selalu berarti "lebih baik" atau "lebih buruk", tapi ya cuma itu aja, berbeda. Sama halnya dengan perbedaan selera. Misalkan ada yang suka mangga, ada yang suka duren. Bukan berarti mangga lebih baik dari duren.


(Nih kayanya perumpamaan yang salah, hahahaha, karena duren seringkali a big no no menurut para dokter :p)


Sama seperti "banyak jalan menuju Roma" kali yaa.. yang mana tiap jalan itu mempunyai tingkat kesulitan dan kemudahan tersendiri, yang bisa dilakukan hanyalah memaparkan keduanya lalu tinggal tergantung orang yang akan melakukan perjalanan yang mau ngambil jalan yang mana untuk bisa sampai di Roma, jalur yang lebih sesuai dengan dirinya, karena ya khan balik lagi cocok2an boo, hahahaha..


Ya semisal gini, buat yang mabuk laut ya jelas jalur laut ngga bisa jadi dipilih khan? Lebih baik lewat jalur udara or darat. 


Berbeda.


Jadi mikir sebenernya yang menyebabkan ribut berkepanjangan itu bukanlah perbedaan itu sendiri tapi ketika ada pihak yang memaksakan bahwa yang "berbeda" itu harus menjadi "sama".


Nah, itu diaa.. pemaksaannya itu sendiri yang jadi sumber permasalahan kali yee?


And mau ngga mau jadi inget lagi soal ekstrovert and introvert, hahahaha.. biar gimana, mau ngga mau diakui, memang antara kedua tipe kepribadian ini ya emang beda ya :)


Yang bisa dilakukan mungkin adalah saling mempelajari tipe lainnya agar ketika terjadi gesekan, lebih bisa mengerti mengapa dia begini begitu and ngga terlalu mengambil hati apa yang mungkin buat dia itu cuman sekedar "bicara" biasa ajaa.. bukan bermaksud menyudutkan dll.


And mungkin yang paling penting itu tanya langsung ke yang bersangkutan kali ya? Soalnya gua punya temen jaman sekolah dulu, tau khan kalo dulu suka beredar buku yang diedarkan ke teman2 and mereka diminta ngisi kesan dan pesan selama berkenalan dengan kita.


Gua kadang iseng ngebaca2in tulisan orang2 lain tentang temen gua itu. Banyak yang bilang kalau teman gua itu mulutnya termasuk "sadis", and emang kalo dipikir2 ya ada benernya juga sih. Dia itu lebih outspoken, kalo ngomong asal jeblak githu dhe, hahaha.. apa yang dia pikirkan langsung keluar tanpa dipikir lebih lanjut apa orang yang ngedengernya akan berasa sakit hati atau ngga.


Cuma mungkin karena kebanyakan barisan sakit hati korban mulut sadisnya ini pada bungkam jadi amatlah mungkin dia ngga nyadar kalo perkataannya dia itu udah sering bangets bikin orang berasa *jlebb jlebb* githu dhee..


Baru ketika satu per satu pada ngga tahan lagi and menyampaikan keluhan mereka ke temen gua ini, sedikit demi sedikit dia mulai mengurangi kadar kesadisannya sampai akhirnya udah mendekati "normal", huehehehe..


Komunikasi.


Mang ternyata itu penting bangets. Bukan berarti harus seiya sekata all the time. Tapi bagaimana mengkomunikasikan supaya perbedaan pendapat itu ngga jadi sekam dalam api, tapi yaa disikapi sewajarnya aja. 


Apa ya istilahnya? Ahh.. "setuju untuk tidak setuju", huehehehe..


Ya, demikian aja dhe postingan untuk kali ini :p


Rabu 21/3 (12:42 pm)


-Indah-

Fungsi Lain

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Rabu 21/3 (9:41 am)


Gambar di atas adalah gambar gantungan baju yang ditempel di belakang pintu kamar mandi lantai bawah, kamar mandi yang semi publik githu karena biasanya digunakan juga buat tamu2 yang datang ke rumah, hahahaha :p


Anywayy.. berhubung gua suka baca2 sambil duduk2 di pojok renungan, baru menemukan fungsi lain dari gantungan baju ini, yaituu.. buat tempat naruh buku, wakakakakakak..


Praktis khan tuh? Jadinya kalau pas lagi acara bersih2 (please dhe, ngga perlu dijelaskan dengan detil khan? :p), buku yang lagi dibaca pun bisa tetap 'selamat' tanpa perlu kuatir kecipratan air, atau lebih apesnya jatuh ke ubin yang basah or kecemplung ke dalam ember penuh air, yaiikkss..


Kesimpulan hari ini.. I want one like that for my own bathroom!!


Rabu 21/3 (9:50 am)


-Indah-

Sunday Messages : Will Never Let You Go

Gambar diambil dari :
http://blogmoniq.files.wordpress.com/2010/03/att00003.jpg


Rabu 21/3 (1:40 am)


Udah lama ngga beribadah di gereja deket rumah, jadi kangen ama suasana puji2annya yang sejauh ini berasa paling "dapat" dibanding pas beribadah di tempat lain, hehhee..


And Minggu kemaren ada 1 lagu yang dinyanyiin "Never Let You Go". Berhubung liriknya English, awalnya gua pikir ini lagu luar lhoo.. taunya pas tadi search di Google karena gua lupa awal nih lagu sebelon masuk ke reff, ternyataa.. ini lagunya Pdt. Niko Njotorahardjo!


Nyanyii yuukk..


~.*.~

"Never Let You Go"

Lord, You're more than anything
You're more than gold
More than anything

Lord, You're everything to me
I will never let You go
Never ever let You go

Your love is higher, higher than the Heaven
Your mercy's deeper, deeper than the Earth
Your Grace is wider, wider than the ocean
I will never let You go
Never ever let You go

~.*.~


Gua lagi mikir2.. banyak lagu puji2an itu yang kata2nya simpel2 bangets and kebanyakan ya diulang2 githu.. tapi ya kok dari yang sederhana itu bisa mencakup banyak hal yaa?


Hebat nih pencipta lagunya! 


Ketika menyanyikan lagu ini, entah mengapa gua merasa tersentuh. Gua jadi memikirkan mereka2 yang awalnya begitu setia memegang janji bahwa tidak akan melepaskan Tuhan dalam hidup mereka, namun ternyata sekarang malah menjauh.


Gua ngga bisa membenarkan ataupun menyalahkan karena gua juga toh ngga tau pasti apa yang mereka alami dalam hidup mereka, betapa mungkin banyak kekecewaan yang terjadi yang membuat mereka berpaling dari Tuhan.


Tapi jadi inget ma perkataan Rick Warren atau Joel Osteen yang kurang lebih bilang gini, "Setia sama Tuhan ketika segala sesuatu berjalan dengan lancar itu gampang. Tetapi tetap setia padaNya ketika badai menghantam, dibutuhkan iman!", seperti biasaa.. gua lupa tepatnya gimana, huehehehe ;p


Cuman jadi mikir.. perlu untuk memasukkan dalam doa supaya Tuhan tetap menguatkan kita dalam menghadapi cobaan apapun di hidup ini agar kita dapat tetap bertahan dan mata kita tetap tertuju padaNya, bukannya malah berpaling daripadaNya.


Lord, You're more than anything.. I will never let You go, never ever let You goo..


Rabu 21/3 (1:51 am)


-Indah-

Tentang Hidup

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Rabu 21/3 (12:30 am)


Tadi pas dalam perjalanan menuju ke toko stationery (baru nyadar nih kata satu bribets bangets ya nulisnya, hahaha ;p), gua kepikiran beberapa hal.


Pertama, tentang proses.


Sejak awal tahun ini, rumah (ortu) gua lagi diperbaiki di sana sini. Gua sebenernya ngga terlalu merhatiin juga sih, I dunno.. maybe karena gua tipe sentimentil yang seringan ngeribetin yang ngga penting2 amat, hahaha.. and gua not that adaptable to change.


Jadi ketika menyadari bahwa banyak hal yang akan berubah, gua lebih memilih "menutup mata" selagi prosesnya karena ada perasaan kehilangan ketika yang lama harus "pergi", walaupun yang baru mungkin saja lebih baik dari yang lama, tetap aja ngga bisa segampang itu mengenyahkan rasa kehilangan.


Hari ini gua baru tahu kalau tempat yang belakangan dipakai untuk mencuci pakaian, ternyata udah dibongkar dan di sana terdapat puing yang bertumpuk menjadi satu gundukan. Berasa rungsep bangets dhe ngeliatnya.


Belon lagi, kamar mandi nyokap juga dibongkar and diganti ubinnya. Pemasangan ubin barunya sendiri harus menunggu keesokan hari karena barangnya belon datang jadilah di malam pembongkaran ubin lama, itu kamar mandi lantainya itu gradakan and ngga rata. Ngga enak dilihat and pastinya ngga enak buat ditapaki kaki.


Tapi dalam hitungan satu hari aja, tukang yang ngerjain kamar mandi udah kelar memasang sebagian besar ubin dengan rapi and tadaa.. beda jauh bangets dhe tampilan antara sebelon diganti, pas lagi dibongkar sama setelah dipasang!


Jadi mikir.. yang namanya "proses" itu mang seringkali ngga enak yaa.. ya ngga enak dilihat, ngga enak dirasa and beragam macam ngga enak ngga enak lainnya. 


Tapi tunggulah dengan sabar sebentar lagi sampai prosesnya itu selesai maka kita akan terkagum2 melihat hasilnya yang jauh lebih bagus dari sebelonnya!


*kalau ternyata lebih buruk sih itu apes namanya, wakakakakak ;p*


Begitu juga dengan hidup kali ya? Ngga mungkin khan cuman datar2 aja? Sama seperti laut yang mengalami pasang surut, dalam kehidupan ini juga pastinya kita akan mengalami grafik naik dan turun. Ngga peduli betapapun kerasnya usaha kita mempertahankan diri tetap berada di garis lurus tersebut, akan datang gelombang yang menggeser kita dari kedudukan semula.


Proses.


Tuhan pasti punya banyak sekali cara untuk memproses kita ya. Terlebih, Dia yang paling tahu kelemahan dan kelebihan setiap dari kita. Dia yang paling mengerti cara dan jalan apa yang harus kita lalui agar bisa bertumbuh.


Sama seperti masakan yang harus digodok terlebih dulu agar bumbu2nya meresap dan sayur2nya lebih empuk hingga enak buat dikunyah, mungkin banyak juga dari kita yang saat ini sedang dalam proses "penggodokan" dan tinggal menunggu sebentar lagi sampai proses itu selesai.


Kedua, tentang dibuang sayang. 


Masih dalam perjalanan yang sama menuju toko stasionari yang ternyata udah tutup karena gua nyampenya kemalaman, gua jadi kepikiran kejadian di sore harinya.


Ceritanya gua lagi menelusuri cerpen2 lama buat diedit2 and kalo sempat mau dikumpulin and diikutsertakan dalam lomba kumcer.


Gua termasuk tipe yang sayang membuang sesuatu, ya itu dikarenakan faktor sentimentil yang seringkali ngga pada tempatnya, wakakakakak..


Dari awalnya cuman menghilangkan kata2 agar kalimat menjadi lebih efektif, akhirnya gua malah merombak setengah bagian awal dari cerpen itu agar ritme-nya lebih 'dapat' dan 'nyambung' dengan setengah bagian akhir.


Jadi mikir..


Mungkin yaa.. seringkali kita itu mempertahankan hal2 yang seharusnya udah kita buang dari kapan tahu, and pada akhirnya apa yang kita simpan itu justru menjadi beban yang ngga kita sadari.


Cckk.. betapa hidup ini sebenernya mungkin ngga ribets2 amat kali ya, cuman kitanya aja yang suka meribetkan apa yang sebenernya simpel, huehehehehe..


Tadi pas di parkiran sambil nunggu pesanan bakut, gua menatap deretan ruko2 yang berdempetan yang kalau malam itu bisa dibilang jadi tempat jualan makanan.


And I question myself, "Apa harus nunggu ada di tempat yang menawarkan ketenangan dulu baru bisa mulai menghasilkan sesuatu?"


Khan suka tuh di adegan film2 atau penggambaran di cerita2, penulis itu suka menyepi ke pantai atau rumah peristirahatan di gunung atau yang semacam Ubud githu buat mendapatkan ketenangan agar bisa menulis dengan lancar.


Tapi dipikir2, ngga semua orang punya that kind of luxury juga khan? Dan lagi, belon tentu juga mereka semua dulunya seperti itu? Butuh perjuangan juga untuk bisa sampai ke tahap menulis di pinggir pantai, iya khan? Who knows?


Dan gua juga jadi banyak berpikir ketika melihat sebatang pohon yang hidup segan, mati pun tak mau, huehehehe.. udah kaya laguu :p


Maksudnyaa.. dibilang hidup ya kok udah ngga ada daun2 hijaunya lagii, tapi dibilang tuh pohon udah mati juga ya kok masih tetap tegak berdiri selama sekian tahun?


Akhirnya sampailah pada kesimpulan.. 


"It's not about where you are.. but it's more about is God there with you?"


Iya, pada akhirnya semuanya kembali pada pertanyaan, "Apakah Tuhan menyertai elo?"


Karena hanya dalam penyertaanNya, elo ngga perlu takut akan di mana elo berada, you can bloom anywhere, even at the most unexpected place!


Dari lahan tandus sekalipun, bila Tuhan berkenan, maka kita bisa tetap tumbuh subur. Sementara di tanah yang subursekalipun, tanpa penyertaan Tuhan maka kita hanya akan menjadi pohon yang kering dan tidak berbuah.


Tiba-tiba gua jadi ngerasa kangen walau gua ngga tau pasti apa yang gua kangenin. Atau mungkin lebih tepatnya gua ngga berusaha mencari tahu apa yang gua kangenin karena mungkin alam bawah sadar gua mengira toh gua ngga akan mendapatkannya juga jadi lebih baik ngga usah mencari tahu, huahahahaha ;p


Tapi salah satu rasa kangen yang gua tau adalah.. gua kangen mendapatkan beragam hal tentang kehidupan dari apa yang ada di sekitar. Gua kangen menikmati hujan dan mendapatkan suatu kesimpulan tentang kehidupan sambil merasakan tetes2 air itu membasahi wajah dan tubuh. Gua kangen pergi ke tempat2 selain mal. 


Nah khan.. dipancing satu, keluar dhe kekangen2an lainnya, wakakakak..


Apakah sesuatu yang kita kangenin itu harus sesuatu yang dulu pernah ada namun kini tidak ada lagi di sini? Apakah sesuatu yang kita kangenin itu adalah sesuatu yang belon pernah hadir dalam hidup kita?


Walau memang yaahh.. rada aneh juga sih untuk kangen ama sesuatu yang ada dalam genggaman, ahahahaha :p


And I'm still wondering at times.. hidup ini sebenernya untuk apa sih? And bagaimana cara yang tepat untuk mengisinya?


Ahh.. satu lagi yang gua kangen.. gua kangen bertanya2 tentang berbagai macam hal, even hal2 yang sepele and kayanya ngga bangets untuk ditanyakan, huahahaha..


Ada semacam "kesenangan" dalam mempertanyakan sesuatu. Tapi ngga tau kenapa, rasanya belakangan ini gua mulai jarang mempertanyakan apapun, entah mengapa.


Dan rasanya udah lama gua ngga denger suara kicauan burung, ahh.. kalian pada pergi ke mana toh?


Demikian postingan untuk malam ini, sekarang saatnya beauty sleep karena udah jam 1 boo! Have a sweet dream and see youu..


Rabu 21/3 (1:06 am)


-Indah-

Si Oranye Yang Makin Terlantar

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Selasa 20/3 (11:54 pm)


Makin majunya teknologi mau ngga mau membuat perubahan di berbagai hal. Seperti ada dibilang, "We need to let go of something in our life to make some space for the new ones to come in," lupa tepatnya siapa yang mengatakan itu dan bagaimana kalimat tepatnya, hahahaha.. Intinya, you can't have it all.


Anywayy, postingan kali ini berhubungan dengan dunia pos, tepatnya bis surat. Udah liat si oranye yang mejeng di awal postingan blog ini? Yupp.. itu yang dinamakan bis surat, biasanya di tiap perumahan minimal ada satu bis surat tempat orang menyemplungkan surat2 mereka yang telah ditempel perangko pastinya. Secara berkali akan datang Pak Pos yang mengambil semua isi bis surat ini lalu membawanya ke kantor pos kemudian disortir lalu mulai dikirimkan ke alamat penerima.


Pada masa keemasannya, dalam sehari bisa beberapa kali bis surat ini diangkut isinya, kalau daerah yang ramai mungkin bisa didatangi 3-4 kali dalam sehari untuk dikosongkan agar tidak terlalu menumpuk, terlebih menjelang hari raya yang mana dulu orang sibuk saling mengirim kartu Lebaran ataupun kartu Natal dan Tahun Baru, baik tahun baru Masehi maupun Sin Cia.


Tapi sekarang?


Sejak maraknya teknologi ponsel, ditambah makin murahnya tarif sms plus dulu itu lumayan banyak situs gratis untuk mengirimkan e-card, perlahan namun pasti, orang mulai berpaling dari cara mengirimkan surat secara tradisional dan menggantikannya dengan pengiriman elektronik.


Di satu sisi, bagusnya sih mengirimkan surat elektronik atau yang lebih dikenal dengan istilah e-mail itu dipastikan lebih cepat sampai ke penerima, bisa dalam hitungan detik pula walau tinggalnya di belahan dunia yang berbeda! Canggih khan? Coba bayangkan kalau surat itu harus menempuh perjalanan laut maupun udara, huaa.. dijamin dhe makan waktu jauuuhh lebih lama dibanding ngirim e-mail!


Namun tetap saja ada satu hal dari cara tradisional ini yang ngga bisa digantikan oleh yang modern, yaitu.. personal touch-nya boo!


Kebayang ngga sih bahwa menulis surat yang panjang itu jelas butuh waktu, niat dan usaha yang lebih besar daripada mengetikkannya di kompie macam yang sedang gua lakukan ini, hahahaha..


Dan tulisan tangan itu ngga konstan. Manusia normal umumnya bagaimana perasaannya pada saat menulis itu berpengaruh pada hasil tulisan tangannya :p Menarik ya sebenernya mempelajari seni tulisan tangan, hahaha.. atau coba dhe amati tulisan tangan sendiri aja dan coba analisa kepribadian kita sendiri berdasar tulisan tangan kita :))


Ada sesuatu yang personal dari cara tradisional yang mulai ditinggalkan ini. Kalau mengirimkan e-card, hanya jari saja yang sibuk bergerak sementara anggota tubuh yang lain tetap di tempat sementara mata menatap layar terus menerus, ngga demikian halnya dengan mengirimkan kartu pos, misalnya. Kita khan harus jalan ke toko yang menjual kartu pos, terus milih2 kartunya lalu beli perangko terus tuh kartu ditulisin dulu kemudian ditempelin perangko baru dhe di-pos-in.


Kegiatan yang jelas memakan waktu lebih lama, tapii.. kebayang ngga sih dari kegiatan ini aja kita bersentuhan dengan berapa banyak orang? :D Sementara via elektronik itu semuanya dilakukan hanya dengan menatap layar dan jari yang lebih sibuk "berbicara" sementara mulut terkunci.


Baiklah, mulai melebar ke mana2, wakakakakak.. padahal alasan utama kenapa gua motret nih bis surat karenaa..


Well, beberapa waktu lalu gua sempat blogwalking ke sana sini, mampir ke blog2 yang berkaitan dengan postcard githu terus salah satu blogger tersebut bilang kalo dia sedih melihat beberapa bis surat itu udah mulai RIP, alias ngga lagi dioperasikan karena minimnya surat yang bisa diangkut, jadi daripada buang2 waktu untuk ngecek nih bis surat tiap hari tapi ngga pernah ada isinya, jadilah beberapa bis surat "dimatikan".


Lalu apa hubungannya dengan kotak oranye di postingan gua ini? Si oranye ini adalah teman setia di mana jaman SMA dulu gua sering mencemplungkan banyak surat ke dalamnya untuk dikirimkan ke sahabat2 pena, dan ini berlangsung selama sekian tahun. Sampai kemudian frekuensi sempat berkurang, dan belakangan ketika mulai kembali aktif berkirim postcard, gua lebih milih untuk nyerahin langsung ke bis surat karena lebih cepat prosesnya.


Anywayy.. beberapa kali melewati bis surat ini, gua menyadari satu perubahannya, yaitu di sisi sampingnya itu tertempel selembar kertas putih. Melihat itu gua langsung berasa *degg* and mellow seketika menyadari bahwa kemungkinan besar bis surat ini juga udah ngga aktif lagi, hikss..


Setelah berulang kali niat memastikan apa sih yang tertera di kertas putih tersebut namun ngga pernah kesampean, di suatu hari gua akhirnya berkesempatan untuk melihat dari dekat. 


Dengan perasaan sentimentil gua perlahan mendekati kotak pos itu, ngga tega rasanya melihat tulisan yang menegaskan bahwa nih bis surat udah ngga aktif lagi.


Namun ternyataaa..


Amplop dhe aww! Itu kertas ternyata iklan, huahahahahaha.. tentang obral cuci gudang githu, huahahahahaha..


Tertippuuu dhe aww! :p


Tapi gua lumayan lega karena si oranye ini masih "hidup", yeaahh.. mungkin besok2 kalo gua pas mau ngirim ke Jakarta juga, gua akan mempergunakannya ;)


Pas balik ke mobil sehabis menjepret foto si oranye, keponakan gua nyeletuk, "Itu telepon umum ngga sekalian difoto?"


Hmm.. ide yang bagus :p


Kapan2 dhe gua cerita soal telepon umumnya :))


Untuk saat inii.. ayoo ayoo, yang pengen mendapatkan surat tradisional bisa ikutan tukeran postcard di Postcrossing ^o^


I see you when I see you again ;)


Rabu 21/3 (12:22 am)


-Indah-

Monday, March 19, 2012

Spices of Life : Depz "Idepp"

Gambar diambil dari : koleksi pribadi Depz


Berbicara mengenai seorang Depz, ada 2 hal paling menonjol tentang dirinya. Bagi mereka yang mengenalnya melalui tulisan2nya di blog pribadinya yang berjudul "Life is Beautiful", kecintaan Depz akan travelling dan fotografi itu tidak terbantahkan. Coba simak postingan demi postingannya maka kalian yang baru mengenalnya juga akan mendapatkan kesimpulan yang sama.


Dalam kategori baru di blog ini, "Spices of Life", akan hadir beragam kisah tentang bagaimana menikmati kehidupan. Tidak harus wah, atau luar biasa, namun dari yang biasa-biasa saja dimaknai dengan cara yang luar biasa.


Berikut petikan tanya jawab saya dengan Depz, sang traveller yang juga hobi fotografi.


Sejak kapan menyukai travelling?


Sejak gue merantau ke Lombok, which is sekitar 11 tahun yang lalu.


Apa yang kamu sukai dari travelling?


Seeing new things. Hal-hal baru, daerah baru, orang2 dengan kebudayaan yang unik dan berbeda, menikmati kebesaran dan kuasa YME melalui karyanya yaitu alam yang luar biasa indah.


Sudah keliling ke mana saja, dan tempat mana yang paling kamu sukai?


Belum apa2 kok kalo dbandingkan dengan orang2 yang udah keliling Indo bahkan ke luar negeri. Gue "paling" baru ke Danau Toba, keliling Bali, keliling Lombok, Sumbawa sampai Bima, Madura, Jogja, Semarang, Bandung, Karimun Jawa, dan beberapa kota lain. Sampai sekarang paling favorit dari semuanya adalah Kepulauan Karimun Jawa di utaranya Jepara (Jateng).


(itu mah juga udah banyaaakk :p)


Mengamati postingan2 di blog, tampaknya kamu itu amat mencintai pantai ya? Apa hanya pantai saja yang menjadi tujuan dalam travelling?


I'm a beach junkie hahaha. Tapi sebenarnya suka juga ke daerah dingin, air terjun, lokasi bersejarah seperti museum, or benchmark kota yang gue datangi.


Punya partner tetap dalam travelling?


Sampai sekarang sih ga punya partner tetap, tapi semoga tahun ini udah punya partner tetap, if u know what I mean :p 


(I know what you mean, hahaha ;p semoga semuanya berjalan lancar!)


Persiapan apa saja yang dilakukan sebelum melakukan travelling? Dan biasanya, dapat sumber dari mana ketika menentukan travelling selanjutnya?


Gue tuh lebih ke orang yang spontan daripada a planner. Ga kayak orang2 yang merencanakan liburannya dari waktu yang lama, gue lebih sering menentukan liburan ga jauh2 dari hari H. 


Sumber? Dengan zaman social media seperti Twitter dengan akun2 olahraga, or FB atau blog di mana gue bisa baca cerita perjalanan orang en liat2 potonya, biasanya disanalah gue pertama kali tertarik, lalu googling en cari temen jalan deh.


Selain travelling, sepertinya kamu juga menyukai fotografi ya? Sejak kapan menyukainya?


Fotografi? Hmmm... Suka, Ndah, en kalo ditanya sejak kapan, kayaknya sekitar 4 tahun yang lalu di mana gue beli DSLR 2nd. Haha


Apakah berniat menjadi fotografer profesional suatu hari nanti?


Bukan ga niat, tapi gue cukup sadar diri kalo secara finansial untuk jadi fotografer pro ga bisa cuma modal kamera "ala kadarnya", dan gue pikir kalaupun gue punya uang, gue lebih milih jalan2 daripada buat modalin kamera gue :D


Kamu paling menyukai memfoto objek apa?


Semua suka sih : human interest, model manusia, or landscape/nature. Tapi moto nature itu memberi kenikmatan sendiri buat gue karena dengan alam yang indah, elu tinggal jepret aja. Beda dengan model manusia di mana gue harus ngarahin model, nunggu mood, dll. Nah ketauan kan skill poto gue cuma segitu doang. Haha


Apa tantangan tersulit yang dihadapi dalam melakukan hobi fotografi ini?


Tantangan tersulit adalah mencari best-angle yang membuat objek yang kita poto menjadi terlihat lebih bagus. Selain itu, timing.


Antara travelling dan fotografi, mana yang lebih kamu sukai?


Ini kayak baju en celana. (Analogi yang aneh ya? Haha) ya maksud gue kayak Pasangan abadi.. Ga asik kalo travelling gue ngga mengabadikan lokasi2 indah itu. Lagian kan sekarang ada yang orang sering bilang "no picture = hoax" :D


Banyak yang berpendapat bahwa travelling sambil foto2 bisa mengurangi esensi dari travelling itu sendiri, karena waktu yang seharusnya digunakan untuk meresapi perjalanan jadi termakan untuk mencari objek2 ataupun angle yang bagus untuk difoto, apa pendapat kamu mengenai hal ini?


Ya ngga sepenuhnya bener menurut gue. Gue punya pengalaman soal ini waktu gue ke Museum Fatahillah di Kota Tua, Jakarta. Betapa gue kagum ngeliat waktu itu banyak anak sekolahan yang memenuhi museum dan gue kaget ternyata masih banyak anak zaman sekarang yang masih mau ke museum. 


Tapi setelah gue perhatiin, ternyata banyak dari mereka yang lebih sibuk poto2 (narsis) en aplod dari pada membaca info sejarah yang disediakan pihak museum. Ya tapi buat gue sendiri kayak gue bilang di awal kenapa gue suka travelling yaitu melihat hal-hal baru, ya itulah esensinya. Poto-poto hanya faktor pendukung dokumentasi.


Ngga berniat menjadi traveller writer dan membukukan catatan2 perjalanan kamu? Apalagi ditunjang dengan foto2 yang kamu ambil selama bertualang, itu bisa jadi buku travelling yang bagus lho.


So far cuma nulis di blog, lagian untuk membukukan semua itu dibutuhkan skill menulis yang berbeda dengan nulis di blog yang make bahasa semau gue :D


(semoga suatu hari nanti bisa dibukukan, soalnya banyak objek wisata elo yang ngga biasaa, bagus bangets buat para pelancong yang minat wisata ke tempat yang ngga umum)


Menurut kamu, bagaimana potensi Indonesia dalam hal menjual pariwisata sebagai sumber pemasukan bagi negara?


Potensinya sih ngga perlu ditanyakan or diragukan lagi. Cuma, IMSO (in my sotoy opinion) masalah terbesar adalah dukungan pemerintah daerah en dinas pariwisata untuk memajukan infrastruktur en promosi.


(*manggut2*)


Ada saran bagaimana untuk memajukan dunia pariwisata Indonesia?


Menempatkan orang-orang yang bener-bener concern en mengerti tentang pariwisata di dinas pariwisata en dukungan pemerintah (pusat en derah) lebih serius lagi.


Saya tertarik dengan judul blog kamu, "Life is Beautiful", bisa ceritakan mengapa kamu memilih slogan itu menjadi judul blog kamu?


Tag blog itu inspired by judul film "Life is Beautiful" en kayaknya waktu itu sih belum ada yang make (di blog2 yang gue kenal) dan tag itu seperti buzzer buat gue (en buat pengunjung blognya juga, I hope) bahwa betapa sebenarnya hidup itu indah. Semacam menanamkan patron or menghipnotis diri sendiri, minimal untuk mengurangi keluhan atas apapun yang terjadi di hidup gue :D


Ada tempat travelling impian yang masih belum disambangi?


Buanyak!! Haha... Raja Ampat, Pulau Moyo, pengen ke Borneo, pengen ke Sulawesi, pantai2 di Ambon en Maluku sana, ke Danau Kelimutu, Sumba, Pulau Komodo, dll. Banyak kan? :p


(bangets! ahahaha :p)


Bagi Depz, apa kunci dari menikmati hidup itu?


Melihat dari sisi yang positif dan bersyukur.


Demikian hasil wawancara kami dengan Depz, sang blogger yang dengan caranya sendiri telah menjelajah banyak pantai di Lombok yang belum banyak diketahui publik. Kalau ada di antara kalian yang suatu hari minat wisata ke Lombok, mungkin bisa melihat2 blognya terlebih dahulu untuk memastikan kalian menikmati keindahan pantai yang otree ^o^


Atau mungkin Depz berminat menjadi private tour guide? Huehehehe.. untuk hal yang satu itu, silahkan hubungi sendiri yang bersangkutan yaa :p


Terima kasih banyak atas waktunya, Depz, maju terus and semoga tempat2 yang sekarang masih masuk dalam daftar impian, satu per satu akan dikunjungi yaa ;) 


Dan terima kasih juga bagi kalian semua yang telah meluangkan waktu membaca edisi perdana "Spices of Life" ini, semoga ada sesuatu bermanfaat yang bisa kalian ambil :D


~.*.~


Berikut data pribadi Depz :


Nama : juz call me depz/idepp/depp :D


Tanggal lahir : 1 may


Blog : www.depz.blogdetik.com


http://about.me/idepp


E-mail : id3pp@yahoo.com


Twitter : @id3pp


FB : dep idepp


~.*.~


Sampai jumpa di edisi "Spices of Life" lainnya yang tentunya akan menampilkan rasa dan cara berbeda dalam menikmati hidup ^o^


Take care and let's enjoy the ride of life ;)


-Indah-
Maret 2012

Sunday, March 18, 2012

Spices of Life Series

Gambar diambil dari : own postcard collection


Minggu 18/3 (6:06 pm)


Selamat malam, berhubung respondennya ternyata mengirimkan jawaban lebih cepat dari perkiraan, maka perkenankan gua untuk terlebih dulu memperkenalkan kategori baru di blog ini yang diharapkan dapat secara reguler terus ditayangkan, hahahaha..


Ada minimal 4 kategori baru yang akan tayang di blog ini, tapi gua belon bisa kasih tau dulu karena yang jalan baru 1 :p


Salah satu dari 1 kategori itu gua namakan "Spices of Life", apaan tuh?


Seperti biasa, gua ngga pernah terlalu memikirkannya, hahaha.. nama itu tiba2 aja muncul and kedengerannya enak jadi yukk marii dijadiin aja mumpung lagi in the mood, hihihi :))


Lalu, tentang apakah "Spices of Life" ini? Spices, bumbu. Hidup ini terdiri dari beragam rasa. Konon dalam makanan, hidangan yang lezat itu tidak berdiri sendiri tapi terdiri dari beragam macam bumbu yang ketika diicip satu per satu mungkin rasanya biasa aja, bahkan ngga enak, tapii.. surprisingly ketika bersatu padu dengan bumbu2 lainnya, citarasa yang tersaji itu justru amat sangat menggoyang lidah!


Demikian juga dengan hidup ini yang tidak asyoyy bila hanya merasakan satu rasa aja seumur hidup kita. Otree lah, siapa sih yang ngga ingin merasa bahagia?


Tapi ketika bahagia menjadi satu2nya hal yang dirasa, maka senikmat2nya rasa bahagia itu, maka suatu saat pasti akan mencapai titik jenuh dan bahagia itu sendiri tidak lagi terasa sebagai sebuah kebahagiaan.


Wakakakakak.. bribetss yoo :p


Tapi tapii.. elo tau khan apa yang gua maksud? :D


Anywayy.. atas dasar itulah maka "Spices of Life" ini terlahir. Untuk sementara gua akan memfokuskan diri mewawancarai para blogger yang topik bahasannya variatif dan cukup lama gua ikutin jadi more or less gua ada "ide" tentang apaan sih sebenernya nih orang ngeblog, supaya bisa menggali lebih dalam, and ngga cuman sekedar numpang lewat nanya aja.. itu sih harapannya, wakakakakak.. mengenai hasilnya sendiri apakah sesuai yang gua harapkan ataupun tetap aja kerasa datar untuk para pembaca, I have no control of it :)


"Spices of Life", karena ada banyak rasa dalam kehidupan. Pahit manis. Asam asin. Getir kecut. Hal2 yang membahagiakan maupun menyedihkan, bikin marah, dan lain sebagainya, semuanya itu pada waktu yang tepat akan bersatu padu dengan beragam rasa lainnya sehingga membuat kita bisa mengatakan dengan yakin, "Yupp, my life may not be perfect, I've made mistakes but in the end I can confidently say that everything works together and feel beautiful in their own time."


Kenapa kesimpulannya in English? Biar kesannya lebih keren, wakakakakak :p


Banyak cara untuk menikmati hidup, all you have to do is find your own way to celebrate your own life cause it's the only one you have ;)


Jangan lupaa.. "Spices of Life" akan tayang perdana hari Senin, 19 Maret besok! Siapakah tokoh "Spices of Life" pertama di blog ini? Tunggu jawabannya besok yaa :D Sekarang gua mo ngedit2 duluu, hihihi..


Special thanks buat para responden, makasih buat waktu dan jawaban2nyaa ;)


See yaa..


Minggu 18/3 (6:18 pm)


-Indah-

Lots of Projects

Gambar diambil dari :
http://dicemonkey.net/2011/10/24/lots-of-projects/


Minggu 18/3 (12:21 pm)


Beberapa waktu belakangan ini gua mulai kembali bergairah untuk ngeblog, ahahaha.. dan beberapa malam yang lalu udah kepikiran beberapa ide yang lebih dari mungkin untuk diwujudkan di blog ini.


And bentuknya makin jelas pas tadi lagi denger kebaktian, wakakakakak.. ya ya yaa.. mustinya pas kebaktian itu fokus dengerin khotbah, bukannya pikiran malah melayang ke mana2 and mikirin beberapa nama yang bisa membantu gua mewujudkan ide ini supaya ngga tetap stuck hanya sebagai ide aja :p


Lumayan juga, begitu bisa berhubungan lewat BBM, gua langsung menghubungi 3 nama dan semuanya setuju, horee, makasih yaa semuanyaa :))


Sekarang balik lagi ke gua untuk memelihara this "good mood" supaya bisa tetap jalan, hihihi..


Gua rasa salah satu pemicunya itu adalah karena membaca postingan notes or blog or petikan wawancara dengan salah seorang penulis yang bilang bahwa melatih menulis itu ngga melulu harus melalui bikin cerpen or nulis novel githu, tapi mosting di blog sekalipun bisa jadi ajang pelatihan, selama dilakukan secara reguler, suatu saat nanti pasti berasa kegunaannya.


Naahh.. gua pikir belakangan salah satu faktor kenapa gua mandek ngeblog sementara bikin cerpen juga ngga maju2 secara signifikan adalah karenaa.. gua terlalu fokus 'latihan' nulisnya itu hanya melulu soal cerpen, padahal gua udah amat sangat menyadari bahwa bagi gua, menulis cerpen itu belon menjadi ibarat bernapas buat gua, gua masih memerlukan dosis "mood" yang pas untuk bisa menelurkan sebuah cerpen yang cukup layak baca plus memuaskan juga buat gua, bukan cerpen yang sekedar jadi, hahaha :p


Sementara ngeblog? Huahahaha.. coba diliat aja dhe riwayat postingan di blog ini :p Kayanya tahun 2010 dhe tahun gila mosting, hihihi.. cuman tahun 2011 lalu ntah kenapa melempem :p


Karena ituu.. ditambah dengan ide2 yang mungkin terwujud, bikin gua somewhat bergairah untuk kembali ngeblog, yihaa..


And gua pikir kalo emang mau serius ngeblog, maka harus mencari sebuah nilai tambah biar orang datang berkunjung ke sini, huehehehe.. kasian juga khan kalo hanya disajikan postingan keluh kesah, mereka kenal gua juga kagaa.. malah bisa bikin ngibrit biar ngga ketularan aura negatif :p


Okee dokee.. saatnya melanjutkan melakukan sesuatu mumpung mood belon memble :))


See you later ;)


Minggu 18/3 (12:51 pm)


-Indah-

Friday, March 16, 2012

CSI Miami : Dead on Arrival

Gambar diambil dari :
http://nonlypictures.blogspot.com/2011/04/csi-miami-season-7.html


Jumat 16/3 (10:03 pm)


Udah lama dhe ngga nonton tayangan CSI, NCIS dll, maklum kalau jam sinetron udah mulai tuh bisa dipastikan pasti kalah saing, hahahaha..


Anywayy.. malam ini gua cukup beruntung karena bisa menyaksikan tayangan "CSI Miami 7 : Dead on Arrival", karena ada hal menarik dalam tayangan berdurasi kurang lebih satu jam.


Bukan cerita utamanya yang menjadi sorotan tapi justru cerita menjelang akhir episode ini.


But anywayy, mari gua ceritakan dari awal aja dhe :D


Begini ceritanyaa..


Episode kali ini menyoroti acara reality show yang diberi tajuk "Marrying Kind" yang mana 1 pria dikerumuni oleh 12 orang wanita lalu satu per satu berguguran dan hanya menyisakan 2 orang wanita di episode final.


Siapakah yang akan dipilih oleh sang pria? Apakah Grace si perawan, atau Kaitlin sang misterius?


Mr. Martini sebagai pembawa acaranya mengajak kita bertemu dengan Neil, sang bujangan yang gugup menentukan calon pasangan hidupnya, melalui episode demi episode, ia cukup yakin telah menemukan belahan jiwanya di reality show ini.


2 limosin yang membawa 2 finalis tiba di lokasi tempat Neil menunggu. Neil menghampiri salah satu limosin dan membuka pintu belakangnya dan menemukan Kaitlin di sana. Ia mengulurkan tangan dan meraih tangan Kaitlin lalu membimbingnya keluar and bla bla blaa.. dimulailah kata2 yang menyanjung Kaitlin ini itu namun diakhiri bahwa Neil hanya menganggapnya sebagai sahabat saja, lalu ia melepaskan kalung berliontin cincin dari leher Kaitlin. Wanita itu menangis dan berlari meninggalkan lokasi syuting.


Setelah menyingkirkan Kaitlin maka sudah jelas bahwa pilihan Neil jatuh pada Grace. Mr. Martini membantu Neil membuka pintu limosin agar Neil bisa segera melamar belahan jiwanya. Pintu itu rada susah ketika coba dibuka, dengan sedikit sentakan akhirnya Mr. Martini berhasil membukanya dan Neil terkejut mendapatkan Grace telah meninggal di dalam limosin tersebut!


Oo.. siapakah pembunuhnya?


Beberapa orang sempet jadi tersangka : sang pembawa acara yang buka2an bahwa dia sempat meniduri beberapa kontestan yang dengan sukarela menyerahkan tubuh mereka dengan harapan bakal terpilih untuk memenangkan uang 1 juta dolar yang dibagi dua dengan sang bujangan. 


Lalu Neil juga menjadi tersangka berikutnya karena sempat menghilang dan sulit dihubungi oleh pihak pembuat acara. 


Kaitlin juga menjadi tersangka karena dia yang paling tertutup dan pendiam, mungkin saja dia sudah merasa Neil tidak akan memilihnya jadi dia memastikan Grace tidak akan bisa memiliki Neil!


Di samping mereka bertiga, ada beberapa kontestan lain yang juga menjadi tersangka. Dan juga seorang pria yang dalam rekaman video ditemukan sedang mengintip ke ruangan di mana Grace menginap.


Dengan beberapa tes dan hasil temuan dari video kamera yang dipasang di berbagai penjuru rumah, akhirnya mereka berhasil menemukan pelaku pembunuhan!


Siapa yang membunuh Grace, dan mengapa dia melakukannya? Naahh.. coba cari tau kapan tayangan ulang episode yang satu ini, ahahahaha :p


Anywayy.. yang mau gua ceritakan adalah menyangkut pria yang ngintip ke kamar tidur and sempet terekam oleh kamera.


Dari hasil pengenalan wajah, pria bernama Russel ini tercatat pernah melakukan tindakan kriminal, lupa sih tepatnya apaan. Tapi pas diinterogasi, dia mengelak ketika pihak berwajib berusaha mengorek keterangan apakah dia orang yang membunuh Grace.


Setelah kasus pembunuhan Grace terungkap, ternyata cerita belum selesai sampai di situ! Salah satu kontestan ketahuan telah mengganti namanya 14 tahun yang lalu. Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa ketika kontestan itu berumur 9 tahun, ia pernah diserang oleh lelaki berpisau. Berkat kesaksiannya yang berhasil mengenali pelaku penusukan, si penjahat dijebloskan ke penjara dan harus menjalani hukuman selama 15 tahun. Dia baru saja keluar bebas bersyarat (atau dengan jaminan ya? lupaa ;p).


Pas 'kebetulan' nonton tayangan "Marrying Kind" di TV, si pelaku penusukan yang tidak lain adalah Russel ini mengenali sang gadis cilik yang telah beranjak dewasa dari bekas luka yang menjadi ciri khasnya, yaitu goresan di leher yang memanjang berbentuk mirip petir. Itulah sebabnya mengapa ia tertangkap kamera sedang mengamati ruangan tempat para kontestan tidur.


Russel berhasil menculik wanita yang dulu menjebloskannya ke penjara lalu menyekapnya di peti es agar wanita itu tertidur selamanya. 


Ketika polisi yang berhasil menemukan jejaknya menanyakan alasan mengapa dia melakukan hal itu, si Russel bilang, "Karena dia gua harus menghabiskan 15 tahun kehidupan gua di dalam penjara, jadi sekarang dia akan merasakan akibatnya!"


Naaahh.. menurut gua kalimat yang diucapkan Russel itu amat sangat menarik :))


Mari kita perhatikan lagi urutan kejadiannya dengan lebih seksama.


15 tahun yang lalu seorang gadis cilik menjebloskan pria dewasa ke dalam penjara. Kenapa? Karena pria itu telah menusuknya. Lalu ketika pria itu akhirnya bebas, ia mencari gadis cilik yang telah beranjak dewasa untuk membalas dendam. Balas dendam kenapa? Karena telah menjebloskannya ke penjara!


Ahahahaha.. can you see some kind of irony here?


Maksudnyaa.. in the 1st place, kenapa jugaa tuh pria akhirnya masuk penjara? Ya karena dia melakukan suatu kejahatan! Jadii.. siapa yang harus disalahkan? Ya jelas dirinya sendiri!


Karena logikanya khan, kalau dia tidak melakukan kejahatan maka dia tidak dijebloskan ke penjara, ya toh?


Jadii.. kenapa juga he put the blame on the little girl?!


Poin ini gua rasa butuh perenungan mendalam. Bukan di soal penusukannya, hahahaha.. tapi mungkin seringkali kita ini juga berlaku seperti pria itu.


How so?


Mungkin saja khan hal2 yang menyebabkan kita dendam sama seseorang itu sebenernya semuanya berawal dari kesalahan kita sendiri juga.


Mungkin, yang artinya ngga selalu, hahahaha :p


Btw, the good news is.. wanita itu berhasil diselamatkan!


Anywayy.. it's nice to have this kind of lesson from a tv series karena jadi ngerasa waktu yang dibuang untuk nonton itu ngga sia2, wakakakakak :))


Jadii.. gua bersyukur bangets sinetron2 yang nyokap biasa tonton itu udah berakhir, horee.. so di waktu malam gua punya banyak waktu buat nonton, kalo ngga males, hihihi..


Karena pelajaran itu bisa datang dari mana saja asalkan kita cukup peka untuk menangkap keberadaannya ;)


Night night and selamat menikmati akhir pekan, yeaaahh :D


Jumat 16/3 (10:28 pm)


-Indah-

Friday, March 9, 2012

Yummyy : Yoshinoya

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Jumat 9/3 (9:39 am)


Yoshinoya, ada yang tau restoran cepat saji Jepang yang satu ini? Menyusung slogan "Japan's No. 1 Beef Bowl", Yoshinoya telah membuka cabang di berbagai belahan dunia, di antaranya Beijing, Shanghai, Hongkong, Taiwan, Singapore, Filipina, New York, Los Angeles, San Diego, Las Vegas dan masih banyak lagi cabang lainnya.


Berita baik untuk pencinta nasi dengan irisan daging sapi yang disajikan di mangkuk ini karena Yoshinoya telah hadir di Indonesia! Beberapa cabang Yoshinoya dapat dilihat sebagai berikut :


Grand Indonesia (West Mall) level 3A (Fountain Area)
Mal Kelapa Gading 3, foodcourt lantai 3
Mal Ciputra LG 1 unit B
ITC Kuningan Jembatan 2 level 4
Mal Taman Anggrek level 4
Pondok Indah Mal 1 foodcourt area 51 level 1
Plaza Semanggi, foodcourt lantai 3
Summarecon Mal Serpong 1, lantai 2
Mal Puri Indah lantai 2


Makanan apa saja yang bisa kita pilih kalau mau makan di Yoshinoya?


Ada 5 pilihan menu nasi dalam mangkuk, yaitu : original beef bowl (asin), yakiniku beef bowl (manis), veggie beef bow, teriyaki chicken bowl dan combo bowl (kombinasi teriyaki chicken dengan original/yakiniku beef bowl, bisa dipilih).


Semua menu bisa di-upgrade menjadi paket dengan hanya menambah 10 ribu (sudah pajak) dengan mendapatkan 3 gorengan plus free flow ocha (bisa dingin maupun panas), dan clear soup (khusus dine-in), plus hanya dengan menambah 5.000 lagi kalian bisa meng-upgrade menu regular bowl kalian menjadi porsi besar.


Di samping itu bisa juga memesan menu crispy chicken dengan harga 11 ribu (sudah pajak) per potong (kalau mau paket juga bisa) plus menu side dish : chicken karage, ebi fry dan egg roll.


Ngga sempet mampir langsung ke restonya? Bisa pesan antar kok (area terbatas), hubungi aja : 500-566.


Dibanding gua, bisa dibilang nyokap yang lebih cinta Yoshinoya, hahaha.. menu favoritnya itu Yakiniku Beef Bowl, tumben dhe karena biasanya nyokap lebih suka yang asin2 githu tapi khusus menu Yoshinoya, dia lebih suka yakiniku dengan rasa lebih manis dibanding original beef bowl.


Porsinya cukup besar, mengenyangkan, dagingnya lembut dan rasanya enak ditambah ngga perlu nunggu lama untuk bisa menikmatinya, uhuyy.. mantaps dhe :q


And psstt.. tiap beli menu di Yoshinoya, gratis Mama Lemon! Hahahaha.. berasa rada lucu pas pertama mesen di bulan Februari, nerima menu pesanan terus di sebelahnya dikasih satu bungkus kecil Mama Lemon, huehehehe.. tapi emang pas juga sih, sekalian pengingat bahwa abis makan itu emang baiknya ya mencuci piring, wakakakak :p


abis makan enak, jangan lupa tuh piring dicuci yaa, jangan ditumpuk! :p

Promo Mama Lemon ini awalnya hanya di bulan Februari aja tapi mungkin karena banyaknya tanggapan positif (atau bisa jadi karena stoknya masih numpuk), pas kemaren ini makan bareng temen gua di bulan Maret ini, masih dikasih Mama Lemon lhoo.. kalau mesen menunya banyak, mending bayarnya terpisah dhe, biar dapat lebih banyak Mama Lemon, wakakakakak.. hidup Mama Lemon!!


Jadi, bingung mau makan apa? Yukk icip2 di Yoshinoya, kalo ternyata sesuai selera ya monggo2 kalau mau balik lagee :q


Met menikmati akhir pekan. Sampai jumpa di yummyy talk berikutnyaa :))




Nb. Sebagian besar info mengenai Yoshinoya di atas diambil dari selebaran brosurnya :p Untuk tau lebih lanjut mengenai Yoshinoya, bisa ke fan page mereka di FB : Yoshinoya Indonesia atau follow mereka di twitter : @YoshinoyaID


Jumat 9/3 (11:05 am)


-Indah-