~when everything seems like it's falling apart, that's when God is putting things together just the way He wants it~ (unknown)
RSS

Saturday, February 26, 2011

Update Dari Sang Kodok

 Gambar diambil dari :
http://livinginnarnia.blogspot.com/2009/01/fart-n-walk.html


Topic starter : sabtu, 26 Februari 2011 (9:14 pm)

Masih inget ngga kalo kemaren ini gua menemukan kodok di kamar mandi gua? Naahh.. tadi pagi tuh kodok itu masih ada bo! Hahaha :p

Baiklah, mari gua ceritakan lagi kronologisnya sekaligus kesimpulan gua.

Kemaren pagi pas lagi mandi, ketika gua mengulurkan tangan buat ngambil sabun berikut tempatnya yang ada di atas bak mandi buat dipindahin ke washtafel biar sabunannya lebih gampang, tau2 ada yang meloncat dari balik tempat sabun yang bikin gua terkaget2.

Ketika rasa kaget gua mereda, gua menemukan bahwa yang melompat itu adalah.. kodok! Iyaa, kodok! Itu lhoo yang biasanya ada di menu restoran yang menjual masakan dari negeri tempat hewan pemakan bambu bermata hitam berbulu putih itu tinggal.

Wakakakak.. mo ngomong Chinese food aja jadi melenceng ke mana2 :p

And percayalah, kodok itu lebih enak kalo udah terhidang di meja abis digoreng tepung atau digoreng mentega ataupun dimasak pake saus tauco daripada ngeliat versi hidupnya yang masih bisa meloncat-loncat ke sana ke mari tanpa permisi!

Akhirnya gua putuskan untuk nyuekin tuh kodok and melanjutkan mandi.

Dan ketika malam tiba and saatnya untuk kembali menyambangi kamar mandi, rada lega ketika tidak menemukan si kodok di tempat pertama kali dia bertengger, la la laa.. bisa mandi dengan tenang sampai ngga tau kenapa pandangan mata gua kemudian tertuju ke sikat WC dan di sana gua menemukan sang kodok sedang nangkring di wadah penyimpan sikat itu and serasa menyeringai ke arah gua gitu, aiihh.. terus seakan tau gua sedang mengamatinyaa, dia sengaja tetap nongkrong di sana tanpa mau beranjak sedikitpun.

Yaa.. sutralah, yang penting dia ngga menganggu gua!

And tadi pagi gua berharap tuh kodok bener2 udah berlaluu dari kamar mandi gua, terserah dia dhe mo menghilang dengan cara gimana, pokoknya gua ngga perlu menemukannya kembali di kamar mandi gua!

Uhuyy.. sepertinya harapan gua terkabul karena sampai dengan siraman kesekian dari gayung berisikan air yang membasahi badan, that froggie was nowhere to be seen, yeaahh!

Tapii.. rupanya gua kelewat cepat senang, hahaha.. karena pas gua mo mengembalikan tempat sabun ke tempatnya semula, di sanalah gua kembali melihat si kodok! Grr.. masih ajee ada di kamar mandi guaa.. betah amat seeh?! Keluar napee..

Tapi ada yang aneh dengan kodok itu pada pagi hari tadi, karena kalo kemaren itu nih kodok terlihat amat sangat bersemangat, tidak demikian halnya dengan rupanya hari ini yang terlihat kelelahan dan tanpa gairah!

Setelah mikiiiiiiiirrrr lumayan lama, akhirnya kelar mandi gua ngambil tisu terus menjepit tuh kodok dengan dua jari tangan gua sambil berharap kalo tuh kodok kaga bakal ngeloncat terus nemplok di wajah gua pas gua pegang dia!

Ternyata dugaan gua bener, tuh kodok emang sepertinya lagi ngga fit, tapi tetap aja gua ngga lupa bilang ke dia, "Behave ya!", huahahaha.. terus gua buka pintu kamar and cuman sanggup melepaskan dia di teras atas bagian belakang, abis geli juga megang dia lama2, huhuhu..

Demikian kisah mengenai keberadaan sang kodok di kamar mandi gua 2 hari belakangan ini, tapii.. ini bukan akhir dari postingan gua kali ini, huahahaha..

Karena kodok itu tentu membawa sebuah 'pesan' khan? ;)

Ini bukan kali pertama kamar mandi and kamar tidur gua itu mendapat kunjungan istimewa dari kodok! Rasanya ada 2 pelajaran yang gua dapatkan kala itu, cuman gua udah lupa sih apaan aja, hahahaha..

Kurang lebih ini nih :
- jump a little bit higher and try a little bit harder
- don't give up no matter how seemingly impossible

Huahaha.. udah gua bilang gua rada lupaa :p

Anywayy.. hal yang pertama kali terlintas dalam otak gua di hari pertama gua melihat sang kodok itu adalah mengenai poin pertama : jump a little bit higher and try a little bit harder, yang ngga tau kenapa jadi gua kaitkan dalam soal konsistensi dalam upaya meraih mimpi, berusahalah lebih keras dan lompatlah lebih tinggi, tentu aja bukan dalam artian harafiah, haha.. yang gua tangkap masih rada samar2, but I just can't get rid of this thing tiap kali teringat akan sang kodok.

Lanjutt..

Lucunyaa.. di hari kedua, yaitu hari ini, gua melihat si kodok, gua mendapatkan "kesimpulan" lanjutan dari apa yang gua dapatkan kemaren.

Melihat sang kodok yang terlihat kelelahan dan tidak bersemangat itu, ntah kenapa gua jadi merasa si kodok itu sebagai perwakilan dari mereka yang telah mencoba beragam cara untuk mewujudkan mimpi mereka tapi selalu menemui jalan buntu dan penolakan demi penolakan hingga akhirnya mereka merasa kelelahan dan patah semangat dalam mengejar apa yang menjadi impian mereka.

Seperti si kodok yang kemaren itu masih semangat lompat2an ke sana kemari berusaha mencari jalan keluar dari kamar mandi gua tapi karena ngga juga berhasil menemukan celah yang bisa dilaluinya untuk kembali ke alam terbuka di mana dia bisa becanda dengan bebas dengan sang angin dan berceloteh riang sambil menggoda ikan2, akhirnya sang kodok mulai merasa putus asa dan membiarkan dirinya tenggelam dalam ketidakberdayaannya.

Kenapa gua akhirnya memutuskan untuk membantu mengeluarkan tuh kodok dari kamar mandi gua?

Karena gua mikir.. kalo gua ada dalam posisi si kodok, gua akan senang sekali kalo ada orang yang akan membantu menyemangati gua supaya ngga patah semangat walau belon juga berhasil mewujudkan mimpi gua.

Wait.. ini lagi ngomongin si kodok kok malah nyambungnya ke impian ya? Ahahaha.. ngga ngerti dhe, kadang gua mikirnya suka nyampur githu, hihihi.. and kayanya lebih asyik gini sih, mencampuradukkan kedua dunia, wakakakak..

Lanjutt..

Mari coba bayangkan elo ada dalam posisi sedang mengejar sebuah mimpi tapi ternyata berbagai macam usaha yang elo lakukan yang pastinya udah menguras seluruh tenaga elo dan juga menyita waktu serta mempengaruhi elo secara emosional, tapi ya kok masih belon juga melihat titik terang ataupun mengecap rasa manis dari kerja keras elo mewujudkan mimpi..

Kecewa? Sedih? Lelah? Merasa semuanya sia2 and buang2 waktu? Gua rasa itu wajar kalo sesekali merasakan seperti ituu..

Tidakkah menyenangkan ketika elo ada dalam posisi seperti di atas, you get someone yang ngga pernah lelahnya cheering you up, mencoba kembali membangkitkan semangat juang elo and ngga pernah bosan mengingatkan elo bahwa you can't give up now, you just can't cause your dream is part of your soul, but giving it up.. it's like letting a part of your soul dying.

Bukan berarti orang itu adalah the solution of your so-called problems juga sih, cuman gua rasa at times just by knowing that you're not alone, knowing that there's actually someone who cares enough about you.. it's much more than enough untuk bisa membuat elo kembali mengumpulkan serpihan2 semangat yang mulai tercerai berai menjadi satu bongkahan yang solid lagi untuk kembali melaju dalam perjalanan menuju terwujudnya sebuah mimpi.

Uhuyy.. asyik bangets khan tuh, dari seekor kodok yang "nyasar" ke kamar mandi, gua bisa mendapatkan hal di atas! ;)

Makasih yaa, Kodok.. and semoga di manapun elo berada saat ini, elo udah kembali merasa lebih baik dan bersemangat dalam menjalani hari2 elo ke depan nanti!

Caiyoo, Kodok, dan berhati2lah agar ngga berakhir di meja makan! Ahahahaha..

Topic ended : Sabtu, 26 Februari 2011 (11:32 pm)

-Indah-

1 raindrops:

the dream catcher said...

hmmm, I wish i COULD find someone to lift me up instead of bringing me down... WHoops... FOUND THAT PERSON! She is the one who writing this article;)

Post a Comment

thank you for coming and reading.. would love to hear your thoughts on the related post ;)