~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Saturday, December 8, 2012

Secret Millionaire : Saying 'I Love You'

Gambar diambil dari :
http://www.zodiakrights.com/Brand/5930/secret-millionaire-the-uk-series-7


Sabtu 8/12 (11:29 am)

Bulan November lalu, Indovision ngasih gratisan tayangan di semua channel bisa diakses tanpa batas, naahh.. jadi khan enak tuh gonta ganti channel bisa diliat semua tanpa ada tulisan "silahkan hubungi customer service kami untuk menonton tayangan ini", atau seperti itulah kurang lebih tulisan yang terpampang di layar, hahahaha :D

Salah satu yang jadi ketonton adalah di chanel BBC Knowledge (yang ternyata selama ini gua bisa nonton nih chanel karena termasuk dalam tayangan yang bisa diakses dengan paket yang gua ikutin :D), reality show berjudul "Secret Millionaire" yang mana para jutawan menyamar dan mendatangi berbagai organisasi sosial yang menarik minat mereka dan ikut ambil bagian di dalamnya sebagai sukarelawan selama kurang lebih seminggu, dan di penghujung penyamarannya si jutawan ini akan menuliskan cek yang jumlahnya bervariasi untuk setiap organisasi ataupun individual yang ditemuinya selama acara rekaman.

Udah beberapa kali gua menonton seri ini, walau jarang bangets yang secara keseluruhan dari awal hingga akhir karena masih ngga tau jam tayangnya, jadi biasanya ketemu secara 'kebetulan' pas gonta ganti channel baru dhe nonton.

Nah episode yang mau gua angkat di postingan ini adalah yang menayangkan Adee Phelan yang berprofesi sebagai hairdresser dan pernah menangani rambutnya David Beckham yang membuatnya terkenal seantero Inggris.

Walau nontonnya ngga utuh tapi dari apa yang gua tonton itu tetap aja ada tayangan yang menyentuh. Lucu juga kadang kalau dipikir2 betapa ketika memulai sesuatu itu mungkin kita mempunyai maksud tertentu tapi yang kejadian itu seringkali di luar dugaan.

Maksudnya?

Seperti misalnya tayangan "Secret Millionaire" ini, gua rasa awalnya itu semacam donasi uang yang diharapkan dapat sedikit membantu dan memberi 'napas' tambahan buat organisasi sosial yang seringkali udah di ambang batas kemampuan mereka karena terbentur masalah dana, tapi ternyata pada pelaksanaannya bukan hanya si donatur yang membawa angin segar bagi organisasi maupun orang2 yang ditemuinya, justru orang2 yang ditemui sang donatur itu sendiri pun yang menyadarkan banyak hal dalam diri donatur mengenai kehidupan pribadinya.

Sometimes you just meet people in unexpected place at unexpected time, bukan begitu?

Seperti Adee yang bertemu dengan seseorang yang hidupnya memerlukan alat bantu pernapasan (kalau ngga salah inget), yang mana menurut Adee sosok ini tuh mengingatkannya akan sosok ayahnya, dan walau pertemuan mereka itu amat singkat tapi dengan segera Adee menjadi dekat dengan pria ini melebihi pria2 lain yang ditemuinya dalam masa penyamaran.

Di akhir masa kunjungannya, Adee merasa berat untuk meninggalkan pria ini. Ia memeluknya lama dan bilang bahwa ia sayang padanya. Adee juga menghadiahkan suami istri ini uang sekian ribu dolar untuk berlibur tapi dibilang ama si pria, "Boleh ngga uangnya gua gunakan untuk mentraktir orang2 di sini yang selama ini udah dengan baik hatinya membantu gua?", dan Adee pun bilang terserah dia mau digunakan untuk apa.

Di penghujung acara rekaman, Adee bilang, "Saya itu jarang bangets bilang 'I love you' sama orang2 yang saya sayang. Tapi kalau saya bisa bilang seperti itu pada orang yang baru saja saya kenal, mungkin saya harus lebih sering mengucapkannya untuk orang2 yang saya sayangi."

Saying 'I love you', saya sayang kamu.. seberapa sering kita mengucapkan kata2 itu untuk orang yang kita sayang? 

Ada yang berpendapat bahwa actions speak louder than words, jadi daripada ngucapin kata2 itu keras2 tapi tindakannya nol besar, mending mengucapkannya lewat tindakan aja dhe.

I used to agree with that one.. but belakangan gua lebih setuju ama prinsip balance.. 

Words might be 'cheap' ketika diucapkan terlalu sering dan hanya sekedar lip-service aja dan tidak lagi berasal dari hati, tapii.. ngga semua orang bisa 'merasakan' cinta yang kita sampaikan melalui perbuatan, sometimes mereka tetap butuh untuk mendengar kata2 itu meluncur keluar dari mulut kita, untuk sekedar meyakinkan mereka yang mulai goyah bahwa cinta itu masih tetap ada.

We're all not a mind reader.. jadi ngga ada salahnya sesekali tetaplah ucapkan kata2 sayang itu untuk mereka yang memang kita sayangi.. sebelum terlambat :)

Sabtu 8/12 (4:18 pm)

-Indah-

2 raindrops:

Vicky Laurentina said...

Gw bilang I love you ke cowok gw setiap kali kita selesai kencan. Tapi gw nggak pernah bilang I love you kalo gw lagi ngambek..
Gw rasa sekarang dia menggunakan "I love you" gw sebagai paramater mood gw terhadapnya.. :p

ditter said...

Huhu... jadi terharu...

Asyik ya pake tivi kabel gitu, banyak tayangan-tayangan bermutu, hehe....

Post a Comment

thank you for coming and reading.. would love to hear your thoughts on the related post ;)